Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Statistik Nyesek Ronaldo saat Portugal Bekuk Kroasia, Tapi Jadi MVP
Selebrasi Cristiano Ronaldo bersama penggawa yang lain saat Portugal cetak gol kemenangan atas Kroasia di 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (2/7/2026). (Photo by Cole Burston / AFP)
  • Portugal melaju ke 16 besar Piala Dunia 2026 usai menang 2-1 atas Kroasia lewat gol Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos.
  • Meski jadi MVP, statistik Ronaldo minim dengan hanya satu sentuhan di kotak penalti dan dua tembakan sepanjang laga.
  • Gol penalti Ronaldo memecah kutukan fase gugur sekaligus menjadikannya pemain tertua yang mencetak gol di babak tersebut pada usia 41 tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah membekuk Kroasia 2-1, Jumat (3/7/2026). Kemenangan Selecao das Quinas lahir berkat gol Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos.

Atas kontribusinya, Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) dalam laga tersebut. Namun, performa sang megabintang justru mengundang banyak pertanyaan, karena statistiknya di atas lapangan tak begitu mencolok.

1. Cuma sekali sentuh bola di kotak penalti musuh

Ronaldo bermain 81 menit dalam laga tersebut. Berdasarkan data Opta, Ronaldo ternyata hanya melakukan satu sentuhan bola di dalam kotak penalti Kroasia sebelum ditarik keluar pelatih Roberto Martinez.

Ironisnya, satu-satunya sentuhan berharga tersebut adalah momen ketika Ronaldo mengeksekusi tendangan penalti penyama kedudukan.

2. Cuma lepaskan dua tembakan

Meski berstatus MVP, kontribusi Ronaldo secara keseluruhan dalam membangun serangan terbilang minim. Menilik data Sofa Score, CR7 hanya mampu melepaskan dua kali percobaan tembakan, termasuk penaltinya.

Joao Neves dan Ruben Dias menjadi tulang punggung permainan Portugal. Neves menjadi pusat aliran bola dengan 55 kali. Sementara, Dias tampil dominan dalam distribusi bola, dengan mencatatkan 89 kali umpan sukses.

Untuk urusan kreativitas dan membelah pertahanan, Rafael Leao dan Goncalo Ramos memiliki nilai yang jauh lebih mentereng ketimbang Ronaldo. Ramos menempati peringkat pertama dalam kontribusi menyerang (8,19), sementara Leao merajai aspek kreativitas (7,79) berkat satu assist untuk Ramos.

3. Tetap cetak sejarah pecah kutukan fase gugur

Terlepas dari minimnya sentuhan bola, gol penalti Ronaldo menjadi sejarah baru dalam kariernya. Eks bintang Manchester United dan Real Madrid itu mematahkan kutukan panjang yang menghantuinya di Piala Dunia.

Ini adalah gol pertama Ronaldo di fase gugur sejak melakoni debutnya di Piala Dunia 2026. Pria kelahiran Funchal itu juga menjadi pemain tertua yang mencetak gol dan bermain di fase gugur, dengan usia 41 tahun.

Curated For You

Editorial Team

Related Article