Kesuksesan Spanyol tak terlepas dari transformasi sistem dalam pembinaan sepak bola di berbagai level. Setiap pelatih, selalu mengembangkan kemampuannya dalam berbagai kursus, seminar, program pelatihan, hingga bereksperimen dengan metode yang dikembangkannya.
Di sisi lain, pemain berlatih di bawah sistem yang terstruktur, berkompetisi secara berjenjang, dan menimba berbagai ilmu paling mutakhir hasil pengembangan pelatihnya.
Kehadiran Luis de la Fuente juga tak diduga. Sebab, De la Fuente sebenarnya lebih sering terlibat dalam pembinaan usia dini dan merupakan instruktur pelatih di Spanyol, dengan Lionel Scaloni, Luis Enrique, hingga Pep Guardiola, pernah mengikuti sesi kursus bersamanya.
"Kunci De la Fuente adalah kenal dengan pemain-pemain di Spanyol pada Piala Dunia 2026 sejak masih akademi. Mereka berkembang secara tim. Jadi, tim ini dibentuk bukan cuma buat di masa sekarang, tapi juga untuk ke depan," kata mantan pemain Spanyol dan Chelsea, Juan Mata, dilansir BBC.