The Jakmania Siapkan Koreografi 3D Saat Persija Jumpa Persib

- The Jakmania menyiapkan koreografi 3D, koreo kertas, dan berbagai atraksi untuk mendukung Persija saat menghadapi Persib di GBK pada 12 September 2026.
- Aditya Putra menyebut koreografi 3D terakhir di tribun timur berlangsung pada era Stefano Cugurra, sementara biaya persiapan diserahkan kepada bidang acara.
- The Jakmania menilai laga Persija kontra Persib di GBK sebagai kepercayaan yang harus dijaga demi membuktikan dukungan suporter tetap positif di Jakarta.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum (Ketum) The Jakmania, Aditya Putra, mengungkapkan pihaknya akan mempersiapkan koreografi 3D saat Persija Jakarta jumpa Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026) nanti. Hal tersebut diharapkan bisa menciptakan atmosfer yang meriah saat Persija comeback ke SUGBK saat menjamu Persib setelah penantian selama tujuh tahun.
"Ada dong, koreo ada. Insya Allah nanti kami 3D di situ. Dan juga ada koreo kertas. Kami akan banyak atraksi untuk memberikan energi positif untuk Persija," kata Aditya kepada awak media.
1. Terakhir koreo 3D saat era Teco

The Jakmania semangati Persija di Sawangan. (Dok. Persija) Aditya mengenang, terakhir kali koreografi 3D itu dihadirkan The Jakmania adalah saat Persija masih diasuh Stefano 'Teco' Cugurra. Setelah itu, tak ada lagi koreo 3D, khususnya di tribune timur.
"Insya Allah, besok kami sudah lama tidak koreo, tapi utamanya di tribun timur, maksudnya. Karena mungkin terakhir di tribun timur itu sudah lama sekali, zamannya (Stefano) Teco (Cugurra)," kata Aditya.
2. Tak mempermasalahkan soal biaya

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Tabligh Akbar Milad The Jakmania yang digelar di Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (19/12) malam/Dok Diskominfotik DKI Jakarta Terkait biaya yang dikeluarkan untuk koreografi 3D tersebut, Aditya mengaku tak mempermasalahkan sama sekali. Yang terpenting adalah bagaimana memberikan dukungan positif bagi Persija.
"Biayanya ada deh. Saya mempercayakan kepada teman-teman bidang acara. Jadi, saya tutup mata. Yang terpenting bagaimana caranya kita memberikan energi positif untuk Persija," ujar Aditya.
3. Siap menjaga Jakarta dan SUGBK

Koreografi suporter Persija, The Jakmania, dalam laga lawan PSIM. (IDN Times/Sandy Firdaus) Aditya mengungkapkan, kini The Jakmania diberikan kepercayaan oleh banyak pihak. Terbitnya izin Persija lawan Persib di SUGBK adalah kepercayaan yang harus dijaga oleh seluruh anggota Jakmania dan suporter lainnya.
"Kepercayaan ini harus kami jaga dan buktikan, The Jakmania ini memang benar-benar pantas untuk selalu bisa bermain di Jakarta mendampingi Persija. Karena kebetulannya, pertandingan pertama (di kandang) lawan Persib," kata Aditya.


















