Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Berapa Lama Baterai Smartphone Menurun dan Harus Diganti?
sebuah smartphone (unsplash.com/@jaehunpark)
  • Usia baterai smartphone ditentukan oleh siklus pengisian dan intensitas pemakaian, bukan semata tahun penggunaan; baterai lithium-ion umumnya mempertahankan sekitar 80 persen kapasitas awal setelah ratusan siklus.
  • Penggantian layak dipertimbangkan saat kapasitas sekitar 80 persen atau daya tak lagi memenuhi kebutuhan harian, ditandai baterai cepat habis, persentase tidak wajar, mati mendadak, atau pengisian tidak stabil.
  • Pada pemakaian normal, baterai biasanya nyaman dipakai dua hingga empat tahun; panas berlebih, game sambil mengisi daya, dan baterai hingga nol persen dapat mempercepat penurunan kualitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Baterai merupakan salah satu komponen yang paling cepat mengalami penurunan kualitas pada smartphone. Seiring bertambahnya usia perangkat, kapasitas penyimpanan daya akan berkurang sehingga waktu penggunaan menjadi lebih singkat dibanding saat pertama kali dibeli.

Beberapa tahun lalu, tidak sedikit orang mengganti smartphone ketika baterainya mulai boros. Sekarang, penggantian baterai menjadi pilihan yang lebih ekonomis dibanding membeli perangkat baru. Pergantian baterai smartphone dapat dilakukan dengan mudah di service center resmi, maupun konter terpercaya.  Pertanyaannya, kapan sebenarnya baterai smartphone sudah layak diganti dan bagaimana cara mengenali tanda-tandanya?

1. Umur baterai HP tidak ditentukan oleh tahun pemakaian

potret smartphone Android (unsplash.com/@amanz)

Pabrikan umumnya mengukur usia baterai berdasarkan siklus pengisian daya. Satu siklus berarti penggunaan total sebesar 100 persen, baik dalam satu kali pengisian maupun beberapa kali pengisian yang jika dijumlahkan mencapai angka tersebut.Sebagian besar baterai lithium-ion dengan teknologi terbaru masih mampu mempertahankan sekitar 80 persen kapasitas awal setelah ratusan siklus pengisian. Karena faktor tersebut, usia baterai lebih dipengaruhi oleh intensitas penggunaan dibanding sekadar umur perangkat.

2. Ada beberapa tanda baterai mulai perlu diganti

potret sebuah smartphone (unsplash.com/@frederikli)

Penurunan kapasitas baterai biasanya muncul secara bertahap. Smartphone yang sebelumnya mampu bertahan seharian penuh mungkin hanya sanggup digunakan selama beberapa jam setelah bertahun-tahun pemakaian. Gejala lain yang sering muncul meliputi persentase baterai yang turun secara tidak wajar, perangkat mati mendadak meski indikator masih menunjukkan sisa daya, atau proses pengisian yang terasa tidak stabil. Kondisi ini dapat menjadi sinyal bahwa kesehatan baterai sudah menurun cukup jauh, terutama ketika smartphone sudah digunakan beberapa tahun 

3. Pengguna biasanya mengganti baterai setelah 2 hingga 4 tahun

potret smartphone Android (unsplash.com/@khodzinskyi)

Pada penggunaan normal, beberapa baterai smartphone tetap nyaman digunakan selama dua hingga empat tahun. Rentang waktu tersebut dapat lebih pendek pada perangkat yang sering dipakai bermain game berat atau terus-menerus terhubung ke charger dan sering diisi ulang daya.Sebaliknya, pemakaian yang lebih ringan biasanya membuat baterai bertahan lebih lama. Beberapa pengguna masih dapat menggunakan baterai bawaan pabrik selama lima tahun meski daya tahannya sudah berkurang dibanding kondisi awal, terutama pada baterai berkapasitas besar. 

4. Kesehatan baterai lebih penting daripada usia pemakaian

ilustrasi menggunakan smartphone (unsplash.com/@plhnk)

Sebagian besar smartphone keluaran terbaru sudah menyediakan fitur pemantauan kesehatan baterai. Pengguna iPhone dapat melihat Battery Health secara langsung, sedangkan sejumlah smartphone Android menyediakan fitur serupa melalui sistem bawaan atau aplikasi diagnostik. Jika kesehatan baterai masih berada pada kisaran 80 persen atau lebih dan perangkat tetap nyaman digunakan, penggantian baterai belum menjadi kebutuhan mendesak. Namun, fokus utama sebaiknya berada pada pengalaman penggunaan sehari-hari, bukan hanya usia perangkat. Jika dalam setahun baterai mengalami penurunan signifikan, maka tidak perlu menunggu lebih lama lagi untuk ganti baru.  

5. Kebiasaan baik dapat memperpanjang umur baterai

potret iPhone sedang diisi daya (unsplash.com/@studioproper)

Paparan panas berlebih merupakan salah satu musuh utama baterai lithium-ion. Bermain game berat sambil mengisi daya atau meninggalkan smartphone di bawah sinar matahari dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai. Kesehatan baterai jangka panjang bisa dijaga dengan cara menggunakan charger berkualitas, menjaga HP agar tidak overheat, dan menghindari baterai habis sama sekali sampai nol persen. 

Tidak ada angka pasti yang menentukan kapan baterai smartphone harus diganti. Pada umumnya, penggantian mulai layak dipertimbangkan ketika kapasitas baterai turun hingga sekitar 80 persen atau saat daya tahan sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan harian. Bagi beberapa pengguna, kondisi tersebut biasanya terjadi setelah dua hingga empat tahun pemakaian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article