Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rachel/Febi Pelajari Permainan Bertenaga Ganda Jepang Jelang Asian Games

2 min read
Rachel/Febi Pelajari Permainan Bertenaga Ganda Jepang Jelang Asian Games
Ganda putri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dalam TC jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)
  • Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum menjalani latih tanding dengan sejumlah ganda putri Jepang di Tokyo.
  • Sesi latihan memberi Rachel/Febi gambaran karakter permainan ganda Jepang, termasuk Hinata Suzuki/Nao Yamakita.
  • Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi debut Rachel/Febi, dengan bulu tangkis dijadwalkan pada 20-29 September.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah latih tanding dengan Jepang jadi modal Rachel/Febi?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, mendapat pengalaman berharga dalam persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026, usai menjalani sejumlah uji coba melawan ganda putri Jepang pada pemusatan latihan di Tokyo.

Bagi Rachel/Febi, kesempatan berduel dengan para ganda Jepang bisa memperkaya solusi saat harus berlaga di Asian Games. Apalagi, mereka memang sempat jumpa dengan ganda Jepang di berbagai ajang sebelumnya.

  1. 1. Terasa berbeda, lebih seru

    Ganda putri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dalam TC jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)
    Ganda putri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dalam TC jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)

    Uji coba melawan ganda putri Jepang membuat suasana latihan Rachel/Febi terasa berbeda. Rachel/Febi merasakan suasana baru dan berhasil memberikan energi positif dalam persiapan tim.

    Selain itu, sesi tersebut bukan sekadar latihan bersama. Mereka bisa mendapatkan gambaran mengenai karakter permainan lawan yang mungkin kembali ditemui dalam Asian Games 2026.

    "Seru tadi bisa latih tanding dengan ganda-ganda Jepang. Biasanya jadi lawan, tapi hari ini bisa latihan bersama. Positif sekali hawanya dan ada suasana baru," kata Rachel dalam keterangan tertulis.

  2. 2. Petik pelajaran dari tim Jepang

    Tim beregu putri Indonesia jalani latih tanding dengan tim Jepang dalam TC jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)
    Tim beregu putri Indonesia jalani latih tanding dengan tim Jepang dalam TC jelang Asian Games 2026 (dok.PP PBSI)

    Di sisi lain, Febi menilai ada pelajaran berharga yang bisa dipetik dari pemain ganda putri Jepang. Menurut Febi, para pemain Jepang punya karakter permainan yang cukup khas dan terkenal ulet serta memiliki tenaga yang kuat. Sehingga latih tanding tersebut memberikan tantangan sekaligus pengalaman tambahan. Apalagi, salah satu pasangan yang menjalani latih tanding dengan Rachel/Febi adalah Hinata Suzuki/Nao Yamakita yang sudah sering tampil di World Tour Series.

    "Ganda Jepang terkenal ulet dan tenaganya cukup kencang. Tadi juga ada Hinata Suzuki/Nao Yamakita yang sudah sering ikut World Tour Series. Ini jadi tambahan modal kami ke Asian Games nanti," kata Febi.

  3. 3. Ingin maksimal di debut Asian Games

    Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum memenangkan perang saudara melawan pasangan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine di 32 besar
    Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum memenangkan perang saudara melawan pasangan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine di 32 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026. (Dok. PP PBSI)

    Edisi Aichi-Nagoya 2026 merupakan Asian Games pertama bagi Rachel/Febi. Dapat kepercayaan mewakili Merah Putih, Rachel/Febi ingin memanfaatkan kesempatan dengan memberikan penampilan terbaik.

    "Hasil dari Kejuaraan Dunia menjadi evaluasi bagi kami. Di sini kami harus lebih maksimal, tidak mau kalah, ditingkatkan lagi. Senang bisa dipercaya main Asian Games," kata Febi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More