Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Spanyol vs Austria: Waspada Taktik Antitesis Lamine Yamal
Tim Nasional Spanyol saat berlaga di Piala Dunia 2026. (AFP/Roberto Schmidt)

Jakarta, IDN Times - Austria akan menghadapi Spanyol di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat dini hari WIB (3/7/2026). Pelatih Austria, Ralf Rangnick, telah mengantongi cara untuk mengejutkan salah satu tim favorit turnamen tersebut.

Rangnick sadar betul perbedaan kualitas kedua tim. Spanyol datang dengan skuad bertabur bintang, membawa para pemain dari klub-klub elite Eropa. Namun, ada satu sosok yang wajib menjadi perhatian utama jika Austria ingin menciptakan kejutan.

1. Waspadai pergerakan Lamine Yamal

Sosok yang dimaksud ada si bocah ajaib, Lamine Yamal, kunci dalam permainan Spanyol sepanjang fase grup. Yamal memang baru mencetak satu gol. Namun, setiap bola berada di kakinya, serangan La Furia Roja selalu membuat pertahanan lawan kelimpungan.

"Dia adalah salah satu pemain yang akan kami awasi dengan sangat ketat," kata Rangnick dikutip dari The Straits Times.

2. Austria harus matikan pergerakan Yamal

Rangnick tidak hanya menuntut anak-anak asuhnya mewaspadai Yamal. Mereka harus mematikan pergerakan wonderkid Barcelona tersebut. Entah bagaimana caranya, Yamal tidak boleh mendapat ruang untuk menunjukkan magisnya.

"Kami tidak boleh memberinya ruang atau terlalu banyak kesempatan untuk memulai aksi dribelnya. Dia adalah pemain yang disukai semua pencinta sepak bola, dari mana pun mereka berasal. Namun, tugas kami besok adalah membuatnya sesedikit mungkin menguasai bola," ujar Rangnick.

3. Pujian Rangnick buat Yamal

Di sisi lain, eks pelatih karteker Manchester United juga menyanjung talenta langka milik Yamal. Rangnick yakin Yamal bisa mengikuti jejak Lionel Messi, dengan syarat menjaga kebugarannya demi terus bertarung di level tertinggi.

"Lamine Yamal adalah pemain yang luar biasa. Dia akan menjadi pemain hebat selama 12, 13, atau bahkan 14 tahun ke depan, mungkin lebih lama lagi. Jika dia tetap sehat dan bisa menjaga sikapnya, dia akan memainkan sangat banyak pertandingan," kata pria Jerman tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article