5 Rekrutan Terakhir Manchester City dari Everton sebelum Iliman Ndiaye

- Manchester City merekrut Iliman Ndiaye dari Everton pada musim panas 2026 dengan biaya 70 juta euro, menjadi rekrutan keenam dari klub tersebut sejak era baru Premier League.
- Dari lima pendahulunya, Richard Dunne tampil 352 kali selama 2000–2009, sementara Joleon Lescott membantu City meraih Premier League, Piala FA, dan Piala Liga Inggris.
- Tony Grant dan Jack Rodwell gagal memberi dampak konsisten, sedangkan John Stones menutup masa baktinya dengan 295 laga dan 19 trofi, termasuk enam Premier League.
Manchester City menambah kekuatan di lini serangan dengan merekrut Iliman Ndiaye pada musim panas 2026. Tak kurang dari 70 juta euro atau Rp1,44 triliun dibayarkan kepada Everton pada deadline day bursa transfer. Bisa dibilang, kedua tim jarang terlibat transfer. Sejak era baru English Premier League, hanya ada lima rekrutan Manchester City dari Everton sebelum Iliman Ndiaye, seperti data Transfermarkt per 7 September 2026 pukul 10:00 WIB.
1. Tony Grant gagal menampilkan performa konsisten sebagai gelandang
Tony Grant bergabung dengan Manchester City pada Desember 1999. Sang pemain direkrut untuk memperkuat lini tengah. Saat itu, Manchester City bermain di First Division alias kasta kedua Liga Inggris. Kariernya sendiri tidak bertahan lama hanya sampai 2001.
Kiprahnya di Manchester Biru tercatat dalam 25 pertandingan. Meski diandalkan ketika di Everton, Grant gagal memberikan performa terbaiknya bersama Manchester City. Ia sempat dipinjamkan sebelum akhirnya dijual kepada Burnley pada musim panas 2001.
2. Richard Dunne menjadi tembok kokoh Manchester City selama hampir sedekade
Richard Dunne merupakan legenda Manchester City sebelum diakuisisi pada 2008. Kariernya membentang mulai 2000–2009. Berposisi sebagai bek tengah, ia menjadi andalan hingga membawa Manchester City kembali naik kasta dan konsisten di Premier League.
Selama 9 tahun berseragam Manchester City, Dunne memainkan 352 pertandingan dengan sumbangsih 8 gol dan 9 assist. Sayangnya, akuisisi klub membuat kiprahnya berakhir karena perbedaan visi. Bek asal Irlandia ini dilego kepada Aston Villa pada musim panas 2009.
3. Joleon Lescott membawa Manchester City diperhitungkan dalam perebutan juara
Joleon Lescott menandai era baru Manchester City di bawah kepemilikan baru. Bek kelahiran Birmingham ini dibeli untuk menggantikan Richard Dunne. Konsistensinya bersama Everton selama 3 tahun membuat Manchester City kepincut sehingga mendatangkannya.
Dengan sosok yang lebih segar, Lescott mampu menghadirkan kestabilan di barisan belakang. Catatan 160 penampilan dengan 9 gol dan 4 assist menjadi bukti kontribusinya selama 5 tahun di Etihad Stadium. Ia berperan membantu Manchester City bersaing juara hingga sukses mempersembahkan prestasi berupa trofi Premier League, Piala FA, dan Piala Liga Inggris.
4. Jack Rodwell gagal bersinar karena lebih sering berkutat dengan cedera
Pada musim panas 2012, Manchester City merekrut Jack Rodwell. Kehadirannya bertujuan menambah kedalaman skuad di lini tengah. Selama 4 tahun di Everton, ia diandalkan dalam 109 laga. Statistik ini yang membuat Manchester City memboyongnya ke Etihad Stadium.
Sayangnya, karier Rodwell hanya bertahan 2 musim. Faktor cedera hamstring berulang membuatnya gagal memberikan dampak terhadap Manchester City. Tercatat, ia hanya bermain dalam 25 laga. Manchester City lalu menjualnya kepada Sunderland pada musim panas 2014.
5. John Stones berperan penting dalam dominasi Manchester City selama sedekade
John Stones menjadi salah satu rekrutan tersukses Manchester City pada era baru. Setelah 10 tahun mengabdi, ia meninggalkan klub pada musim panas 2026. Pada awal kedatangannya, ia sempat diragukan mengingat dibeli seharga 55,6 juta euro atau Rp1,14 triliun. Maklum saja, usianya kala itu masih 22 tahun. Meski begitu, ia sudah diandalkan Everton sejak muda.
Stones merupakan bagian penting masa awal pembangunan Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola. Secara perlahan, ia membuktikan bahwa harga yang dibayarkan sepadan dengan kualitasnya. Ia menjadi sosok krusial di balik dominasi Manchester City dalam sedekade terakhir. Ia total memainkan 295 laga dengan kontribusi 19 gol dan 5 assist. Ia sukses memberikan 19 trofi, termasuk 6 Premier League dan treble winners pada 2022/2023.
Tidak semua rekrutan dari Everton sukses di Manchester City. Namun, sederet pemain yang dibeli memberikan dampak terhadap konsistensi tim. Iliman Ndiaye punya modal apik dengan kreativitasnya ketika membela Everton. Mampukah hal itu diteruskan di Manchester City?















.jpg)




