Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tekad Inter Milan Akhiri Catatan Kelam 60 Tahun di Markas Real Madrid
Gelandang Inter Milan asal Polandia, Piotr Zielinski (#7), merayakan gol keduanya bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan Liga Italia Serie A antara Inter Milan dan AC Monza di Stadion San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 22 Agustus 2026. (Foto: Marco Bertorello/AFP)
  • Inter Milan menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu pada laga perdana Liga Champions 2026/27, dengan ambisi mengakhiri 60 tahun tanpa kemenangan di markas Los Blancos.
  • Pelatih Cristian Chivu meminta Inter tampil berani, dominan, dan tetap mempertahankan identitas permainan, meski Madrid unggul tujuh kemenangan dalam 13 pertemuan serta memenangi empat duel terakhir sejak 2020.
  • Inter membawa modal empat kemenangan dari lima laga tandang terakhir fase awal Liga Champions, semuanya tanpa kebobolan, serta keyakinan tim telah berkembang dalam dua musim terakhir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Inter Milan akan menantang Real Madrid pada laga perdananya di Liga Champions musim 2026/27, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. Mereka datang ke Santiago Bernabeu membawa ambisi yang besar.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, meminta anak-anak asuhnya untuk tampil berani menghadapi raja Eropa. Nerazzurri bertekad membuka lembaran sejarah baru di panggung tertinggi Eropa.

1. Mampu patahkan rekor buruk 60 tahun di Bernabeu?

Chivu menyadari lawatannya ke markas Madrid bukanlah perkara mudah. Anggapan itu semakin diperkuat dengan fakta Inter yang tidak pernah mengalahkan Los Blancos di Bernabeu selama enam dekade terakhir.

"Bermain di Bernabeu tidak pernah mudah bagi siapa pun. Sudah 60 tahun Inter tidak menang di sini. Kami akan melakukan yang terbaik tanpa mengubah identitas kami. Kami ingin tampil dominan dan menunjukkan perkembangan tim," kata Chivu dikutip dari Football Italia.

2. Statistik Madrid vs Inter

Rekor Madrid atas Inter memang mentereng, dengan membukukan tujuh kemenangan, sekali imbang, dan menelan lima kekalahan dalam 13 pertemuannya. Namun, dalam empat pertemuan terakhirnya sejak 2020 lalu, Madrid selalu berhasil mempermalukan Inter.

"Banyak tim yang kesulitan menang di sini. Kami akan melakukan yang terbaik, tetapi tanpa mengubah jati diri kami. Kami ingin mendominasi, kami ingin menunjukkan bahwa kami telah berkembang, dan tidak ada cara sempurna untuk menghadapi Madrid," ucap Chivu.

3. Inter juga harus percaya diri

Di sisi lain, Inter tetap wajib percaya diri. Mereka berhasil memenangkan empat dari lima laga tandang terakhir mereka di fase awal Liga Champions. Semuanya dengan catatan clean sheet.

Chivu juga menegaskan kalau Inter datang dengan versi yang lebih baik. Nerazzurri sudah memahami banyak aspek yang dibutuhkan untuk terus berkembang, setidaknya dalam dua musim terakhir.

"Dalam dua edisi terakhir, kami semua memahami poin yang dibutuhkan agar memiliki kemungkinan untuk finis di delapan besar," kata Chivu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article