UEFA Nations League 2026/2027 telah menyelesaikan matchday keempat pada awal Oktober 2026, tetapi beberapa tim nasional masih harus berjuang keras mengatasi tumpulnya lini serang mereka. Menurut data Transfermarkt per 16 Oktober 2026 pukul 04.00 WIB, terdapat tiga kontestan yang belum mencetak satu gol pun. Ini alarm bahaya untuk segera berbenah agar bisa bersaing di grup masing-masing.
3 Tim yang Belum Cetak Gol hingga Matchday 4 UNL 2026/2027

Take a Deeper Read
1. Makedonia Utara terdampar di dasar klasemen Grup B1
Timnas Makedonia Utara harus menelan pil pahit di UEFA Nations League 2026/2027. Skuad berjuluk The Red Lynxes ini belum mampu mencetak satu gol pun hingga matchday keempat fase grup. Kondisi tersebut membuat Makedonia Utara terpuruk di dasar klasemen Grup B1.
Derita Makedonia Utara bermula dengan kalah 0-3 dari Swiss di markas sendiri. Langkah tim asuhan Blagoja Milevski makin berat dalam dua laga berikutnya, menyusul kekalahan identik (0-2) saat melawan Slovenia dan Skotlandia. Rentetan hasil buruk ini ditutup dengan kekalahan telak 0-3 saat melawat ke kandang Swiss.
2. Georgia terancam turun kasta
Timnas Georgia belum menyarangkan satu gol pun hingga matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027. Skuad berjuluk The Crusaders ini menelan kekalahan 0-1 saat menjamu Irlandia Utara pada pertandingan perdana. Hasil buruk di laga pembuka itu kemudian membuat Willy Sagnol didepak dari kursi kepelatihan. Ia digantikan Ramaz Svanadze.
Walaupun sudah berganti pelatih, kebuntuan lini depan Georgia berlanjut kontra Ukraina. Mereka imbang 0-0. The Crusaders baru menelan kekalahan lagi saat kalah 0-1 di markas Hungaria. Rentetan hasil tanpa kemenangan ini ditutup dengan skor imbang 0-0 saat menantang Irlandia Utara di Windsor Park Stadium. Georgia kini berada dalam posisi yang sangat rawan untuk turun kasta.
3. Liechtenstein tampil buruk di dua laga awal
Liechtenstein juga belum mencatatkan satu gol pun ke gawang lawan di UEFA Nations League 2026/2027. Skuad asuhan Konrad Funfstuck menjalani dua pertandingan sepanjang fase grup. Mereka tergabung di Liga D yang berisi 2 grup dengan masing-masing 3 peserta. Format berjumlah ganjil tersebut membuat satu negara mendapat giliran istirahat pada pekan pertandingan saat lainnya berhadapan.
Dalam dua kesempatan, lini depan Liechtenstein tampil buruk. Pada laga perdana di markas sendiri, skuad asuhan Funfstuck harus takluk 0-2 dari Lituania. Mereka tidak mampu mencetak gol.
Liechtenstein baru mendapatkan poin dengan meraih hasil imbang 0-0 saat bertandang ke markas Azerbaijan. Namun, mereka tetap belum bisa mencetak gol. Rentetan hasil minor dari dua laga akhirnya membuat Liechtenstein jatuh ke dasar klasemen Grup D2.
Lini depan Makedonia Utara, Georgia, dan Liechtenstein di UEFA Nations League 2026/2027 kurang tajam. Jika kebuntuan di lini depan ini gagal dipecahkan dalam waktu dekat, ancaman nyata berupa degradasi ke kasta yang lebih rendah maupun kegagalan untuk promosi sudah pasti menanti. Mungkinkah mereka bangkit?
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Hasil 5 Laga Terakhir MU per 14 Oktober 2026, Tanpa Kemenangan14 Oct 2026, 14:14 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- 4 Laga Pertama Newcastle United Gagal Menang Bareng Matthias Jaissle14 Oct 2026, 13:14 WIB
- 5 Penampilan Pertama Olivier Giroud Melawan Arsenal14 Oct 2026, 12:14 WIB