Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Tim Piala Dunia 2026 yang Ganti Pelatih setelah Kualifikasi
ilustrasi pendukung (unsplash.com/Ahmet Kurt)
  • Enam tim peserta Piala Dunia 2026 mengganti pelatih setelah lolos kualifikasi, termasuk Uzbekistan, Tunisia, Maroko, Ghana, Arab Saudi, dan Curacao.
  • Pergantian dilakukan karena berbagai alasan seperti hasil buruk di turnamen regional, performa uji coba yang menurun, hingga keputusan pribadi pelatih sebelumnya.
  • Nama-nama besar seperti Fabio Cannavaro, Sabri Lamouchi, Carlos Queiroz, Georgios Donis, Mohamed Ouahbi, dan Dick Advocaat kini dipercaya memimpin tim masing-masing menuju Piala Dunia 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Para peserta Piala Dunia 2026 langsung beralih fokus setelah memastikan lolos dari kualifikasi. Namun, terdapat enam tim yang justru melakukan perubahan radikal. Mereka malah mengganti pelatih.

1. Uzbekistan menunjuk Fabio Cannavaro pada 5 Oktober 2025

Uzbekistan menjadi salah satu tim debutan di Piala Dunia 2026. Demi memaksimalkan kesempatan berharga ini, mereka pun memilih untuk menyerahkan tanggung jawab memimpin tim kepada sosok yang lebih terpandang. Federasi menunjuk Fabio Cannavaro pada 5 Oktober 2023, 3 bulan setelah memastikan lolos. Cannavaro menggantikan Timur Kapadze.

Cannavaro memang tidak pernah tampil di Piala Dunia sebagai pelatih seperti halnya Kapadze. Namun, pengalamannya sebagai juru taktik lebih kaya. Statusnya sebagai kapten Timnas Italia ketika menjadi juarai Piala Dunia 2006 menjadi faktor lain yang membuat Uzbekistan mengambil keputusan besar ini. Cannavaro mengakhiri 6 laga awalnya dengan 5 kemenangan dan 1 kekalahan.

2. Tunisia mengganti Sami Trabelsi dengan Sabri Lamouchi pada 14 Januari 2026

Tunisia memastikan lolos ke Piala Dunia 2026 bersama Sami Trabelsi usai menang 1-0 atas Guinea Ekuatorial pada 8 September 2025. Pada akhir tahun tersebut, mereka kemudian melakoni Piala Afrika. Langkah Tunisia terhenti pada 16 besar setelah kalah 2-3 dari Mali.

Federasi pun memutuskan untuk memecat Trabelsi. Mereka lantas mengumumkan Sabri Lamouchi sebagai pelatih barunya pada 14 Januari 2026. Lamouchi menang 1 kali dan imbang 1 kali dalam 2 pertandingan pertamanya sebagai arsitek Tunisia.

3. Mohamed Ouahbi menjadi pelatih baru Maroko pada 5 Maret 2026

Maroko berhasil menembus semifinal Piala Dunia 2026. Mereka mencapainya bersama Walid Regragui. Namun, Achraf Hakimi dan kolega tidak akan lagi dipimpin Regragui di Piala Dunia 2026. Sebab, pelatihnya tersebut mengundurkan diri pada 5 Maret 2026.

Regragui merasa negaranya butuh visi yang baru. Terlebih, mereka kalah dari Senegal pada final Piala Afrika 2025 yang berlangsung di negara sendiri. Maroko kemudian mempromosikan Mohamed Ouahbi dari tim U-20. Ia menang 1 kali dan seri 1 kali dalam 2 laga awalnya.

4. Ghana memilih Carlos Queiroz sebagai pengganti Otto Addo pada 13 April 2026

Ghana kalah empat kali beruntun dalam pertandingan uji coba setelah memastikan lolos ke Piala Dunia 2026. Federasi pun memutuskan untuk memecat sang pelatih, Otto Addo, pada 31 Maret 2026. Mereka kemudian meresmikan Carlos Queiroz sebagai arsitek anyarnya pada 13 April 2026.

Queiroz belum mendapat kesempatan untuk memimpin Ghana dalam pertandingan resmi. Ia bakal merasakannya ketika beruji coba dengan Meksiko pada 22 Mei 2026 dan Wales pada 2 Juni 2026. Ghana percaya dengan kemampuan Queiroz yang sebelumnya sudah pernah melatih di Piala Dunia dalam empat edisi berbeda.

5. Georgios Donis resmi melatih Arab Saudi mulai 23 April 2026

Georgios Donis resmi menjadi pelatih Arab Saudi yang baru pada 23 April 2026. Pria asal Yunani yang lahir di Jerman ini menggantikan Herve Renard yang dipecat sepekan sebelumnya. Arab Saudi mengambil langkah tersebut akibat dua kekalahan beruntun.

Renard sendiri memimpin Arab Saudi di Piala Dunia 2022. Arab Saudi menggantikannya dengan Roberto Mancini pada 2023 sebelum kembali menunjuknya setahun kemudian. Kini, mereka berharap pengalaman Donis di level klub menghadirkan sesuatu yang berbeda.

6. Dick Advocaat kembali melatih Curacao mulai 11 Mei 2026

Curacao merupakan negara terakhir yang melakukan pergantian pelatih jelang Piala Dunia 2026. Mereka menunjuk Dick Advocaat untuk menggantikan Fred Rutten pada 11 Mei 2026. Namun, Advocaat bukanlah sosok asing. Ia menukangi tim sejak 2024 sebelum mengundurkan diri pada Februari 2026 karena kondisi kesehatan sang putri. Rutten lantas menggantikan Advocaat dan kalah dalam dua laga pertamanya.

Dilansir Reuters, pemain dan sponsor kemudian menginginkan Advocaat untuk kembali. Rutten pun akhirnya memilih untuk mengundurkan diri. Baginya, ini bukan waktu untuk bertikai, melainkan momen bagi Curacao untuk maju yang memang bakal mencicipi Piala Dunia pertamanya. Bagi Advocaat, ia bakal sekaligus memecahkan rekor sebagai pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia. Ia kini berusia 78 tahun.

Kiprah enam tim di atas di Piala Dunia 2026 menarik untuk dinantikan. Sebab, mereka justru mengganti pelatihnya setelah lolos dari kualifikasi yang seharusnya menjadi momen persiapan sesungguhnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article