Citra Infantino semakin buruk ketika ada tudingan dari Presiden Federasi Sepak Bola Yordania, Ali bin Hussein, yang mengeklaim FIFA sengaja menahan pencairan uang hadiah yang menjadi hak tim nasionalnya usai menembus final FIFA Arab Cup 2025. Dalam unggahannya di media sosial, Pangeran Ali membeberkan federasi yang dipimpinnya belum menerima sepeser pun uang hadiah dari turnamen FIFA Arab Cup 2025.
ESPN melansir, Yordania selaku finalis seharusnya berhak mengantongi hadiah uang sebesar 4,2 juta dolar Amerika Serikat, atau setara Rp75,2 miliar sesuai kurs saat ini. Sepanjang mendampingi Yordania di putaran final Piala Dunia 2026, Ali mengaku mendapat pesan terselubung dari pihak FIFA yang diduga merupakan gerbong dari Infantino.
Pesan itu perihal pencairan hadiah yang akan lancar asalkan bersedia memberikan dukungan politik demi memuluskan langkah Infantino kembali menjadi Presiden FIFA pada periode 2027-2031.
"Seluruh situasi ini sama dengan pemerasan dan kami menolak untuk menyerah pada hal itu. Uang yang seharusnya diterima tim kami belum diberikan. Sementara, pada saat yang sama FIFA menyombongkan berapa miliar cadangan dananya," cuit Ali di akun X pribadinya.