3 Kunjungan Terakhir Bayern Munich ke Kandang Atletico Madrid di UCL

- Bayern Munich akan menghadapi Atletico Madrid di Riyadh Air Metropolitano pada matchday keempat Liga Champions 2026/2027, Rabu 4 November 2026 pukul 03.00 WIB.
- Dalam lawatan Liga Champions 2015/2016 dan 2016/2017, Bayern kalah 0-1 dari Atletico; gol Saul Niguez dan Yannick Carrasco menjadi penentu di kandang tim Spanyol.
- Pada kunjungan 2020/2021, Bayern bermain imbang 1-1 setelah Thomas Muller menyamakan skor lewat penalti; tiga lawatan terakhir mereka ke markas Atletico berakhir tanpa kemenangan.
Bayern Munich bertolak ke Spanyol pada partai keempat Liga Champions Eropa 2026/2027. Pasukan Vincent Kompany bertandang ke ibu kota menantang Atletico Madrid di Riyadh Air Metropolitano pada Rabu (4/11/2026) pukul 03.00 WIB. Dalam sedekade terakhir, kedua tim bertemu beberapa kali. Namun, Bayern Munich kerap kesulitan bermain di markas Atletico Madrid. Begini tiga lawan terakhir Bayern Munich di Liga Champions per 2 November 2026.
1. Bayern Munich menderita kekalahan tipis dari Atletico Madrid pada lawatan 2015/2016
Bayern Munich dan Atletico Madrid bertemu di semifinal Liga Champions 2015/2016. Ini menjadi bentrokan perdana kedua tim setelah terakhir kali bertarung di final 1974. Dengan situasi yang sudah berbeda jauh, Bayern Munich yang diasuh oleh Pep Guardiola bertamu pada leg pertama dengan optimis. Namun, Bayern Munich dipaksa kalah dengan skor tipis 0-1.
Sejak awal laga, kedua tim bertarung dengan intens. Atletico Madrid membuat publik ibu kota bergemuruh setelah gol ciamik Saul Niguez pada menit 11. Setelah itu, Bayern Munich berupaya mengejar. Namun, Atletico Madrid menjaga keunggulan hingga jeda. Setelah turun minum, Bayern Munich bermain lebih agresif untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, hasilnya nihil berkat ketangguhan Atletico Madrid. Hingga bubaran, Bayern Munich kalah.
Kekalahan pada leg pertama membuat Bayern Munich berusaha membalas ketika leg kedua yang dihelat di Allianz Arena. Namun, Bayern Munich tetap tersingkir meski mampu menang 2-1 atas tim ibu kota. Atletico Madrid berhak lolos meski agregat berakhir 2-2. Kendati sama kuat, Atletico Madrid melenggang ke final berkat gol tandang yang dibuat pada leg kedua.
2. Semusim berselang pada 2016/2017, Bayern Munich kembali kalah di laga fase grup
Bayern Munich dan Atletico Madrid tergabung dalam grup yang sama di Liga Champions 2016/2017. Setelah gagal ke final musim sebelumnya, Bayern Munich berupaya revans ketika lebih dulu bermain tandang ke Estadio Vicente Calderon. Namun, Bayern Munich yang ditangani Carlo Ancelotti kembali pulang ke Jerman tanpa poin setelah kalah 0-1.
Sejak menit pertama, menunjukkan kekuatannya dengan saling berbalas serangan. Namun, Bayern Munich mesti kebobolan ketika laga berjalan 35 menit. Yannick Carrasco menjebol gawang kawalan Manuel Neuer. Setelah kecolongan, Bayern Munich berupaya mengejar. Sayangnya, peluang Bayern Munich selalu digagalkan sehingga tertinggal ketika jeda.
Memasuki babak kedua, Bayern Munich tetap saling jual beli serangan dengan Atletico Madrid. Tim tuan rumah punya kans menggandakan skor andai penalti Antoine Griezmann masuk. Meski mendapatkan keuntungan tersebut, Bayern Munich tetap tidak bisa menyamakan skor. Hingga peluit akhir laga berbunyi, Bayern Munich gagal mengejar dan mengalami kekalahan.
3. Pada kunjungan 2020/2021, Bayern Munich mampu bermain imbang kontra Atletico Madrid
Setelah beberapa musim tidak bertemu, Bayern Munich dan Atletico Madrid kembali bentrok di Liga Champions 2020/2021. Kedua tim tergabung di Grup D dan bertarung pada partai kelima. Sebelumnya pada duel perdana fase grup, Bayern Munich menang 4-0 di kandang sendiri. Namun, hasil berbeda dialami ketika laga tandang dengan hanya imbang 1-1.
Berstatus juara bertahan, Bayern Munich asuhan Hansi Flick gagal mengulangi kemenangan seperti pada duel perdana di Estadio Metropolitano. Atletico Madrid menampilkan permainan defensif yang solid. Atletico Madrid bahkan mampu unggul terlebih dahulu berkat gol Joao Felix pada menit 26. Meski berupaya mengejar, Bayern Munich tertinggal 0-1 saat turun minum.
Setelah jeda, Bayern Munich kesulitan mengembangkan permainan. Atletico Madrid memegang kendali penuh laga pada babak kedua. Namun, ketangguhan Atletico Madrid runtuh dengan sendirinya setelah Felipe melanggar Thomas Mueller di kotak penalti pada menit 84. Muller yang maju sebagai eksekutor berhasil mencetak gol dan memaksa laga berakhir imbang.
Dalam tiga kunjungan tersebut, Bayern Munich tidak pernah menang di kandang Atletico Madrid. Kini, Bayern Munich punya kans memutus catatan buruk itu pada tengah pekan nanti. Namun, Atletico Madrid tidak akan mudah dikalahkan karena dukungan publik ibu kota. Dengan melihat performa kedua tim, pertarungan kali ini berpotensi berlangsung ketat.





















