Striker Timnas Inggris dan Bayern Munich, Harry Kane, bereaksi usai menerima penghargaan Ballon d'Or 2026 sebagai pesepak bola pria terbaik dunia dalam upacara penganugerahan Ballon d'Or France Football 2026 di Palladium Theatre, London, Inggris, Senin (26/10/2026) waktu setempat. (Foto: AFP/FRANCK FIFE)
Paman Yamal menyinggung soal usia Lamine yang masih muda membuat keponakannya itu dirasa masih memiliki banyak kesempatan untuk memenangkan Ballon d'Or di masa mendatang. AbdulAbdellaoui, bahkan menyoroti pencapaian Yamal bersama Barcelona dan tim nasional Spanyol. Bagi AbdulAbdellaoui, pencapaian tersebut seharusnya menjadi pertimbangan kuat dalam menentukan pemenang Ballon d'Or.
"Karena Lamine masih muda, mereka selalu mengatakan dia masih punya waktu. Usianya 19 tahun, dan itulah mengapa mereka tidak memberikannya penghargaan tersebut. Sementara Harry, ketika kariernya sudah mendekati akhir, mereka mengatakan, 'Ayo, kita berikan penghargaan ini kepadanya'," kata AbdulAbdellaoui.
Meski kecewa dengan hasil tahun ini, AbdulAbdellaoui tetap optimistis Yamal akan memenangkan Ballon d'Or pada masa mendatang. Bahkan, Abdellaoui meyakini Yamal akan memenangkan lebih dari satu trofi Ballon d'Or suatu saat nanti.
"Lamine akan memenangkan lebih dari satu penghargaan ini, tetapi kesedihan itu akan berlalu dalam tiga hari. Dalam beberapa hari, dia akan baik-baik saja," tutur Abdellaoui.
Yamal sendiri tetap membawa pulang penghargaan Young Talent of the Year untuk ketiga kalinya secara beruntun.