Solskjaer Bela Carrick, Sosok yang Tepat Buat Manchester United

Manchester United terpuruk setelah kalah 0-2 dari Chelsea dan mencatat sembilan laga tanpa kemenangan.
Ole Gunnar Solskjaer membela Michael Carrick serta menyebutnya memiliki karakter kuat untuk menangani ruang ganti.
Nasib Carrick bergantung pada laga melawan AS Roma dan Aston Villa di tengah rumor pendekatan kepada kandidat lain.
Jakarta, IDN Times - Kondisi Manchester United kian terpuruk usai keok 0-2 dari Chelsea. Hasil itu memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi sembilan laga beruntun.
Posisi Michael Carrick di kursi pelatih pun semakin terancam. Rumor ia segera dipecat menguat, menyusul posisi MU terperosok ke urutan 17 klasemen Premier League, alias ambang zona degradasi.
Eks manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, langsung pasang badan untuk mantan rekannya tersebut.
1. Sosok Carrick dibutuhkan MU
Saat ini, banyak pihak meragukan kapasitas Carrick. Pembawaan sang legenda klub itu dinilai terlalu tenang dan kurang meledak-ledak di pinggir lapangan.
Namun, Solskjaer menepis anggapan tersebut dan memiliki anggapan lain. Carrick, menurut Solskjaer, justru memiliki karakter kuat yang dibutuhkan Setan Merah untuk menangani ruang ganti di Old Trafford.
"Anda (mungkin) tidak melihat 'iblis' dalam dirinya. Dia dan saya juga memilikinya, kami sangat mirip," kata Solskjaer kepada TV2, dikutip dari The Sun.
2. Rekomendasikan Carrick dan sempat tawarkan diri
Solskjaer juga membeberkan fakta menarik. Ternyata, dialah yang merekomendasikan Carrick kepada para petinggi MU saat klub mencari pengganti Ruben Amorim. Bersamaan dengan rekomendasi tersebut, Solskjaer juga mengakui sempat menawarkan diri untuk turun gunung.
"Ketika saya berbicara dengan United, saya juga memuji Michael. 'Jika Anda memilihnya, Anda akan mendapatkan orang yang baik,' kata saya. Saya yakin dia melakukan hal yang sama untuk saya. Kami berdua tidak terlalu ingin mendapatkan pekerjaan itu. Tetapi kami mungkin akan bersedia jika mereka memintanya," ucap Solskjaer.
3. Dua laga krusial ini tentukan nasib Carrick?
Meski mendapat pembelaan dari sang legenda dan mantan rekannya di atas lapangan, nasib Carrick diprediksi bergantung pada hasil dua laga krusial yang sudah di depan mata. Yakni ketika menjamu AS Roma dan Aston Villa.
Jika gagal mematahkan tren buruk, manajemen klub diyakini tidak akan segan untuk menarik pelatuk pemecatan. Rumor yang beredar menyebutkan kalau petinggi MU sudah mulai melakukan pendekatan awal dengan nama-nama besar seperti Eddie Howe hingga Antonio Conte.




















