Comscore Tracker

Kompetisi Liga 1 Belum Pasti, Ini Imbasnya ke Pemain dan Klub

Klub merugi, pemain asing pulang kampung

Jakarta, IDN Times - Pandemik membuat kompetisi Liga 1 2020 disetop sementara pada Maret 2020. Sampai hari ini belum ada kejelasan kapan kompetisi sepak bola paling bergengsi di tanah air ini akan dilanjutkan kembali. 

Sebelumnya sempat ada angin segar ketika PSSI dan PT Liga Indonesia Baru, operator liga, berjanji akan kembali menggelar liga pada Oktober dan November 2020. Namun, janji hanya tinggal janji.

Sebab kepolisian tak memberikan izin keramaian, PSSI dan PT Liga kembali harus gigit jari. Kabar terbaru, kompetisi Liga 1 akan mulai bergulir lagi pada Februari 2021. Tapi, tak ada yang bisa memberikan jaminan selama wabah virus corona masih menggila.

Padahal penundaan kompetisi membuat banyak pihak merugi, tak hanya klub, tapi juga para pemain. Nah, berikut daftar imbas ketidakjelasan kompetisi.

1. Klub ditinggal para pemain

Kompetisi Liga 1 Belum Pasti, Ini Imbasnya ke Pemain dan KlubPemain PSM Makassar, Rizky Pellu (tengah), saat berusaha melewati hadangan gelandang Bhayangkara FC yakni Sani Rizki Fauzi (kiri) dalam pertandingan pekan ke-14 Liga 1 2018, Minggu (15/7/2018), di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar. Laga tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan PSM. (Liga-Indonesia.id)

Ketidakjelasan masa depan kompetisi Liga 1 2020 membuat para pemain di klub mengambil sikap. Beberapa pemain asing bahkan dikabarkan sudah meninggalkan klub. Sejauh ini sudah ada 17 pemain asing yang memilih hengkang dari Indonesia.

Beberapa di antaranya bukan nama sembarangan. Ada Oh In-kyun, Paulo Sergio, Jonathan Bauman, Arthur Cunha, Sylvano Comvalius, hingga Petteri Pennanen. Mereka memilih untuk bermain di tempat yang lebih pasti atau pulang ke kampung halaman.

Namun, kini ancaman buat klub tidak hanya datang dari pemain asing saja. Beberapa pemain lokal pun kabarnya sudah diincar oleh klub-klub dari luar negeri, terutama Malaysia atau Thailand. Terbaru, ada nama Ryuji Utomo yang dikabarkan sepakat untuk main di Penang.

Ryuji menyusul Todd Rivaldo Ferre yang sudah dipastikan akan main di Thailand bersama Lampang FC. Disinyalir, nama-nama lain macam Rezaldi Hehanussa, Riko Simanjuntak, Hansamu Yama, dan Evan Dimas akan menyusul Ryuji dan Todd Ferre.

Baca Juga: Robert Albert Masih Rahasiakan Pemain Timnas U-19 yang Gabung Persib

2. Kondisi finansial klub anjlok

Kompetisi Liga 1 Belum Pasti, Ini Imbasnya ke Pemain dan KlubLiga-Indonesia.id

Dampak lain yang juga dirasakan saat kompetisi Liga 1 masih abu-abu ini adalah anjloknya kondisi finansial klub. Sumber pendapatan mereka, seperti tiket, penjualan merchandise, hak siar, serta subsidi dari operator liga, hilang ketika kompetisi tidak jalan.

Belum lagi, beberapa sponsor juga tentunya akan menarik diri ketika kompetisi masih tidak pasti seperti ini. Semua begitu terasa berat buat klub, manakala mereka juga nyatanya harus tetap membayar gaji pemain serta staf klub.

Alhasil, banyak klub melakukan renegosiasi kontrak dengan pemain, sesuai dengan apa yang disyariatkan oleh PSSI saat menunda liga awal tahun kemarin. Ironisnya, renegosiasi kontrak inilah yang juga jadi salah satu alasan pemain memutuskan hengkang dari klub Liga 1.

3. Jadwal kompetisi yang akan bertabrakan dengan agenda lain

Kompetisi Liga 1 Belum Pasti, Ini Imbasnya ke Pemain dan KlubSalah satu sudut Stadion Sultan Agung di Bantul, DI Yogyakarta, yang menjadi markas tiga tim yang arungi "Extraordinary Competition" Liga 1 2020. (Liga-Indonesia.id)

Makin mundurnya jadwal kompetisi Liga 1 2020 akan membuat jadwal mereka bertabrakan dengan agenda-agenda lain. Taruhlah jika kompetisi digelar pada Februari 2021, setidaknya kompetisi baru akan usai pada Juni 2021 mendatang.

Tentu saja, kalau itu terjadi, Liga 1 akan bertabrakan dengan ajang Piala Dunia U-20 2021. Rencananya, ajang ini akan dihelat pada Mei hingga Juni 2021. Belum lagi ada ajang-ajang lain seperti Piala AFC U-19, Piala AFC U-16, serta ajang PON Papua.

Tidak cuma itu, ada ajang-ajang lain yang juga senantinya sudah menunggu, seperti SEA Games 2021 maupun Piala AFF yang juga mundur jadi tahun 2021. Jika kompetisi Liga 1 masih belum ada kepastian, tabrakan-tabrakan dengan agenda di atas adalah hal yang pasti terjadi.

Baca Juga: PSSI, PT LIB, dan Menpora Gelar Pertemuan, Liga 1 2020 Batal Lanjut?

Topic:

  • Sandy Firdaus
  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya