Peluncuran iPhone Duo sebagai smartphone lipat pertama Apple sempat memunculkan ekspektasi keuntungan besar bagi para reseller atau scalper. Mereka memborong perangkat tersebut sejak awal peluncuran karena memperkirakan stok terbatas bakal membuat harga jual kembali melonjak. Namun, harapan itu justru berbalik menjadi kerugian setelah harga iPhone Duo di pasar sekunder turun lebih cepat dari perkiraan.
Alih-alih mendapatkan keuntungan dari selisih harga, sejumlah scalper di China dilaporkan merugi hampir setiap kali menjual satu unit iPhone Duo. Kondisi ini dipengaruhi oleh permintaan pasar yang tidak sesuai ekspektasi, persoalan pada engsel layar, serta optimalisasi perangkat lunak yang dinilai belum matang. Bahkan, beberapa pelaku bisnis reseller disebut mengalami kerugian hingga ratusan ribu yuan.