Liverpool menempati urutan kelima dalam daftar ini. Kiprah Liverpool menjadi kejutan di Liga Champions 2017/2018. Bersama Juergen Klopp, Liverpool menembus final setelah terakhir kali pada 2007. Sayangnya, perjuangan mereka antiklimaks setelah kalah 1-3 dari Real Madrid.
Bisa dibilang, perjalanan Liverpool cukup sulit sebab harus memulai dari play-off kualifikasi. Setelah lolos, Liverpool impresif dengan total membuat 41 gol dari 15 laga. Kemenangan terbesar Liverpool terjadi ketika melawan Maribor dan Spartak Moscow dengan skor 7-0.
Meski gagal juara, Liverpool mampu mencuri atensi berkat performa sensasional tiga pemain depan mereka, yakni Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Trio lini serang Liverpool ini menyumbang masing-masing 10 gol dari total 41 gol yang tercipta. Beruntungnya, Liverpool membalaskan kekalahan dengan menjadi juara di Liga Champions 2018/2019.
Lima tim di atas menunjukkan produktivitas gol tinggi di Liga Champions. Kendati tidak semua mengakhiri kompetisi sebagai juara, performa mereka patut diapresiasi karena ketajaman lini serang. Tim-tim tersebut tak hanya produktif, tetapi semuanya bersejarah dengan mempunyai trofi Si Kuping Besar. Patut dinantikan kiprah mereka di Liga Champions 2026/2027.