Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Samsung Produksi Massal Exynos 2700, Ada Model Baru di Galaxy S27

4 min read
Samsung Produksi Massal Exynos 2700, Ada Model Baru di Galaxy S27
Samsung Exynos 2600 (youtube.com/Samsung)
  • Samsung mulai memproduksi massal Exynos 2700, dengan volume lebih dari 10 persen di atas Exynos 2600, untuk mendukung lini Galaxy S27 yang dilaporkan bertambah Galaxy S27 Pro.
  • Exynos 2700 diproyeksikan digunakan Galaxy S27, S27+, dan S27 Pro di Korea Selatan serta Eropa; varian Amerika Serikat, China, dan wilayah lain disebut memakai Snapdragon.
  • Pemakaian Exynos 2700 pada Galaxy S27 Ultra belum diputuskan, meski chip ini dilaporkan unggul 9,5 persen dalam skor multi-core internal dan diproduksi dengan proses SF2P 2 nm.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Samsung dilaporkan mulai memproduksi massal Exynos 2700 yang diproyeksikan menjadi salah satu chipset untuk lini Galaxy S27. Produksi chip tersebut disebut telah memasuki tahap full-scale wafer production, setelah sebelumnya masih berada pada tahap produksi dalam jumlah terbatas. Menariknya, volume produksi Exynos 2700 dilaporkan lebih dari 10 persen lebih tinggi dibandingkan Exynos 2600.

Peningkatan jumlah produksi tersebut disebut berkaitan dengan rencana Samsung menambah satu model baru ke keluarga Galaxy S27. Jika laporan ini akurat, lini flagship Samsung tahun depan tidak hanya terdiri dari Galaxy S27, Galaxy S27+ dan Galaxy S27 Ultra, tetapi juga Galaxy S27 Pro. Model baru tersebut menjadi salah satu alasan Samsung membutuhkan lebih banyak Exynos 2700 dibandingkan generasi sebelumnya.

  1. 1. Exynos 2700 dipakai Galaxy S27, S27+, dan S27 Pro

    Exynos 2600
    Exynos 2600 (semiconductor.samsung.com)

    Mengutip laporan The Elec (5/10/2026), Samsung Mobile eXperience (MX) sebelumnya masih belum menentukan secara final proporsi penggunaan Exynos 2700. Namun, divisi tersebut kini disebut telah menetapkan kebutuhan chipset untuk Galaxy S27, Galaxy S27+ dan Galaxy S27 Pro sebelum produksi wafer dalam jumlah besar dimulai. Artinya, produksi Exynos 2700 sudah tidak lagi sebatas pengambilan sampel dalam jumlah kecil.

    Penggunaan Exynos 2700 juga disebut akan mengikuti strategi pembagian chipset berdasarkan wilayah seperti generasi sebelumnya. Galaxy S27, S27+ dan S27 Pro yang dipasarkan di Korea Selatan dan Eropa diperkirakan menggunakan Exynos 2700. Sementara itu, pasar Amerika Serikat, China dan sejumlah wilayah lain disebut akan mendapatkan varian yang memakai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite generasi keenam.

    Kehadiran Galaxy S27 Pro menjadi bagian menarik dari laporan tersebut. Lini Galaxy S sebelumnya dikenal memiliki model reguler, Plus dan Ultra, sehingga penambahan varian Pro akan membuat Samsung memiliki empat model dalam keluarga Galaxy S27. Laporan terpisah juga menyebut Samsung Display tengah mempersiapkan produksi panel untuk empat model tersebut, meski Samsung sendiri belum mengumumkan lineup Galaxy S27 secara resmi.

  2. 2. Nasib Exynos 2700 di Galaxy S27 Ultra belum jelas

    Samsung Galaxy S26 Ultra
    Samsung Galaxy S26 Ultra (samsung.com)

    Berbeda dari tiga model lainnya, penggunaan Exynos 2700 pada Galaxy S27 Ultra masih belum diputuskan. Galaxy S26 Ultra generasi sebelumnya dilaporkan menggunakan chipset flagship Qualcomm secara penuh, tetapi Samsung kini disebut sedang mempertimbangkan kemungkinan membawa chipset buatannya sendiri ke model paling tinggi tersebut.

