Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Desain Jadi Prioritas Pertama John Ternus sebagai CEO Apple
sosok John Ternus saat presentasi WWDC 2025 (youtube.com/Apple)
  • John Ternus menegaskan desain sebagai fokus utama kepemimpinannya di Apple, menilai aspek ini sebagai inti pengalaman pengguna dan identitas merek yang harus terus dijaga.
  • Berbeda dari Tim Cook, Ternus membawa pendekatan berbasis produk dan rekayasa, memperkuat kolaborasi dengan tim desain untuk mengembalikan pengaruh kreatif dalam arah pengembangan Apple.
  • Ternus berupaya menghidupkan kembali peran penting tim desain setelah era Jony Ive, menjadikannya fondasi strategis guna menjaga keseimbangan antara inovasi produk dan nilai bisnis perusahaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap pergantian pemimpin biasanya diikuti perhatian terhadap langkah-langkah awal yang akan diambil. Menjelang resmi menggantikan Tim Cook sebagai CEO Apple, John Ternus pun sudah memberi sinyal mengenai fokus yang ingin ia dorong. Salah satu yang paling menonjol adalah komitmennya memperkuat kembali peran desain sebagai ujung tombak identitas perusahaan.

Pilihan tersebut menarik perhatian karena desain selama puluhan tahun menjadi salah satu kekuatan utama Apple. Namun, pengaruh tim desain di tingkat eksekutif tidak lagi sebesar pada era Steve Jobs dan Jony Ive. Maka dari itu, fokus Ternus terhadap desain dipandang sebagai upaya mengembalikan aspek yang selama ini membedakan Apple dari banyak perusahaan teknologi lainnya.

1. Desain kembali jadi fokus utama

ilustrasi karyawan Apple (linkedin.com/Eric Chester)

Menurut laporan Bloomberg, Ternus telah menyampaikan kepada karyawan bahwa Apple akan terus menaruh perhatian besar pada desain karena aspek tersebut merupakan inti dari kegiatan perusahaan. Ia menilai Apple selama ini berhasil menghadirkan produk-produk yang memiliki kualitas desain tinggi dan diakui oleh konsumen di berbagai negara. Bahkan, Ternus menyebut bahwa salah satu produk dengan desain terbaik yang dimiliki banyak orang saat ini adalah produk Apple. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ia ingin memastikan reputasi itu tetap terjaga pada masa kepemimpinannya.

Fokus terhadap desain juga mencerminkan keyakinan Ternus bahwa kekuatan Apple tidak hanya terletak pada teknologi yang digunakan, tetapi juga pada cara teknologi tersebut dikemas dan dihadirkan kepada pengguna. Bagi Apple, desain bukan sekadar tampilan fisik perangkat, melainkan bagian dari keseluruhan pengalaman pengguna. Filosofi tersebut mencakup perangkat keras, perangkat lunak, kemasan produk, hingga pengalaman pelanggan saat berinteraksi dengan merek Apple. Karena alasan itulah, desain diposisikan sebagai fondasi penting yang akan terus dipertahankan dan dikembangkan.

2. Pendekatan John Ternus berbeda dari Tim Cook

John Ternus menjadi CEO Apple per 1 September 2026 (apple.com)

Pendekatan yang dibawa Ternus dinilai berbeda dari gaya kepemimpinan Tim Cook. Selama memimpin Apple, Cook dikenal berkat kemampuannya mengelola operasi perusahaan secara efisien serta menjaga pertumbuhan bisnis dalam skala global. Berbagai pencapaian finansial Apple pada era Cook menjadi bukti keberhasilan strategi tersebut. Namun, keterlibatannya terhadap tim desain tidak sebesar para pendahulunya seperti Steve Jobs maupun Jony Ive.

Sebaliknya, Ternus berasal dari latar belakang rekayasa perangkat keras dan pengembangan produk. Laporan Bloomberg menyebut ia telah menghabiskan cukup banyak waktu bersama divisi desain menjelang transisi kepemimpinan. Kedekatan tersebut membuat banyak pihak menilai Ternus memiliki pemahaman yang lebih mendalam terhadap proses penciptaan produk. Tidak sedikit pengamat yang melihat penunjukannya sebagai langkah strategis karena Apple memilih sosok berlatar belakang produk untuk memimpin perusahaan pada fase berikutnya.

