Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Alasan Under Display Camera Jarang Dipakai oleh Smartphone
under display camera di HP REDMAGIC (global.redmagic.gg)
  • Kualitas foto UDC masih rendah, terutama di kondisi cahaya minim, dengan warna kurang akurat dan detail kabur dibanding kamera selfie konvensional.
  • Teknologi UDC belum sempurna karena panel layar kurang transparan dan pixel grid belum optimal, sehingga hasil foto dan fungsi seperti face recognition terganggu.
  • UDC lebih sering dipakai di smartphone gaming dan lipat, sementara produsen lain tetap memilih kamera punch hole karena kualitas gambar lebih baik dan teknologi lebih matang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Under display camera (UDC) merupakan jenis kamera yang ditanamkan di dalam layar smartphone. Sistem tersebut membuat kamera tak terlihat dan memberikan kesan full screen pada layar. Konsep UDC memang terdengar futuristik, canggih, dan nampak seperti masa depan smartphone. Meski begitu, UDC sangat jarang digunakan, lho! Mengapa begitu?

1. UDC punya kualitas gambar yang buruk

under display camera di HP Samsung (samsung.com)

Berdasarkan pengetesan Android Authority, UDC punya kualitas yang sangat buruk jika dibandingkan dengan kamera selfie konvensional. Di kondisi cahaya optimal UDC tak bisa memberikan warna foto yang akurat. Jika diperbesar, detail di UDC juga nampak halus dan terkesan memiliki efek foggy atau berkabut.

Dalam kondisi low light UDC sama sekali tak bisa diandalkan. Fotonya gelap, lensanya sama sekali tak bisa menangkap cahaya, dan objek hampir tidak terlihat. Efek blur juga nampak di foto UDC yang mengesankan foto ditangkap menggunakan kamera berkualitas rendah. Beberapa UDC juga memiliki resolusi kecil seperti 4MP yang membuat hasil fotonya tak cocok untuk dipamerkan di media sosial.

2. Teknologi UDC masih belum sempurna

under display camera di HP REDMAGIC (global.redmagic.gg)

Laman Screen Shield menjelaskan bahwa UDC dapat tercipta dengan bantuan beberapa teknologi seperti material panel transparan dan penataan piksel khusus pada layar. Semua teknologi tersebut memang terus berkembang, tapi perkembangannya masih belum sempurna dan memiliki banyak kekurangan.

Salah satu contohnya adalah panel yang masih kurang transparan. Hal tersebut membuat cahaya sulit masuk ke lensa dan bikin hasil foto kurang optimal. Teknologi pixel grid di UDC juga belum dioptimalkan sehingga potongan kamera belum sepenuhnya hilang dari layar. Aksesori pendukung seperti screen protector juga tidak dirancang khusus untuk UDC sehingga mengganggu kinerja kamera.

3. Kamera depan punch hole masih sangat populer

ilustrasi kamera depan punch hola (unsplash.com/Andrey Matveev)

Jika membahas popularitas, tentunya UDC masih kalah dari kamera depan punch hole. Kamera depan punch hole memang masih memunculkan satu potongan atau bulatan kecil di layar. Namun, potongan tersebut sangat kecil sehingga tidak mengganggu pengalaman penggunaan. Kualitas foto dan video yang dihasilkan juga jauh lebih baik dari UDC. Semua hal tersebut membuat kamera depan punch hole bisa memberikan keseimbangan antara estetika smartphone dengan hasil gambar yang optimal. Sangat berbeda dengan UDC yang hanya mengedepankan estetika layar.

4. UDC menghambat fungsi tertentu

under display camera di HP REDMAGIC (global.redmagic.gg)

Karena posisinya yang ada di bawah layar, UDC bisa menghambat berbagai fungsi, salah satunya adalah sistem face recognition. Berbagai sumber menjelaskan bahwa beberapa perusahaan seperti Samsung dan Apple sedang mencoba mengembangkan UDC yang bisa mengoptimalkan face recognition. Mereka mencoba berbagai cara seperti membuat dual UDC hingga mencipatkan jenis kamera baru bernama Polar UDC. Sayangnya, hingga sekarang belum ada perangkat yang berhasil mengimplementasikan face recognition secara sempurna di UDC.

5. UDC hanya cocok buat smartphone gaming dan lipat

under display camera di HP OPPO (oppo.com)

Meski memiliki banyak kekurangan tapi masih ada beberapa smartphone yang menggunakan UDC. Dilansir Smartprix, UDC lebih sering digunakan di smartphone gaming seperti ZTE nubia REDMAGIC 9, REDMAGIC 10, hingga REDMAGIC 11 series. Beberapa smartphone lipat seperti Samsung Galaxy Z Fold 3, Galaxy Z Fold 4, dan Galaxy Z Fold 5 juga pakai UDC. Sementara itu, dikabarkan bahwa Apple juga akan mengimplementasikan UDC di smartphone terbaru mereka, yaitu iPhone Fold atau iPhone Ultra.

UDC sebenarnya merupakan teknologi dan inovasi yang sangat revolusioner. Namun, perkembangannya terhitung lambat dan fungsinya sebagai kamera depan masih kurang optimal. Produsen smartphone tentunya tak ingin mengambil risiko dengan menggunakan teknologi yang belum matang. Daripada menggunakan UDC mereka lebih memilih memakai kamera punch hole atau notch.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article