Rusuh Lagi, Suporter PSMS Masuk Lapangan dan Rusak Fasilitas

Jakarta, IDN Times - Kasus kericuhan suporter sepak bola nasional pada musim ini kembali bertambah. Teranyar, suporter PSMS Medan menerobos lapangan dan merusak fasilitas Stadion Baharoeddin Siregar, Sabtu (9/12/2023).
Emosi suporter PSMS meledak usai tim kebanggaannya hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan PSPS Riau. Hasil ini tentu saja membuat kans Ayam Kinantan finis di peringkat 12 besar kian sulit.
1. Pelatih PSMS dan steward jadi sasaran

Pertama, suporter melempari pelatih PSMS Miftahudin Muksond dengan kantong plastik yang berisi air. Setelah itu, mereka menyasar steward dan semua yang ada di pinggir lapangan dengan batu.
Berdasarkan pantauan tim IDN Times Sumut di lapangan, situasi tersebut memaksa jurnalis dan panitia pelaksana melarikan diri ke ruang ganti dan area jumpa pers.
2. Fasilitas stadion juga jadi korban

Suporter PSMS juga merusak fasilitas di stadion. Level kerusakannya pun cukup parah.
Beberapa item stadion yang dirusak antara lain jaring gawang, papan pergantian pemain, hingga bench. Fasilitas Sada Sumut dan PSDS yang menggelar laga kandang di sana juga ikut rusak.
3. Kapan sadar, suporter?

Ini kesekian kalinya suporter melakukan kerusuhan, baik di Liga 1 maupun Liga 2. Sebelum insiden ini, duel PSIS Semarang kontra PSS Sleman juga diwarnai kerusuhan pada 3 Desember 2023.
Suporter harus sadar karena FIFA telah berkantor di Jakarta. Mereka bisa lebih mudah mengendus aib sepak bola tanah air. Pun, mereka harus berkaca dengan insiden kelam dalam Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter pada Oktober 2022.


















