Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Spanyol vs Argentina, Finalissima Akhirnya Terjadi di Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina, Finalissima Akhirnya Terjadi di Piala Dunia 2026
Kapten Argentina, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Mesir dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP / Thomas Coex)
Intinya Sih
  • Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina di New York New Jersey Stadium, menggantikan laga Finalissima yang batal akibat konflik geopolitik.
  • Laga ini mencatat sejarah karena pertama kalinya juara Euro dan Copa America bertemu di final Piala Dunia.
  • Spanyol melaju ke final dengan kemenangan dominan atas Prancis, sementara Argentina menembus final lewat comeback dramatis melawan Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Final Piala Dunia 2026 akhirnya mempertemukan Spanyol versus Argentina di New York New Jersey Stadium, Senin dini hari WIB (21/7/2026). Formasi ini tentunya menjadi medium dari laga yang sudah tertunda lama, yakni Finalissima.

Ya, Finalissima memang sempat direncanakan untuk digelar demi mempertemukan juara Euro 2024, Spanyol, dan kampiun dari Copa America 2024, Argentina. Namun, rencana yang seharusnya digelar pada 27 Maret 2026 di Qatar itu harus batal akibat perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.

1. Negosiasi alot berujung pada batalnya Finalissima

Bek Spanyol, Pau Cubarsi, saat berduel memperebutkan bola dengan Kylian Mbappe (AFP / Franck Fife)
Bek Spanyol, Pau Cubarsi, saat berduel memperebutkan bola dengan Kylian Mbappe (AFP / Franck Fife)

UEFA, CONMEBOL, RFEF, AFA, dan operator di Qatar, terpaksa membatalkan Finalissima atas alasan keamanan. Opsi-opsi lain seperti format dua leg hingga netralitas tempat sempat dibahas oleh seluruh pihak. Namun, pada akhirnya tak ada kesepakatan yang tercapai dan hasilnya, Finalissima harus dibatalkan.

"Setelah berdiskusi, UEFA dengan penyelenggara di Qatar, mengumumkan setelah mempertimbangkan situasi politik regional, Finalissima antara juara Euro 2024 dan Copa America 2024 yang seharusnya digelar pada 27 Maret 2026, tak bisa digelar," begitu pernyataan resmi UEFA pada Maret 2026 lalu.

2. Malah ciptakan sejarah

Penyerang Spanyol bernomor punggung 21, Mikel Oyarzabal, merayakan gol pertama timnya selama pertandingan semifinal Piala Dunia 2026.
Penyerang Spanyol bernomor punggung 21, Mikel Oyarzabal, merayakan gol pertama timnya selama pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas di Arlington pada 15 Juli 2026. (AFP/Franck Fife)

Kini, Finalissima malah terjadi di Piala Dunia 2026. Catatan itu justru menjadi sejarah ketika juara Eropa dan Amerika Selatan, yang menjadi dua kekuatan regional terbesar di dunia, malah jumpa di final.

Berdasarkan data Opta, ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, partai final mempertemukan juara bertahan Piala Eropa (Euro) melawan juara bertahan Copa America.

3. Beda gaya Spanyol dan Argentina lolos ke final Piala Dunia 2026

Penyerang Argentina bernomor punggung 22, Lautaro Martinez, merayakan gol kedua timnya selama pertandingan semifinal Piala Dunia 2026.
Penyerang Argentina bernomor punggung 22, Lautaro Martinez, merayakan gol kedua timnya selama pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 16 Juli 2026. (AFP/Thomas Coex)

Spanyol dan Argentina lolos ke final Piala Dunia 2026 dengan cara berbeda. Spanyol menang 2-0 dengan dominasi mutlaknya atas Prancis dalam final di Dallas Stadium.

Sepanjang laga, La Furia Roja membuat Prancis yang dipenuhi bintang mati kutu dan sulit mengembangkan permainannya.

Di sisi lain, Argentina menampilkan lagi kegemarannya untuk comeback. Mereka sempat tertinggal lewat gol Anthony Gordon di menit 55. Barulah pada masa kritis, Enzo Fernandez (85') dan Lautaro Martinez (90+2') menjadi pahlawan Argentina dengan golnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More