Rapor Inter Milan vs 3 Tim Inggris Terakhir di UCL per 19 Januari 2026

- Inter Milan kalah dalam dua pertemuan terakhir melawan Liverpool di Liga Champions, dengan skor 0-2 dan 0-1.
- Pada UCL 2024/2025, Inter Milan berhasil mengalahkan Arsenal dengan skor 1-0 berkat gol dari Hakan Calhanoglu.
- Pada UCL 2018/2019, Inter Milan berhasil mengatasi perlawanan Tottenham Hotspur dengan skor 2-1, berkat gol dari Mauro Icardi dan Matias Vecino.
Inter Milan kembali bersiap menghadapi laga Liga Champions Eropa. Tengah pekan ini, mereka akan berduel dengan klub asal Inggris, Arsenal pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB di Giuseppe Meazza. Jika mampu meraih kemenangan atas klub asal London tersebut, I Nerazzurri akan menjaga peluang lolos ke 16 besar tanpa harus melalui playoff.
Pasalnya, per 19 Januari 2026, Inter Milan berada di peringkat keenam klasemen sementara League Phase UCL dengan 12 poin. Posisi tersebut belum sepenuhnya aman karena Liverpool yang menempati peringkat kesembilan, batas zona playoff, memiliki jumlah poin yang sama. Arsenal akan menjadi tim Inggris kedua yang dihadapi pasukan Cristian Chivu pada League Phase musim ini.
1. Inter Milan belum mampu menang di dua pertemuan terakhir melawan Liverpool
Inter Milan menelan dua kekalahan dari dua pertemuan terakhir menghadapi Liverpool di Liga Champions. Pertemuan pertama terjadi pada 2025/2026 saat I Nerazzurri harus mengakui keunggulan The Reds dengan skor 1-0. Sementara itu, pada 2021/2022, klub asal Italia tersebut kembali takluk dari tim tamu dengan skor 0-2.
Kekalahan terbaru atas Liverpool terjadi pada 10 Desember 2025. Bermain di Stadio Giuseppe Meazza, duel kedua tim berjalan sengit. Inter Milan belum mampu membongkar pertahanan solid tim tamu hingga peluit babak pertama dibunyikan.
Namun, tim tuan rumah harus kebobolan usai Liverpool mendapatkan hadiah penalti pada menit 88. Dominik Szoboszlai yang menjadi eksekutor sukses menggetarkan jala gawang kiper Yann Sommer. Kedudukan 0-1 untuk The Reds bertahan hingga akhir laga.
Kekalahan sebelumnya atas Liverpool di kandang juga pernah terjadi pada gelaran UCL 2021/2022. Inter Milan harus takluk 0-2 pada leg pertama 16 besar. Dua gol Liverpool diciptakan Roberto Firmino di menit ke-75 dan Mohamed Salah di menit ke-83.
2. Inter Milan meraih poin penuh saat menjamu Arsenal di UCL 2024/2025
Berbeda nasib saat berduel dengan Liverpool, Inter Milan justru bisa memenangkan pertandingan ketika melawan Arsenal. Mereka mampu mengatasi perlawanan klub di League Phase UCL 2024/2025 pada 7 November 2024. I Nerazzurri menang 1-0 atas The Gunners berkat gol dari Hakan Calhanoglu.
Laga kedua tim berjalan ketat, kubu Inter Milan langsung tancap gas pada menit 2. Tendangan Denzel Dumfries gagal berbuah gol usai terkena mistar gawang. Jelang babak pertama usai, skuad yang dilatih Simone Inzaghi saat itu akhirnya membuka skor menjadi 1-0 pada menit 45+3 oleh Calhanoglu dari titik putih.
Pada babak kedua, Inter Milan berupaya untuk menambah keunggulan, tetapi tim tamu bermain solid di lini pertahanan. Sebaliknya, Arsenal juga tak bisa membongkar formasi tiga bek yang diterapkan I Nerazzurri. Skor tersebut bertahan hingga berakhirnya laga.
3. Inter Milan unggul atas Tottenham Hotspur di UCL pada 2018/2019
Klub asal Inggris lainnya, Tottenham Hotspur pernah berduel dengan Inter Milan di Liga Champions. Pada fase grup UCL 2018/2019, I Nerazzurri berhasil mengatasi perlawanan The Lilywhites dengan skor 2-1. Gol kemenangan tuan rumah dicetak Mauro Icardi (86’) dan Matias Vecino (90+2’), sementara tim tamu hanya mampu membalas lewat gol Christian Eriksen (53’).
Kedua tim sama-sama belum mampu mengonversikan peluang menjadi gol di babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga peluit jeda dibunyikan. Memasuki babak kedua, publik Stadio Giuseppe Meazza sempat terdiam setelah Inter Milan kebobolan pada menit 53 lewat gol Christian Eriksen yang gagal diantisipasi kiper Samir Handanovic.
Inter Milan akhirnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit 86 berkat Mauro Icardi. Menjelang akhir laga, I Nerazzurri comeback dan menang 2-1 atas Spurs pada menit 90+2 setelah Matias Vecino mampu menggetarkan jala gawang lawan yang dijaga Michel Vorm. Skor tersebut bertahan hingga laga usai dan Inter Milan meraih poin penuh.
Rapor Inter Milan saat menghadapi tiga klub asal Inggris terakhir di Liga Champions terbilang cukup berimbang. Namun, dari sisi hasil, performa I Nerazzurri masih belum konsisten meski bermain di Stadio Giuseppe Meazza. Duel kembali melawan Arsenal pada Rabu dini hari nanti akan menjadi penentu apakah Inter Milan mampu meraih kemenangan atas tim yang saat ini memimpin klasemen sementara Liga Champions.

















