Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apple A20 Pro Unjuk Gigi di Geekbench, Performa Tak Main-main
Apple A20 Pro (apple.com)
  • Apple A20 Pro muncul di Geekbench 6.7 pada perangkat yang diduga iPhone 18 Pro Max, mencetak 4.725 poin single-core dan 12.575 poin multi-core dengan CPU enam inti.
  • Dalam perbandingan awal, A20 Pro mengungguli Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Dimensity 9600 Pro, terutama pada single-core; namun Xiaomi Xring O3 mencatat 14.350 poin multi-core.
  • GPU A20 Pro meraih 64.069 poin di Geekbench Metal, sekitar 40 persen di atas A19 Pro. Hasil benchmark ini berasal dari pengujian tertentu dan belum mencerminkan semua penggunaan nyata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah peluncuran iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan HP lipat iPhone Duo menjadi perhatian publik, kini hasil pengujian performa chipset-nya mulai terungkap. Apple A20 Pro yang menjadi dapur pacu perangkat-perangkat tersebut muncul dalam sebuah entri di database Geekbench. Apple A20 Pro unjuk gigi di Geekbench dengan mencatatkan skor tinggi, terutama pada pengujian single-core. Hasil ini bahkan memperlihatkan keunggulan cukup jauh atas sejumlah calon chip flagship Android dari Qualcomm dan MediaTek.

Meski begitu, A20 Pro tidak unggul dalam seluruh kategori pengujian. Xiaomi Xring O3 justru mencatat skor multi-core lebih tinggi, sehingga persaingan chip smartphone flagship tidak sepenuhnya dimenangkan Apple. Lantas, seberapa tinggi performa A20 Pro berdasarkan hasil benchmark tersebut? Berikut hasil pengujiannya.

1. Apple A20 Pro raih 4.725 poin pada single-core

A20 Pro muncul dalam pengujian Geekbench 6.7 melalui perangkat berkode iPhone19,3 yang diduga merupakan iPhone 18 Pro Max (browser.geekbench.com)

Mengutip Notebookcheck, A20 Pro muncul dalam pengujian Geekbench 6.7 melalui perangkat berkode iPhone19,3 yang diduga kuat merupakan iPhone 18 Pro Max. Dalam pengujian tersebut, chip ini mencatat 4.725 poin pada single-core dan 12.575 poin pada multi-core. Hasil ini menjadi salah satu penampilan perdana A20 Pro di Geekbench yang diketahui publik.

Geekbench mengidentifikasi bahwa chip A20 Pro memiliki enam inti CPU dalam konfigurasi 2 + 4. Dua inti performanya dilaporkan mampu mencapai kecepatan hingga 4,93 GHz, sedangkan perangkat pengujian dibekali RAM fisik 12 GB. Kecepatan yang hampir menyentuh 5 GHz ini menjadi salah satu detail menarik dari hasil benchmark A20 Pro.

2. A20 Pro unggul dari Snapdragon dan Dimensity

Snapdragon 8 Elite Gen 5 (qualcomm.com)

Jika dibandingkan dengan hasil awal sejumlah calon chip flagship Android, A20 Pro terlihat memiliki keunggulan cukup besar pada pengujian single-core. Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dilaporkan mencatat 3.434 poin single-core dan 9.334 poin multi-core dalam pengujian awal. Berdasarkan perbandingan hasil individual tersebut, A20 Pro unggul sekitar 38 persen pada single-core dan 35 persen pada multi-core.

Menariknya, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dilaporkan mampu mencapai frekuensi puncak 5,01 GHz yang artinya sedikit lebih tinggi daripada A20 Pro. Namun, frekuensi clock yang lebih tinggi tidak otomatis menghasilkan skor benchmark lebih tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa arsitektur, efisiensi inti, dan faktor optimasi lainnya juga berperan dalam menentukan performa chip.

Sementara itu, MediaTek Dimensity 9600 Pro dilaporkan memiliki skor Geekbench 6.7 sekitar 3.400 poin single-core dan 12.000 poin multi-core. A20 Pro masih unggul cukup jauh dalam pengujian single-core, sedangkan selisih pada multi-core lebih tipis. Perlu diingat, Dimensity 9600 Pro merupakan calon chip flagship Android yang hasilnya masih berupa bocoran.

3. Xring O3 unggul di multi core

XRING O3 (x.com/@TECHINFOSOCIALS)

Meski A20 Pro dominan dalam pengujian single-core, chip ini bukan pemenang mutlak dalam seluruh kategori. Xiaomi Xring O3 yang digunakan pada Xiaomi Pad 9 Pro Max mencatat 3.699 poin single-core dan 14.350 poin multi-core. Artinya, chip Xiaomi masih berada di bawah A20 Pro dalam single-core, tetapi berhasil mengunggulinya dalam multi-core.

Berdasarkan skor tersebut, A20 Pro sekitar 28 persen lebih cepat dalam single-core, sedangkan Xring O3 unggul sekitar 14 persen dalam multi-core. Perbedaan ini memperlihatkan bahwa jumlah inti dan pendekatan desain CPU dapat memengaruhi hasil pengujian. A20 Pro memiliki enam inti, sementara Xring O3 menggunakan 10 inti, meskipun jumlah inti bukan satu-satunya penentu performa.

4. GPU A20 Pro juga mengalami peningkatan

Apple A20 Pro (apple.com)

Kemampuan grafis A20 Pro turut muncul dalam pengujian terpisah. Melalui Geekbench 6.7 Metal, GPU A20 Pro pada perangkat iPhone 19 mencatat 64.069 poin. Sebagai pembanding, GPU A19 Pro pada iPhone 17 Pro Max mencatat 45.683 poin dalam pengujian yang dirujuk.

Berdasarkan kedua skor tersebut, GPU A20 Pro mencatat peningkatan sekitar 40 persen dibandingkan A19 Pro dalam benchmark tersebut. Notebookcheck menyebut sejumlah faktor yang mungkin berkontribusi terhadap peningkatan ini, termasuk tambahan inti GPU dan penggunaan proses fabrikasi N2 berbasis GAAFET dari TSMC. Namun, hasil benchmark tetap merupakan gambaran pada pengujian tertentu, bukan jaminan bahwa seluruh aplikasi akan mengalami peningkatan performa dalam persentase yang sama.

5. Diduga inti performa memakai P-Core "Super" Apple M6

Apple M6 dan M5 Ultra (apple.com)

Salah satu spekulasi yang muncul dari skor single-core A20 Pro adalah kemungkinan penggunaan inti performa yang memiliki karakteristik serupa dengan “Super” P-core pada chip Apple M6. Dugaan ini muncul karena skor single-core A20 Pro terbilang tinggi, tetapi belum ada hasil Geekbench Apple M6 yang dapat dijadikan pembanding langsung. Karena itu, hubungan antara inti A20 Pro dan Apple M6 belum dapat dianggap sebagai fakta yang terkonfirmasi.

Terlepas dari dugaan tersebut, hasil dari Apple A20 Pro unjuk gigi di Geekbench menunjukkan bahwa produk tersebut berpotensi menjadi chip smartphone yang sangat kompetitif. Skor single-core yang tinggi, frekuensi hingga 4,93 GHz, serta peningkatan performa GPU menjadi daya tarik utama dari hasil pengujian ini. Namun, performa akhir tetap perlu dilihat melalui lebih banyak perangkat dan pengujian nyata setelah iPhone 18 Pro Max tersedia secara luas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article