Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Ukuran Aplikasi HP Makin Membesar? Ini Penjelasannya

3 min read
Kenapa Ukuran Aplikasi HP Makin Membesar? Ini Penjelasannya
ilustrasi aplikasi HP (unsplash.com/Brett Jordan)
  • Ukuran aplikasi HP membesar karena pembaruan rutin menambahkan fitur, kode, grafis, font, suara, dan sistem baru yang membutuhkan lebih banyak data serta pemrosesan.
  • Kualitas visual aplikasi meningkat melalui resolusi grafis lebih tinggi, aset lebih banyak, transisi realistis, UI baru, gestur, ikon, warna, dan menu tersembunyi.
  • Cache yang menumpuk turut membengkakkan aplikasi; pengguna dapat menghapus cache, menghapus aplikasi jarang dipakai, mematikan pembaruan otomatis, atau mengganti HP berpenyimpanan kecil.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Beberapa tahun yang lalu HP dengan storage 32 atau 64 GB sudah lebih dari cukup untuk menyimpan banyak aplikasi. Namun, sekarang kebutuhan storage HP sudah meningkat jauh, yaitu minimal di 128 atau 256 GB. Peningkatkan kebutuhan storage tersebut dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya ukuran aplikasi yang membengkak.

Aplikasi HP tak hanya berukuran 20, 30, atau 50 MB, tapi sudah membesar hingga 100, 200, bahkan tembus 900 MB sampai 1 GB. Jika masih menggunakan HP dengan storage berukuran kecil, kamu jadi tak bisa menginstal banyak aplikasi. Lantas, kenapa ukuran aplikasi HP semakin membesar? Cari tahu jawabannya di artikel ini, yuk!

  1. 1. Adanya update yang menambah fitur baru

    ilustrasi aplikasi HP
    ilustrasi aplikasi HP (unsplash.com/Jotform)

    Aplikasi yang diinstal di HP umumnya akan mendapat update atau pembaruan setelah beberapa saat digunakan. Pembaruan terjadi secara berkala, entah itu dalam waktu beberapa minggu atau beberapa bulan sekali. Ketika terjadi pembaruan, sistem akan mengganti aplikasi lama dengan versi terbaru.

    Laman Solving Tech menerangkan bahwa update atau pembaruan bisa menambah ukuran aplikasi karena developer akan memberikan berbagai fitur baru. Fitur baru tersebut nantinya akan memunculkan kode, grafis (foto atau video), font, suara, hingga data yang baru. Sistem lama juga bisa diganti oleh sistem baru yang membutuhkan lebih banyak data dan pemrosesan hingga akhirnya meningkatkan ukuran aplikasi.

  2. 2. Kualitas grafis di aplikasi semakin meningkat

    ilustrasi aplikasi HP
    ilustrasi aplikasi HP (unsplash.com/Brett Jordan)

    Dilansir adapty, aplikasi HP memiliki banyak aset atau file grafis di dalamnya. Ada gambar (berformat JPEG atau PNG), vektor grafis (berformat SVG), hingga video yang dikompresi. Awalnya, semua aset grafis tersebut punya ukuran yang tergolong kecil karena kualitasnya terbilang rendah. Namun, makin hari ukuran grafisnya makin meningkat karena punya resolusi lebih tinggi dan jumlahnya makin banyak.

    Menurut laman Usability Geek dan tech target, desain aplikasi HP terus meningkat serta lebih mengedepankan visual atau grafis. Aplikasi HP mulai menerapkan transisi yang makin realistis, desain UI (user interface) terus dirombak agar makin indah dan mudah digunakan, adanya penambahan fungsi gestur, ikon diperbanyak, warna jadi makin kaya, bahkan terdapat menu tersembunyi yang membutuhkan banyak aset grafis.

  3. 3. Banyak cache yang menumpuk di aplikasi

    ilustrasi aplikasi HP
    ilustrasi aplikasi HP (unsplash.com/James Yarema)

    Semakin kompleks aplikasi maka cache di aplikasi tersebut juga akan menumpuk dan jumlahnya makin banyak. Jika dibiarkan, ukuran aplikasi akan membengkak. Laman Cleanor Tools menerangkan bahwa cache adalah file sementara yang disimpan oleh aplikasi. File sementara tersebut bisa berupa foto, video, grafis sederhana, konten web, atau thumbnails.

    Cache sebenarnya memiliki fungsi, yaitu membuat aplikasi loading lebih cepat ketika digunakan. Meski begitu, cache yang menumpuk juga bisa meningkatkan ukuran aplikasi hingga menghambat kinerja perangkat. Cache aplikasi sebenarnya bisa dihapus lewat Pengaturan atau Settings. Namun, seiring aplikasi digunakan cache akan terus muncul sehingga kamu harus menghapusnya secara rutin.

  4. 4. Cara mengatasi ukuran aplikasi HP yang meningkat

    ilustrasi aplikasi HP
    ilustrasi aplikasi HP (unsplash.com/Ralph Olazo)

    Sebagai pengguna kamu bisa mengatasi ukuran aplikasi yang membengkak dengan beberapa cara. Pertama dengan menghapus cache aplikasi lewat Pengaturan. Cara ini memang bersifat sementara, tapi cukup efektif untuk memberikan ruang pada perangkat. Kamu juga bisa menghapus aplikasi yang jarang dipakai. Jika dibiarkan aplikasi tersebut akan terus membesar, khususnya jika rutin di-update.

    Kamu juga bisa mematikan fitur update otomatis atau hindari melakukan update aplikasi. Kamu memang tak akan mendapat fitur baru karena tidak melakukan update, tapi setidaknya ukuran aplikasi tak berubah drastis dari awal hingga akhir. Cara terakhir dan paling ampuh adalah membeli HP baru. Cara tersebut bisa dilakukan jika HP sudah terlalu tua dan memiliki storage yang kapasitasnya di bawah 128 atau 256 GB.

    Menariknya, peningkatan ukuran aplikasi HP sebenarnya adalah sebuah kemajuan karena bisa meningkatkan fungsi aplikasi itu sendiri. Kamu hanya diberi dua pilihan terkait hal tersebut, yaitu mengikuti kemajuan aplikasi atau mengatasinya dengan beberapa cara agar storage HP tidak cepat penuh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More