Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Vinicius Puji Keberanian Lamine Yamal Lawan Rasisme Suporter Spanyol

Vinicius Puji Keberanian Lamine Yamal Lawan Rasisme Suporter Spanyol
Potret winger Barcelona, Lamine Yamal. (Dok. LaLiga via Footballicious).
Intinya Sih
  • Vinicius Junior memuji keberanian Lamine Yamal yang mengecam nyanyian anti-muslim dari suporter Spanyol saat laga melawan Mesir, menyebutnya sebagai langkah penting melawan diskriminasi.
  • Yamal menegaskan lewat unggahan Instagram bahwa pelecehan terhadap agama tidak bisa ditoleransi, meski nyanyian itu tidak langsung ditujukan kepadanya sebagai pemain muslim.
  • Vinicius menyoroti pentingnya solidaritas antar pesepak bola dan menyerukan agar pemain terkenal menggunakan pengaruh mereka untuk memperjuangkan keadilan bagi kelompok minoritas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, memberikan apresiasi setinggi langit kepada bocah ajaib Barcelona, Lamine Yamal. Pujian ini dilontarkan usai Yamal mengutuk keras nyanyian anti-muslim dari suporter Spanyol saat menghadapi Mesir pada Rabu (1/4/2026).

Vinicius, yang juga kerap menjadi korban rasisme di Eropa, merasa mendapat amunisi tambahan dalam kampanye melawan diskriminasi. Ia menilai solidaritas pesepak bola menjadi kunci dalam menyuarakan keadilan.

1. Bentuk perlawanan Yamal

Dalam laga kontra Mesir, suporter Spanyol menyanyikan chants yang merendahkan kaum muslim. Nyanyian itu tidak ditujukan kepada Yamal, tetapi menyindir suporter Mesir yang mayoritas beragama muslim.

Yamal, yang bangga menjadi seorang muslim pun langsung mengecam insiden tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Pelecehan terhadap agama, menurut Yamal, tidak dapat ditoleransi.

"Saya seorang muslim, alhamdulillah. Kemarin, di stadion terdengar nyanyian 'yang tidak melompat adalah muslim'. Saya tahu itu ditujukan kepada tim lawan dan bukan sesuatu yang personal kepada saya, tetapi sebagai seorang muslim hal itu tetap merupakan bentuk ketidak-hormatan dan sesuatu yang tidak bisa ditoleransi," tulis Yamal.

2. Dukungan Vinicius ke Yamal

Vinicius mendukung perlawanan Yamal. Ia juga berharap para pemain lain bisa ikut turun tangan dalam memberantas diskriminasi.

"Semoga kita bisa terus melanjutkan perjuangan ini. Sangat penting bagi Lamine untuk berbicara mengenai hal tersebut karena itu bisa membantu orang lain," kata Vinicius dikutip dari ESPN.

3. Pesepak bola top harus jadi pengeras suara kaum minoritas

Vinicius sadar memiliki power dan uang sebagai pesepak bola top lebih mudah dalam melawan diskriminasi. Tetapi, tidak bagi mereka yang kaum miskin.

"Kami terkenal, kami punya uang, kami bisa menyeimbangkan situasi dengan lebih baik. Tetapi, orang-orang miskin dan kaum kulit hitam di mana pun pasti lebih menderita daripada kami. Jadi kita harus bersatu, terutama mereka yang memiliki suara lebih kuat, yaitu para pemain," ujar Vinicius.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in Sport

See More