Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sejarah dan Evolusi Samsung Galaxy A Series, Pernah Pakai yang Mana?

Sejarah dan Evolusi Samsung Galaxy A Series, Pernah Pakai yang Mana?
ilustrasi Samsung Galaxy A (unsplash.com/Đức Trịnh)
Intinya Sih
  • Samsung Galaxy A Series pertama kali hadir tahun 2010 sebagai lini ponsel kelas menengah dengan fokus pada layar, performa, dan kamera yang kompetitif di pasarnya.
  • Setiap generasi membawa perubahan besar, mulai dari desain elegan, fitur NFC dan 5G, hingga penggunaan chipset Exynos serta peningkatan kualitas layar dan kamera.
  • Generasi terbaru menonjolkan teknologi AI seperti Awesome Intelligence serta desain premium dengan frame metal dan kaca, menegaskan evolusi Galaxy A menuju pengalaman layaknya flagship.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Samsung terus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu produsen HP paling terkemuka di dunia. Untuk mempertahankan title tersebut, Samsung memborbardir pasar dengan berbagai seri HP, salah satunya Galaxy A. Samsung Galaxy A sendiri merupakan seri HP mid-range atau kelas menengah andalan Samsung. Seri tersebut hadir dengan layar juara, performa bersaing, dan kamera terbaik di kelasnya.

Samsung Galaxy A memiliki sejarah yang panjang sejak pertama dikenalkan pada tahun 2010. Samsung Galaxy A juga terus berkembang, menghadirkan inovasi baru, dan kian mengikuti tren agar tetap relevan di era smartphone yang terus berubah. Hingga kini sudah ada puluhan produk yang berada di bawah nama Galaxy A. Mau tahu bagaimana perjalanan sejarah dan evolusi Samsung Galaxy A Series? Yuk, kita ulik hingga tuntas!

1. Generasi awal

ilustrasi Samsung Galaxy A
ilustrasi Samsung Galaxy A (unsplash.com/Christian Wiediger)

Dilansir GSMArena, Samsung Galaxy A merupakan produk pertama dari seri ini karena diluncurkan pada tahun 2010. Spesifikasinya sangat rendah untuk standar modern, yaitu layar Super AMOLED 3,7 inci, baterai 1500 mAh, chipset TI OMAP 3430, dan dibekali Android 2.1 (Eclair). Setelah merilis produk pertama, pada tahun 2016 Samsung kembali meremajakan Galaxy A dan merilis lini baru dengan nama yang sama.

Dilengkapi NFC, Samsung Pay, dan pengecasan yang lebih ngebut, lini tersebut menjadi titik balik Galaxy A. Loncat ke tahun 2017, Galaxy A generasi baru kembali, yaitu Galaxy A3, A5, dan A7. Seri tahun 2017 kembali membuat definisi baru dengan menawarkan desain elegan, layar AMOLED, hingga ketahanan tinggi. Resolusi kamera juga meningkat menjadi 16 MP dan layar menjadi lebih luas di 5,7 inci.

2. Generas 0

ilustrasi Samsung Galaxy A
ilustrasi Samsung Galaxy A (unsplash.com/Ravi Sharma)

Generasi awal Samsung masih bereksperimen dan belum yakin terkait arah dari Samsung Galaxy A series. Di generasi 0 inilah Samsung merombak habis-habisan Galaxy A dan membuatnya lebih terdefinisi, jelas, dan mulai memberikan identitas untuk seri kelas menengah ini. Dirilis pada tahun 2019, generasi ini mencakup beberapa HP, seperti Samsung Galaxy A10s, Galaxy A50, dan Galaxy A80.

Generasi 0 memiliki satu bahasa desain yang serasi, yaitu layar besar, memanjang, tanpa tombol, dan tampilan elegan. Beberapa produk dilengkapi dengan layar AMOLED, ada yang menggunakan panel IPS, dan tak sedikit yang dilengkapi dengan lebih dari satu kamera. Bahkan, salah satu modelnya, yaitu Galaxy A80, memiliki sistem kamera yang bisa diputar. Jadi, kamera belakangnya juga bisa menjadi kamera depan.

3. Generasi pertama dan kedua

ilustrasi Samsung Galaxy A
ilustrasi Samsung Galaxy A (unsplash.com/aashish chindaliya)

Di generasi kedua dan ketiga ini Samsung Galaxy A sudah terlihat sempurna. Samsung terlihat sudah menemukan racikan yang pas untuk seri Galaxy A. Tak ada fitur aneh, teknologi menyimpang, atau eksperimen yang dibuat hanya untuk menarik perhatian. Di generasi ini Samsung juga mulai menggunakan jaringan 5G secara luas. Samsung Galaxy A52s 5G dan A71 5G merupakan beberapa contohnya.

Soal desain generasi ini menjadi peralihan dari generasi 0 yang eksperimental menuju generasi terbaru yang lebih modern. Samsung mulai meninggalkan warna yang mencolok dan lebih berfokus pada warna kalem yang cocok buat banyak orang. Berbagai penyempurnaan seperti refresh rate 120 Hz, chipset ngebut Snapdragon 778G, kamera telephoto, dan kembalinya sertifikasi IP67 juga ditonjolkan di generasi ini.

4. Generasi ketiga dan keempat

ilustrasi Samsung Galaxy A
ilustrasi Samsung Galaxy A (unsplash.com/Andrey Matveev)

Masuk tahun 2022 dan 2023, muncul dua generasi, yaitu generasi ketiga dan keempat. Di dua generasi tersebut, Samsung mulai mengadopsi chipset Exynos buatan mereka secara luas. Samsung Galaxy A54, A33, dan A13 merupakan beberapa model yang ditenagai chipset Exynos. Langkah tersebut cukup berani dan membuat ketergantungan Samsung terhadap Qualcomm mulai hilang.

Sayangnya, kabar buruk datang dari generasi ini. Pada tahun 2023, Samsung Galaxy A7x, yang merupakan seri tertinggi Galaxy A, dihentikan produksinya. Jadi, tidak ada Samsung Galaxy A74 dan Galaxy A73 merupakan model terakhir dari lini tersebut. Di generasi ini, lonjakan harga yang signifikan juga mulai terjadi, khususnya di model kelas atas seperti A3x dan A5x.

5. Generasi kelima dan keenam

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Andrey Matveev)

Generasi kelima dan keenam merupakan seri teranyar saat artikel ini ditulis pada awal tahun 2026. Berbeda dari generasi sebelumnya, generasi kelima dan keenam memiliki fokus berbeda, yaitu pada AI, kamera, dan build quality. Laman resmi Samsung menjelaskan kalau seri kelima dan keenam dibekali Awesome Intelligence, yaitu sistem AI khas Galaxy A yang mencakup Circle to Search hingga Object Eraser.

Di aspek kamera, spesifikasinya terlihat tidak mengalami peningkatan signifikan dengan resolusi 50 MP (kamera utama) atau 12 MP (kamera ultrawide). Namun, berbagai fitur seperti video HDR, perekaman 4K yang stabil, sistem OIS, dan Nightography mulai dikenalkan di seri ini. Tampil mewah bak flagship, generasi kelima dan keenam juga mengimplementasikan frame metal dan back door kaca.

Sejarah dan evolusi Samsung Galaxy A series sudah berjalan panjang sejak awal dekade 2010-an. Berbagai perubahan telah terjadi dan sebagai konsumen kita menyaksikan semua perubahan tersebut. Agar bisa terus relevan dengan target pasarnya, Samsung Galaxy A series juga selalu berinovasi. Di masa depan, pasti Samsung akan terus berkembang dan memberikan peningkatan pada seri ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More