3. Ternus berupaya menguatkan kembali peran tim desain

iPad mini (apple.com)

Pengaruh tim desain Apple mengalami penurunan setelah kepergian Jony Ive. Pada masa sebelumnya, kelompok desain industri memiliki posisi yang sangat kuat dalam menentukan arah pengembangan produk perusahaan. Bahkan, dalam biografi Steve Jobs karya Walter Isaacson disebutkan bahwa Ive memiliki kewenangan besar di Apple karena desain menjadi salah satu pilar utama dalam pengambilan keputusan.

Situasi tersebut berubah seiring restrukturisasi organisasi dan meningkatnya peran divisi operasional. Beberapa pengamat berpendapat bahwa desain tidak lagi memiliki pengaruh sebesar masa lalu dalam menentukan arah produk Apple. Selain itu, muncul pula anggapan bahwa Apple perlahan kehilangan "mojo" atau sentuhan khas desain yang selama bertahun-tahun menjadi identitas perusahaan. Meski perangkat-perangkat Apple masih mendapat pujian karena kualitas dan tampilannya, sebagian kritikus menilai lini produk terbaru terasa kurang memiliki kesatuan karakter dibandingkan era sebelumnya.

Karena itu, langkah Ternus yang ingin memperkuat kembali posisi tim desain dipandang sebagai upaya mengembalikan keseimbangan antara aspek desain, produk, dan kebutuhan bisnis perusahaan. Belum ada rincian mengenai perubahan yang akan dilakukan terhadap struktur organisasi maupun tim desain. Namun, arah yang ingin dibawanya menunjukkan bahwa desain akan memperoleh perhatian yang lebih besar dibanding beberapa tahun terakhir.

4. Produk perdana Apple di bawah kepemimpinan Ternus

bocoran case iPhone 18 Fold (weibo.com)

Produk pertama yang akan hadir saat Ternus resmi menjabat diperkirakan adalah seri iPhone 18 yang meluncur pada September 2026. Selain itu, Apple disebut tengah menyiapkan sejumlah perangkat baru untuk merayakan 20 tahun iPhone pada 2027. Beberapa produk yang ramai dibicarakan mencakup iPhone Fold dan AirPods yang dibekali kamera. Kehadiran perangkat-perangkat tersebut diperkirakan akan menjadi sorotan besar bagi industri teknologi.

Apple juga mulai menempatkan Ternus sebagai wajah publik dari sejumlah keberhasilan desain produk terbaru. Ia disebut menjadi figur yang mewakili arah desain generasi baru perangkat Apple, termasuk saat memperkenalkan iPhone Fold yang diperkirakan menjadi salah satu peluncuran terbesar perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, sebagian besar perangkat tersebut sebenarnya telah memasuki tahap pengembangan dan pengujian sebelum Ternus resmi menjadi CEO. Karena itu, produk-produk tersebut belum sepenuhnya mencerminkan visi yang lahir pada masa kepemimpinannya. Dunia teknologi kemungkinan masih harus menunggu beberapa tahun lagi untuk melihat perangkat yang benar-benar dikembangkan sejak awal di bawah arahan Ternus.

5. Tantangan besar menanti John Ternus

Logo Apple (apple.com)

Keberhasilan John Ternus sebagai CEO kemungkinan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis atau keuntungan perusahaan. Ia juga akan dinilai dari kemampuannya menjaga identitas Apple sebagai pencipta produk yang berpengaruh secara budaya sekaligus unggul dari sisi pengalaman pengguna. Tantangan lain yang harus dihadapinya adalah beralih dari peran sebagai eksekutif produk menjadi pemimpin tertinggi perusahaan yang bertanggung jawab atas seluruh arah bisnis Apple.

Fokus awal pada desain menunjukkan arah yang ingin dibawa Ternus saat memimpin Apple. Ke depan, keberhasilannya tidak hanya akan diukur dari kemampuan menjaga pertumbuhan bisnis perusahaan, tetapi juga dari upayanya mempertahankan Apple sebagai pelopor desain dan inovasi di industri teknologi. Jika berhasil mewujudkan visi tersebut, Ternus berpeluang membawa Apple memasuki babak baru tanpa meninggalkan identitas yang selama ini menjadi kekuatan utamanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article