Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pelatih Interim Manchester United, Michael Carrick, bersama Bruno Fernandes (AFP / Andy Buchanan)
  • Manchester United terpuruk setelah kalah 0-2 dari Chelsea dan mencatat sembilan laga tanpa kemenangan.

  • Ole Gunnar Solskjaer membela Michael Carrick serta menyebutnya memiliki karakter kuat untuk menangani ruang ganti.

  • Nasib Carrick bergantung pada laga melawan AS Roma dan Aston Villa di tengah rumor pendekatan kepada kandidat lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat ini

Banyak pihak meragukan kapasitas Michael Carrick. Posisi Manchester United berada di urutan 17 klasemen Premier League.

Bersamaan dengan rekomendasi tersebut

Ole Gunnar Solskjaer mengakui sempat menawarkan diri untuk menangani Manchester United.

sudah di depan mata

Manchester United akan menjamu AS Roma dan Aston Villa. Hasil dua laga tersebut disebut dapat menentukan nasib Carrick.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Manchester United kalah 0-2 dari Chelsea dan memperpanjang rekor tanpa kemenangan menjadi sembilan laga.
  • Who?
    Michael Carrick menghadapi ancaman pemecatan, sementara Ole Gunnar Solskjaer membela mantan rekannya tersebut.
  • Where?
    Posisi Carrick dipertaruhkan di Manchester United, termasuk saat menjamu AS Roma dan Aston Villa.
  • When?
    Saat ini, setelah Manchester United terpuruk ke urutan 17 klasemen Premier League.
  • Why?
    Karena Manchester United mengalami tren buruk dan belum meraih kemenangan dalam sembilan laga beruntun.
  • How?
    Nasib Carrick akan dipengaruhi hasil laga melawan AS Roma dan Aston Villa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Manchester United kalah dari Chelsea dan belum menang dalam sembilan pertandingan. Michael Carrick, pelatihnya, bisa kehilangan pekerjaan. Ole Gunnar Solskjaer membela Carrick dan bilang ia punya sifat kuat. Carrick akan menghadapi AS Roma dan Aston Villa. Hasil dua pertandingan itu bisa menentukan nasibnya di klub.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pembelaan Solskjaer menunjukkan bahwa Michael Carrick masih memiliki dukungan dari orang yang mengenal kapasitasnya. Carrick dinilai memiliki karakter kuat untuk menangani ruang ganti Manchester United. Rekomendasi tersebut memberi gambaran bahwa ketenangan di pinggir lapangan tidak otomatis berarti kurangnya kemampuan memimpin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kondisi Manchester United kian terpuruk usai keok 0-2 dari Chelsea. Hasil itu memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi sembilan laga beruntun.

Posisi Michael Carrick di kursi pelatih pun semakin terancam. Rumor ia segera dipecat menguat, menyusul posisi MU terperosok ke urutan 17 klasemen Premier League, alias ambang zona degradasi.

Eks manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, langsung pasang badan untuk mantan rekannya tersebut.

1. Sosok Carrick dibutuhkan MU

Saat ini, banyak pihak meragukan kapasitas Carrick. Pembawaan sang legenda klub itu dinilai terlalu tenang dan kurang meledak-ledak di pinggir lapangan.

Namun, Solskjaer menepis anggapan tersebut dan memiliki anggapan lain. Carrick, menurut Solskjaer, justru memiliki karakter kuat yang dibutuhkan Setan Merah untuk menangani ruang ganti di Old Trafford.

"Anda (mungkin) tidak melihat 'iblis' dalam dirinya. Dia dan saya juga memilikinya, kami sangat mirip," kata Solskjaer kepada TV2, dikutip dari The Sun.

2. Rekomendasikan Carrick dan sempat tawarkan diri

Solskjaer juga membeberkan fakta menarik. Ternyata, dialah yang merekomendasikan Carrick kepada para petinggi MU saat klub mencari pengganti Ruben Amorim. Bersamaan dengan rekomendasi tersebut, Solskjaer juga mengakui sempat menawarkan diri untuk turun gunung.

"Ketika saya berbicara dengan United, saya juga memuji Michael. 'Jika Anda memilihnya, Anda akan mendapatkan orang yang baik,' kata saya. Saya yakin dia melakukan hal yang sama untuk saya. Kami berdua tidak terlalu ingin mendapatkan pekerjaan itu. Tetapi kami mungkin akan bersedia jika mereka memintanya," ucap Solskjaer.

3. Dua laga krusial ini tentukan nasib Carrick?

Meski mendapat pembelaan dari sang legenda dan mantan rekannya di atas lapangan, nasib Carrick diprediksi bergantung pada hasil dua laga krusial yang sudah di depan mata. Yakni ketika menjamu AS Roma dan Aston Villa.

Jika gagal mematahkan tren buruk, manajemen klub diyakini tidak akan segan untuk menarik pelatuk pemecatan. Rumor yang beredar menyebutkan kalau petinggi MU sudah mulai melakukan pendekatan awal dengan nama-nama besar seperti Eddie Howe hingga Antonio Conte.

Curated For You

Editorial Team

Related Article