Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Spanyol Sabet 17 Gelar dalam 5 Tahun, Termasuk Piala Dunia 2026
Para pemain Spanyol merayakan kemenangan atas Argentina di final Piala Dunia 2026 (AFP / Patricia de Melo Moreira)
  • Spanyol meraih total 17 gelar internasional antara 2022–2026, mencakup berbagai level tim nasional putra dan putri.
  • Timnas putri Spanyol mendominasi dengan 11 trofi, termasuk Piala Dunia 2023 serta dua Nations League beruntun pada 2024 dan 2025.
  • Kesuksesan ini didukung sistem pembinaan terstruktur dan peran Luis de la Fuente yang mengenal pemain sejak akademi, membentuk fondasi kuat bagi masa depan sepak bola Spanyol.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Prestasi Spanyol dalam sepak bola begitu luar biasa dalam lima tahun terakhir. Mereka sukses merengkuh 17 gelar dari turnamen internasional di berbagai level sejak 2022 hingga 2026.

Gelar itu terdiri dari sejumlah level Timnas di Spanyol, mulai dari U-17 ke senior, hingga kategori putri. Lantas, apa saja gelar yang didapat Spanyol?

1. Timnas putri jadi mesin utama Spanyol

Timnas putri Spanyol menjadi mesin utama dalam prestasi selama lima tahun terakhir. Tercatat, ada 11 titel yang diraih Timnas putri Spanyol mulai dari U-17 hingga senior.

Timnas putri senior Spanyol berhasil meraih tiga gelar, mulai dari Piala Dunia pada 2023 dan dua titel Nations League secara beruntun, 2024 dan 2025.

Sementara, Timnas putri U-20 Spanyol menyabet satu trofi Piala Dunia pada 2022. Gelar terbanyak diraih Timnas putri U-19 Spanyol, yakni lima dengan menjadi juara Eropa di lima edisi beruntun, 2022, 2023, 2024, 2025, dan 2026. Lalu, Timnas putri U-17 Spanyol meraih dua gelar, Piala Dunia 2022 dan Euro U-17 pada 2024.

2. Timnas putra Spanyol cetak rekor

Spanyol juara Piala Dunia 2026 (AFP / Odd Andersen)

Bergeser ke Timnas putra Spanyol, yang berhasil meraih lima gelar di berbagai level. Dimulai dari U-19 yang menjadi juara Euro pada 2026.

Kemudian, pada 2024 lalu, Timnas U-23 menyabet medali emas Olimpiade di Paris. Puncaknya, pada 2024 dan 2026, Timnas senior Spanyol mengawinkan gelar Euro dan Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah 2008 serta 2010.

Fakta menariknya adalah, Spanyol menjadi negara pertama yang merengkuh gelar Olimpiade, Euro, dan Piala Dunia, dalam satu runutan kalender turnamen.

3. Transformasi dan struktur yang berbuah sukses untuk Spanyol

Kesuksesan Spanyol tak terlepas dari transformasi sistem dalam pembinaan sepak bola di berbagai level. Setiap pelatih, selalu mengembangkan kemampuannya dalam berbagai kursus, seminar, program pelatihan, hingga bereksperimen dengan metode yang dikembangkannya.

Di sisi lain, pemain berlatih di bawah sistem yang terstruktur, berkompetisi secara berjenjang, dan menimba berbagai ilmu paling mutakhir hasil pengembangan pelatihnya.

Kehadiran Luis de la Fuente juga tak diduga. Sebab, De la Fuente sebenarnya lebih sering terlibat dalam pembinaan usia dini dan merupakan instruktur pelatih di Spanyol, dengan Lionel Scaloni, Luis Enrique, hingga Pep Guardiola, pernah mengikuti sesi kursus bersamanya.

"Kunci De la Fuente adalah kenal dengan pemain-pemain di Spanyol pada Piala Dunia 2026 sejak masih akademi. Mereka berkembang secara tim. Jadi, tim ini dibentuk bukan cuma buat di masa sekarang, tapi juga untuk ke depan," kata mantan pemain Spanyol dan Chelsea, Juan Mata, dilansir BBC.

Editorial Team

Related Article