Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Drama VAR Atletico vs Arsenal: Arteta Ngamuk, Simeone Tersenyum Lebar

Drama VAR Atletico vs Arsenal: Arteta Ngamuk, Simeone Tersenyum Lebar
Ilustrasi VAR. (IDN Times/Aditya Pratama).
Intinya Sih
  • Pertandingan Atletico Madrid vs Arsenal berakhir imbang 1-1 dengan sorotan besar pada keputusan VAR yang beberapa kali mengintervensi jalannya laga.
  • Mikel Arteta meluapkan kemarahan setelah penalti untuk Arsenal dibatalkan usai wasit meninjau tayangan ulang hingga belasan kali.
  • Diego Simeone memuji kinerja VAR dan menanggapi santai protes Arteta, sambil menegaskan bahwa teknologi tersebut bisa menguntungkan atau merugikan siapa saja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kepemimpinan wasit menjadi sorotan dalam duel Atletico Madrid kontra Arsenal yang berakhir imbang 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champins, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Perhatian utama tertuju pada keputusan Video Assistant Referee (VAR).

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, meluapkan amarahnya karena merasa dirugikan. Di kubu tuan rumah, pelatih Diego Simeone justru memuji kinerja perangkat pertandingan dalam perangkat pertandingan dalam mengoperasikan teknologi tersebut.

1. Arteta ngamuk penaltinya dibatalkan VAR

Kekecewaan terbesar Arteta terjadi pada menit ke-78, ketika wasit Danny Makkelie membatalkan hadiah penalti untuk Arsenal usai berkoordinasi dengan VAR. Awalnya, Eberechi Eze dijatuhkan oleh David Hancko di kotak terlarang, namun wasit menilai kontak tersebut tidak layak berbuah hukuman.

Arteta kian berang karena melihat Makkelie meninjau tayangan ulang insiden itu sebanyak 13 kali. Sudah memakan waktu lama, namun hanya untuk membatalkan keputusan penalti yang sebelumnya dibuat.

"Saya sangat marah karena mereka (wasit) tidak meniup peluit, tidak mungkin ada yang lebih jelas dari itu, itu jelas penalti," semprot Arteta dikutip dari Football Espana.

2. VAR intervensi tiga kali, semuanya karena potensi penalti

Dalam laga ini, VAR mengintervensi duel tiga kali yang seluruhnya berpotensi penalti, termasuk insiden Eze yang dijatuhkan Hancko. Atletico dan Arsenal masing-masing mendapat hadiah tendangan titik putih dari VAR.

Arsenal mendapatkannya lebih dulu pada menit ke-44, setelah Hancko dinyatakan melanggar Viktor Gyokeres di kotak terlarang. Gyokeres maju maju sebagai eksekutor dan menuntaskan tugasnya dengan sempurna untuk membawa The Gunners unggul lebih dulu.

Pada menit ke-55, giliran Atletico yang mendapatkan penalti. Ben White dianggap melakukan handball setelah bola mengenai lengan kirinya. Keputusan diambil karena posisi lengannya dinilai tidak natural, sehingga membuat tubuhnya tampak lebih besar.

3. Simeone sanjung VAR, dan ingatkan Arteta

Simeone justru tersenyum lebar menanggapi keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti untuk menyamakan kedudukan bagi timnya. Simeone juga mengingatkan Arteta, kalau ada kalanya VAR tidak selalu berpihak.

"Berkat VAR, insiden kami adalah penalti. Ada kalanya VAR menguntungkan Anda dan ada kalanya merugikan Anda," ujar Simeone merespons santai keluhan Arteta.

Share
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More