Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Kemenangan UCL Inter Milan saat Menjamu Klub Inggris sebelum 2026

ilustrasi pendukung Inter Milan
ilustrasi pendukung Inter Milan (unsplash.com/Zach Rowlandson)
Intinya sih...
  • Inter Milan mengalahkan Chelsea 2-1 pada 2010, dengan gol dari Diego Milito dan Esteban Cambiasso.
  • Inter Milan telah dua kali menang saat menjamu Tottenham Hotspur, tanpa pernah kalah atau imbang.
  • Berkat gol penalti Hakan Calhanoglu, Inter Milan menang 1-0 saat dikunjungi Arsenal di UCL 2024/2025.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Inter Milan akan melakoni laga ketujuh fase grup UEFA Champions League (UCL) 2025/2026 dengan menghadapi lawan yang tak mudah. Mereka diharuskan menerima kunjungan sang pemuncak klasemen sementara, Arsenal, pada Rabu (21/1/2026) pukul 03.00 WIB. Duel antara tim raksasa Inggris dan Italia itu berpotensi berlangsung menarik seiring adanya pemain-pemain berkualitas yang akan turun ke lapangan.

Sebagai salah satu klub yang sering mewakili Italia di UCL, Inter Milan memiliki segudang pengalaman dalam menghadapi perlawanan klub-klub Inggris. Arsenal juga patut waspada karena Inter Milan pernah meraih empat kemenangan saat menjamu klub Inggris sebelum 2026. Klub mana saja yang pernah takluk di markas pemilik 20 scudetto tersebut?

1. Inter Milan mengalahkan Chelsea 2-1 pada 2010

Inter Milan pertama kali meraih kemenangan saat menjamu klub Inggris di UCL pada 24 Februari 2010. Saat itu, Nerazzurri menumbangkan Chelsea dengan skor tipis 2-1 dalam sebuah laga yang menjadi bagian dari leg pertama babak 16 besar UCL 2009/2010. Mereka lalu lolos dari fase tersebut usai kembali menang pada leg kedua. Kemudian, perjuangan Inter Milan berakhir dengan gelar juara usai menang 2-0 atas Bayern Munich di final.

Ketika menjamu Chelsea, Nerazzurri yang dilatih Jose Mourinho mampu unggul cepat lewat gol Diego Milito pada menit 3. Usaha The Blues untuk menyamakan kedudukan terwujud berkat sepakan kaki kanan Salomon Kalou yang berbuah gol pada menit 51. Namun, tim tuan rumah menunjukkan respons positif hingga kembali unggul lewat aksi Esteban Cambiasso 4 menit berikutnya.

2. Inter Milan telah dua kali menang saat menjamu Tottenham Hotspur

Inter Milan selalu mampu menunjukkan ketangguhan mereka tiap kali menjamu Tottenham Hotspur. Dalam dua pertemuan berbeda di Giuseppe Meazza, Nerazzurri selalu memaksa The Lilywhites pulang dengan kekalahan. Dengan demikian, Tottenham menjadi satu-satunya klub Inggris yang belum pernah meraih kemenangan atau keimbangan saat datang ke markas Inter Milan di UCL.

Kemenangan pertama Inter Milan saat menjamu Tottenham di UCL terjadi pada fase grup edisi 2010/2011. Tim tuan rumah tampil ganas hingga mampu 4-0 pada menit 35. Namun, The Lilywhites menunjukkan perlawanan hingga membalas tiga gol yang seluruhnya dicetak Gareth Bale.

Inter Milan kembali memaksa Tottenham pulang dari Giuseppe Meazza tanpa poin pada fase grup UCL 2018/2019. Tuan rumah sempat dibuat tertekan lantaran The Lilywhites mampu unggul lebih dahulu lewat gol Christian Eriksen pada menit 53. Untungnya, Inter Milan mampu bangkit hingga membalikkan keadaan lewat dua gol yang dicetak Mauro Icardi (86’) dan Matias Vecino (90+2’).

3. Berkat gol penalti Hakan Calhanoglu, Inter Milan menang 1-0 saat dikunjungi Arsenal di UCL 2024/2025

Inter Milan ditakdirkan menerima kunjungan Arsenal pada fase grup UCL 2024/2025. Duel kedua tim tersebut di Giuseppe Meazza pada 6 November 2024 berlangsung sengit hingga hanya ada satu gol yang tercipta. Nerazzurri yang tampil di hadapan pendukung sendiri layak menerima tiga poin berkat kemenangan 1-0.

Satu-satunya gol itu dicetak oleh Hakan Calhanoglu lewat titik penalti. Sebelumnya, wasit menunjuk titik putih usai bola terkena tangan Mikel Merino di area terlarang. Kemenangan ini sekaligus menjadi pembalasan atas kekalahan 1-5 Inter Milan saat menjamu The Gunners di UCL 2003/2004.

Empat kemenangan di atas menjadi modal penting bagi Inter Milan untuk kembali meraih hasil positif di Giuseppe Meazza pada Rabu (21/1/2026) nanti. Kemenangan menghadapi Arsenal yang kini berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara tentu akan menjadi suntikan kepercayaan diri besar bagi Nerazzurri dalam persaingan di fase grup. Apalagi, tim besutan Cristian Chivu menelan kekalahan dalam dua laga sebelumnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

5 Kunjungan Terakhir Arsenal ke Italia di UCL per 19 Januari 2026

19 Jan 2026, 06:34 WIBSport