Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Rekrutan Termahal Chelsea pada Era Enzo Maresca

Tampak depan Stamford Bridge
tampak depan Stamford Bridge (pexels.com/gina bichsel)
Intinya sih...
  • Joao Pedro (63,7 juta euro) menjadi yang termahal
  • Pedro Neto (60 juta euro) menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan Enzo Maresca
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kerja sama antara Chelsea dan Enzo Maresca resmi berakhir pada 1 Januari 2026. Pelatih asal Italia itu dipecat karena gagal memberikan kemenangan dalam tiga laga terakhir. Ini menjadi akhir dari 1,5 tahun perjalanan eks pelatih Leicester City itu bersama The Blues.

Selama melatih Chelsea pada Juli 2024–Januari 2026, Maresca cukup rajin dalam mendatangkan pemain. Dari 27 pemain yang didatangkan, hanya 1 pemain yang datang secara gratis. Ini menjadi salah satu bukti bahwa Maresca cukup boros di Chelsea. Dari 27 pemain tersebut, inilah 6 pemain termahal yang didatangkan Chelsea pada era kepelatihan Maresca.

1. Joao Pedro (63,7 juta euro) menjadi yang termahal

Pemain termahal yang dibeli Enzo Maresca selama melatih Chelsea adalah Joao Pedro. Ia didatangkan dari Brighton & Hove Albion seharga 63,7 juta euro (Rp1,24 triliun) pada musim panas 2025. Saat pertama kali datang, banyak yang menilai jika Pedro terlalu mahal. Namun, setelah dibesut Maresca, penyerang asal Brasil itu tampil cukup memuaskan. Ia menorehkan 9 gol dan 4 assist dari 25 laga selama setengah tahun dilatih Maresca.

2. Pedro Neto (60 juta euro) menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan Enzo Maresca

Pedro Neto didatangkan dari Wolverhampton Wanderers pada musim panas 2024. Ia dibeli senilai 60 juta euro (Rp1,17 triliun). Winger asal Portugal ini menjadi pemain ketiga yang paling sering dimainkan Enzo Maresca di Chelsea. Catatan penampilannya pun sangat memuaskan. Torehan 15 gol dan 12 assist dari 77 laga menjadi buktinya.

3. Jamie Gittens (56 juta euro) belum bisa menunjukkan tajinya

Jamie Gittens dibeli sebagai investasi masa depan klub. Namun, pemain muda asal Inggris itu justru belum bisa menunjukkan tajinya sebagai winger cepat yang produktif. Ia lebih sering dipakai sebagai pelapis dan baru mencatatkan 1 gol dan 5 assist dari 20 laga. Gittens sendiri dibeli dari Borussia Dortmund pada musim panas 2025 seharga 56 juta euro (Rp1,09 triliun).

4. Pembelian mahal Joao Felix (52 juta euro) berujung mengecewakan

Chelsea membeli Joao Felix dari Atletico Madrid seharga 52 juta euro (Rp1,01 triliun) pada musim panas 2024. Namun, investasi besar Chelsea untuk pemain asal Portugal itu berujung mengecewakan. Sebab, Felix hanya bertahan selama setengah musim (2024) dengan mencatatkan 7 gol dan 2 assist dari 20 laga. Saat dijual ke Al Nassr pada musim panas 2025, ia hanya dihargai 30 juta euro (Rp588 miliar).

5. Geovany Quenda (50,78 juta euro) baru datang pada musim panas 2026

Geovany Quenda benar-benar disimpan sebagai investasi bagi Chelsea. Winger berusia 18 tahun itu dibeli dari Sporting CP seharga 50,78 juta euro (Rp995 miliar) pada musim panas 2025. Namun, ia baru bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2026 mendatang. Meski dibeli pada era Enzo Maresca, pelatih asal Italia itu belum sempat memainkan Quenda.

6. Alejandro Garnacho (46,2 juta euro) difungsikan sebagai pelapis

Alejandro Garnacho dibeli dari Manchester United pada musim panas 2025. Pria asal Argentina itu dibeli dengan banderol 46,2 juta euro (Rp905 miliar). Dengan persaingan yang ketat, ia belum bisa menjadi pemain utama Chelsea sejauh ini. Bahkan, Enzo Maresca pun lebih sering memasangnya sebagai pemain pengganti. Sejauh ini, ia baru mencetak 4 gol dan 3 assist dari 20 laga. 

Enzo Maresca memang sangat boros saat melatih Chelsea. Namun, ia mampu menghasilkan 2 trofi, yakni gelar juara UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub pada 2025. Pertanyaannya, apakah dua trofi itu sepadan dengan uang besar yang sudah dikeluarkan Chelsea? 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

John Herdman Sebut Timnas Indonesia Mirip dengan Kanada

04 Jan 2026, 08:05 WIBSport