3 Rekrutan Termahal Atalanta yang Cetak 2 Digit Gol dalam 2 Musim

- Atalanta memastikan tiket ke 16 besar Liga Champions 2025/2026 usai comeback dramatis menang 4-1 atas Borussia Dortmund, setelah sebelumnya kalah 0-2 di leg pertama.
- Tiga rekrutan mahal Atalanta—Luis Muriel, Charles De Ketelaere, dan Gianluca Scamacca—masing-masing sukses mencetak dua digit gol dalam dua musim berbeda bersama klub.
- Scamacca menjadi sorotan dengan kebangkitan impresif pasca cedera panjang, mengoleksi 10 gol musim ini dan berperan penting dalam performa konsisten Atalanta di kompetisi domestik maupun Eropa.
Atalanta sukses lolos ke babak 16 besar Liga Champions Eropa 2025/2026. Mereka merealisasikannya usai berhasil comeback dan menang telak 4-1 atas Borussia Dortmund pada leg kedua fase play-off. Sebelumnya, La Dea takluk 0-2 di markas Die Borussen pada pertemuan pertama.
Gianluca Scamacca menjadi salah satu pencetak gol dalam kesuksesan Atalanta meraih kemenangan pada pertemuan kedua. Dengan sebuah gol itu, ia telah mengoleksi 10 gol dalam 27 penampilan sepanjang musim ini. Ini menjadi musim kedua baginya mencetak dua digit gol dalam semusim sejak direkrut dengan dana sebesar 28 juta euro (Rp555 miliar) pada 2023. Dengan demikian, ia berada di jajaran rekrutan termahal Atalanta yang pernah mencapai 2 digit gol dalam 2 musim berbeda per 26 Februari 2026.
1. Luis Muriel (Rp420 miliar) mencetak 2 digit gol dalam 3 musim
Luis Muriel menerima tawaran Atalanta dengan biaya transfer mencapai 21,2 juta euro (Rp420 miliar) pada musim panas 2019. Angka tersebut masih menempatkannya dalam sepuluh besar pembelian termahal tim. Muriel lalu menghabiskan waktu bersama La Dea selama 4,5 musim dan hengkang ke Orlando pada musim dingin 2024.
Striker berkebangsaan Kolombia langsung tampil impresif dengan mencetak 19 gol pada musim debut. Koleksi golnya meningkat pada musim kedua. Dari total 48 laga pada 2020/2021, ia mengoleksi 26 gol.
Muriel kembali mampu mencetak dua digit gol pada musim ketiga. Di 4 kompetisi berbeda pada 2021/2022, ia menjebloskan 14 gol. Sayangnya, ketajaman Muriel menurun pada musim berikutnya. Ia melewati musim keempat dengan hanya mengemas tiga gol sebelum hengkang pada pertengahan musim berikutnya.
2. Charles De Ketelaere (Rp469 miliar) mencetak dua digit gol pada 2023–2025
Charles De Ketelaere meninggalkan AC Milan untuk pindah ke Atalanta secara permanen pada musim panas 2024. Selama semusim sebelumnya, ia tampil apik sebagai pemain pinjaman. Kepindahan gelandang serang asal Belgia itu diwarnai dengan biaya transfer mencapai 23,7 juta euro (Rp469 miliar).
De Ketelaere tampil tajam saat masih berstatus sebagai pemain pinjaman di Atalanta. Selama semusim pada 2023/2024, ia mengemas 14 gol dan 11 assist. Kontirbusinya berbuah trofi Europa League bagi Atalanta.
Striker berpostur jangkung itu kembali menjadi mesin gol setelah sepenuhnya berseragam Atalanta. Dalam 49 laga pada 2024/2025, ia menjebloskan 13 gol dan 13 assist. Sedangkan dari 30 penampilan pertama pada 2025/2026, De Ketelaere telah menjebloskan 5 gol dan 5 assist.
3. Gianluca Scamacca (Rp555 miliar) mencetak dua digit gol pada 2023/2024 dan 2025/2026
Gianluca Scamacca mengawali kiprahnya bersama Atalanta saat direkrut dari West Ham United pada musim panas 2023. La Dea merogoh kocek sebesar 28 juta euro (Rp555 miliar) untuk mendapatkan tanda tangannya. Kesepakatan ini juga disertai dengan kontrak berdurasi 4 musim.
Musim pertama Scamacca di Atalanta berjalan begitu baik dengan mengemas 19 gol dan 8 gol dalam 44 laga. Ia sempat mencatatkan pencapaian apik dengan mencetak 6 gol dan 3 assist dalam 7 laga beruntun pada penghujung musim Serie A Italia. Salah satu golnya berbuah kemenangan telak atas Napoli.
Striker berpaspor Italia itu sempat melewati masa-masa sulit hingga hanya tampil dalam satu laga pada 2024/2025 karena cedera. Untungnya, ia mampu bangkit pada 2025/2026 ini. Ia sukses mengumpulkan 10 gol dan 3 assist dalam 27 penampilan pertama di 3 ajang berbeda.
Gianluca Scamacca mampu bangkit dan menjadi salah satu mesin gol Atalanta pada 2025/2026. Setelah sempat tersendat akibat cedera panjang, striker berusia 27 tahun itu kembali menunjukkan nilai investasinya dengan konsistensi mencetak gol di berbagai ajang. Kontribusinya tak hanya krusial dalam perjalanan Atalanta di kompetisi domestik, tetapi juga berperan penting dalam keberhasilan La Dea melangkah jauh di Eropa.
















