Permintaan RAM dan storage terus melesat karena pembangunan besar-besaran infrastruktur AI di seluruh dunia. Pasokan RAM untuk gadget pun semakin menipis. Situasi ini memaksa produsen smartphone menghadapi dilema berat. Mereka harus memilih menaikkan harga, memangkas spesifikasi, atau mencari cara lain agar tetap kompetitif. Buktinya, beberapa smartphone keluaran terbaru dari Xiaomi, TECNO, dan Infinix sekarang mengalami peningkatan harga cukup signifikan.
Produsen RAM utama, seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron kini lebih berfokus memenuhi pesanan server dan pusat data AI. Dampaknya terasa hingga rantai pasok smartphone menghadapi kenaikan biaya produksi. Dilansir laman International Data Corporation (IDC), berikut adalah respons para produsen smartphone dalam menghadapi krisis RAM.
