Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Baterai HP 5000 mAh Masih Layak pada 2026?

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Samsung Memory)
Intinya sih...
  • Apakah baterai 5000 masih layak di tahun 2026? Baterai 5000 mAh masih worth it di tahun 2026, dengan daya tahan yang cukup untuk penggunaan kasual dan harian.
  • Masih banyak HP dengan baterai 5000 mAh. Produsen besar seperti SONY, Samsung, atau Google masih setia dengan baterai 5000 mAh.
  • Daya tahan baterai tak cuma ditentukan oleh kapasitasnya. Optimalisasi software, suhu, dan pengaturan HP juga sangat berpengaruh terhadap daya tahan baterai.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Berkembangnya teknologi baterai silicon carbon memberikan peningkatan yang besar terhadap daya tahan HP. Tak melulu berkutat pada kapasitas 5000 atau 6000 mAh, saat ini sudah banyak HP dengan baterai berkapasitas 6500-8000 mAh. Namun, di tengah gempuran baterai jumbo beberapa produsen seperti Google, Samsung, dan Apple masih kekeh dengan penggunaan baterai 5000 mAh.

Mereka enggan memaksimalkan kapasitas baterai dan menggunakan silicon carbon. Alhasil, kapasitas baterainya stuck di sekitar 5000 mAh. Pertanyaannya, apakah baterai 5000 mAh masih layak pada 2026 di tengah maraknya kapasitas raksasa? Mari cari tahu inspirasinya!

1. Apakah baterai 5000 masih layak di tahun 2026?

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Nicolas Hirajeta)

Jika melihat daya tahan dan penggunaan di dunia nyata, baterai 5000 mAh masih worth it pada 2026. Daya tahannya memang tak akan menandingi baterai 6000-8000 mAh, tetapi untuk penggunaan kasual dan harian ia sudah lebih dari cukup. Pengetesan dari GSMArena mengungkap fakta bahwa beberapa HP dengan baterai 5000 mAh mampu bertahan sekitar 12-17 jam non stop.

Di kelas mid-range, Samsung Galaxy A56 bisa bertahan sekitar 12 jam. Naik ke flagship, ada Samsung Galaxy S25 Ultra dengan baterai 5000 mAh yang bisa bertahan hingga 14 jam 49 menit. iPhone 17 Pro Max menjadi juaranya karena mampu bertahan hingga 17 jam 58 menit dengan kapasitas 5088 mAh. Menariknya, mereka mampu mempecundangi HP lain yang kapasitas baterai yang lebih besar.

2. Masih banyak HP dengan baterai 5000 mAh

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Rob Hampson)

Hingga kini masih banyak HP dengan baterai 5000 mAh, khususnya dari produsen raksasa seperti SONY, Samsung, atau Google. Di kelas menengah, Samsung Galaxy A series seperti A17 5G dan A36 masih pede dengan kapasitas 5000 mAh. Flagship seperti SONY Xperia 1 VII juga tetap bertahan dengan baterai 5000 mAh sejak beberapa tahun lalu. Tak jauh berbeda, Google Pixel 10 Pro XL dan 9a hanya memberikan sedikit peningkatan dengan baterai 5200 dan 5100 mAh. Selama produsen besar masih setia dengan baterai 5000 mAh, maka kapasitas tersebut akan terus eksis.

3. Daya tahan baterai tak cuma ditentukan oleh kapasitasnya

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Đức Trịnh)

Kapasitas besar memang menjamin baterai bertahan lama. Namun, hal tersebut bukan satu-satunya aspek yang meningkatkan daya tahan baterai. Beberapa hal seperti optimalisasi software, suhu, dan pengaturan HP juga sangat berpengaruh. Dilansir Tataneu, iPhone memang memiliki kapasitas baterai yang kecil, tetapi iOS sangat optimal sehingga mampu meningkatkan daya tahan baterai.

Panas berlebih atau overheat juga menjadi musuh utama baterai. Jika mengalami overheat baterai akan cepat terkuras dan kesehatannya juga menurun lebih cepat. Untuk pengaturan HP sendiri, beberapa hal seperti kecerahan layar, pengaturan refresh rate, hingga mode yang digunakan juga berpengaruh. Jadi walau kapasitas baterainya kecil bukan berarti suatu HP pasti memiliki daya tahan baterai yang buruk.

4. Daya tahan baterai bergantung pada pengunanya

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/omid armin)

Sebagai pengguna, kamu harus menggunakan HP dengan sewajarnya. Sebab, daya tahan baterai sangat bergantung dengan penggunaan. Salah satunya adalah gaming. Dilansir Android Authority, jika kamu terlalu sering menggunakan HP untuk bermain game maka daya tahan baterai akan menurun. Hal tersebut juga berlaku jika kamu kerap membuka dan menjalankan aplikasi berat.

Saat mengecas kamu tak boleh terlalu sering menggunakan HP. Kebiasaan tersebut dapat memicu panas berlebih yang akhirnya mengurangi daya tahan dan usia baterai. Saat di luar ruangan yang terik kamu juga harus menyimpan dan jangan terlalu sering memainkan HP karena bisa meningkatkan risiko overheat. Jangan lupa selalu tutup aplikasi latar belakang jika tidak digunakan.

5. Gunakan baterai di atas 5000 mAh untuk pekerjaan berat

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Jonas Leupe)

Jika kamu merupakan power user yang sering melakukan pekerjaan berat, maka baterai 5000 mAh sama sekali tak cocok. Sebaliknya, belilah HP dengan kapasitas baterai super besar seperti 5500, 6000, hingga 8000 mAh. Saat ini juga sudah banyak HP dengan baterai jumbo. Di harga Rp2 jutaan ada TECNO Pova 7 yang menghadirkan baterai 7000 mAh. Adapun, berbagai HP gaming seperti ROG Phone 9 Pro dan nubia REDMAGIC 11 Pro punya baterai 5800 dan 7500 mAh. Andalkan baterai sebesar itu, mereka bisa bertahan hingga dua hari.

Apakah baterai HP 5000 mAh masih layak di 2026? Jawabanya masih, tetapi hanya untuk penggunaan ringan dan kasual. Jika mendambakan HP gaming atau sering menggunakan smartphone untuk pekerjaan berat, maka baterai 5000 mAh sudah kurang mumpuni. Jadi kamu harus paham soal kebutuhan dan preferensi sebelum memutuskan untuk beli HP.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

Apa itu NFC pada HP? Ini Pengertian dan Fungsinya

05 Jan 2026, 16:45 WIBTech