    Dorongan untuk menggunakan Exynos 2700 datang dari System LSI Business Samsung, divisi yang merancang dan memasok chipset Exynos. Penggunaan chip buatan sendiri pada model Ultra tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan bisnis semikonduktor Samsung, tetapi juga dapat menjadi pembuktian bahwa Exynos sudah cukup kompetitif untuk smartphone flagship kelas tertinggi.

    Namun, keputusan akhir berada di tangan divisi MX yang mengembangkan smartphone Galaxy. Samsung disebut masih mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari performa benchmark, hasil pengujian suhu, harga chipset Qualcomm, hingga kapasitas produksi Exynos 2700 melalui proses manufaktur Samsung Foundry. Karena itu, belum bisa dipastikan apakah seluruh atau sebagian Galaxy S27 Ultra nantinya akan menggunakan Exynos 2700.

  3. 3. Exynos 2700 disebut punya performa lebih kencang

    Exynos 2500
    Exynos 2500 (semiconductor.samsung.com)

    Pertimbangan terhadap Exynos 2700 tidak terlepas dari klaim mengenai peningkatan performanya. Dalam pengujian internal Samsung yang dilaporkan sebelumnya, Exynos 2700 disebut mencatat skor multi-core Geekbench 6 sekitar 9,5 persen lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 8 Elite Extreme generasi keenam. Snapdragon tersebut dilaporkan memperoleh skor single-core 4.308 dan multi-core 12.856, sehingga skor multi-core Exynos 2700 diperkirakan dapat menembus lebih dari 14.000.

    Meski begitu, keunggulan tersebut disebut belum berlaku pada seluruh aspek. Snapdragon masih diperkirakan unggul dalam pengujian single-core, sehingga performa keseluruhan Exynos 2700 masih perlu dilihat melalui pengujian perangkat komersial. Klaim mengenai skor Geekbench tersebut juga masih berasal dari laporan pengujian internal, bukan hasil pengujian independen terhadap perangkat Galaxy S27 yang sudah beredar.

    Exynos 2700 sendiri akan diproduksi menggunakan proses Samsung Foundry SF2P, yakni generasi kedua dari proses fabrikasi 2 nanometer berbasis Gate-All-Around (GAA). Dibandingkan SF2 yang digunakan pada Exynos 2600, SF2P diklaim menawarkan peningkatan performa hingga 12 persen, konsumsi daya 25 persen lebih rendah dan ukuran chip 8 persen lebih kecil.

  4. 4. Galaxy S27 diperkirakan meluncur tahun depan

    Samsung Galaxy S26+
    Samsung Galaxy S26+ (samsung.com)

    Produksi massal Exynos 2700 dimulai beberapa bulan sebelum Galaxy S27 diperkirakan diperkenalkan. Proses dari wafer masuk ke fasilitas fabrikasi hingga produk akhir siap digunakan disebut membutuhkan waktu sekitar 3--4 bulan. Berkat jadwal tersebut, proses produksi yang dimulai sekarang masih sejalan dengan perkiraan peluncuran Galaxy S27 pada awal 2027.

    Untuk saat ini, Exynos 2700 sudah memiliki peran yang lebih jelas pada Galaxy S27, Galaxy S27+ dan Galaxy S27 Pro. Namun, keputusan paling menarik justru masih berada pada Galaxy S27 Ultra karena Samsung belum menentukan apakah chipset buatannya akan digunakan pada model tersebut. Jika akhirnya Exynos 2700 benar-benar masuk ke Galaxy S27 Ultra, langkah ini bisa menjadi sinyal penting mengenai tingkat kepercayaan Samsung terhadap kemampuan chipset buatannya sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More