Respons Singkat Pelatih Persija Usai Persib Juara Super League 2025/26

- Pelatih Persija, Mauricio Souza, memberi ucapan selamat singkat untuk Persib yang menjuarai Super League 2025/2026 tanpa banyak komentar tambahan.
- Sousa menegaskan fokusnya pada evaluasi performa Persija, terutama soal kehilangan banyak poin di laga kandang sepanjang musim.
- Persib resmi juara Super League 2025/2026 dengan 79 poin dan unggul head to head atas Borneo FC, sekaligus mencatat hattrick gelar Liga Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, enggan berkomentar panjang soal keberhasilan Persib menjuarai Super League 2025/2026. Meskipun, ucapan selamat tetap dilontarkan Souza.
Persib dipastikan menjadi juara Super League 2025/2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jawa Barat, Sabtu (23/5/2026). Hasil ini cukup untuk membawa Persib menutup musim di puncak klasemen.
1. Tanggapan singkat pelatih Persija

Persija menutup musim dengan pesta gol 3-0 saat menjamu Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS). Usai pertandingan, Souza menjawab singkat saat ditanya soal tanggapannya terkait gelar juara Persib musim ini.
“Soal (Persib) Bandung, saya benar-benar tidak punya komentar apa-apa. Selamat untuk mereka,” ujar Souza dalam konferensi pers usai pertandingan.
2. Fokus evaluasi Persija

Souza memilih untuk berfokus mengevaluasi performa timnya sepanjang musim. Salah satu aspek yang jadi perhatian Souza adalah kegagalan Persija memanfaatkan 17 laga kandang yang bergulir sepanjang Super League musim ini.
“Terkait musim ini, saya pikir kami seharusnya bisa tampil lebih baik saat bermain kandang. Saya rasa, itulah yang menentukan hasil di kompetisi ini. Secara historis, siapa pun yang bermain bagus di laga tandang akan memiliki keuntungan dalam kompetisi, dan kami kehilangan terlalu banyak poin di kandang sendiri,” ujar Souza.
3. Persib keluar sebagai juara

Persib keluar sebagai juara Super League 2025/2026. Persib mengoleksi total 79 poin. Angka yang sama sebenarnya diraih Borneo FC Samarinda yang finis pada peringkat kedua.
Namun, catatan head to head Persib lebih unggul dibandingkan Borneo FC dengan catatan sekali menang dan sekali imbang.
Persib sekaligus mencatatkan sejarah besar. Pangeran Biru menjadi tim pertama yang sukses hattrick sebagai juara Liga Indonesia.
Sementara itu, Persija finis pada peringkat ketiga dengan capaian 71 poin.


















