Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Efek iPhone Duo, Pencarian Samsung Galaxy Z Fold8 Naik 300 Persen

4 min read
Efek iPhone Duo, Pencarian Samsung Galaxy Z Fold8 Naik 300 Persen
Samsung Galaxy Z Fold8 (samsung.com)
  • Samsung mencatat pencarian Google untuk smartphone lipatnya naik 300 persen dalam sebulan terakhir, sementara minat terhadap keluarga Galaxy Z Fold8 meningkat 16 persen sejak peluncuran.
  • Sorotan menjelang penjualan iPhone Duo pada 23 Oktober 2026 memperluas perhatian terhadap kategori ponsel lipat, termasuk peluang Galaxy Z Fold8 bagi pengguna yang memilih Android.
  • Galaxy Z Fold8 berbobot 201 gram dan setebal 4,5 mm saat dibuka, lebih ringan, lebih tipis, serta memiliki harga awal lebih rendah dibanding iPhone Duo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kehadiran iPhone lipat pertama dari Apple tampaknya tidak hanya menarik perhatian penggemar produk perusahaan tersebut, tetapi juga membawa dampak positif bagi pesaingnya. Samsung melaporkan lonjakan pencarian smartphone lipatnya di Google hingga 300 persen dalam sebulan terakhir di tengah meningkatnya perhatian terhadap iPhone Duo. Fenomena ini menunjukkan bahwa kehadiran produk baru dari satu produsen dapat ikut meningkatkan rasa penasaran konsumen terhadap produk sejenis dari merek lain.

Wakil Presiden Korporat Divisi Mobile Samsung Inggris dan Irlandia, Chang, mengatakan perusahaan melihat peningkatan minat konsumen terhadap perangkat lipatnya. Menurut dia, permintaan terhadap keluarga Galaxy Z Fold8 juga meningkat 16 persen sejak peluncuran. “Momentum smartphone lipat Samsung tidak terbantahkan,” ujar Chang kepada Forbes. Ia menyebut kenaikan pencarian aktif di Google untuk smartphone lipat Samsung mencapai 300 persen dalam sebulan terakhir. Artinya, lonjakan tersebut menunjukkan bertambahnya perhatian konsumen, tetapi belum membuktikan bahwa jumlah pembeli Galaxy Z Fold8 ikut meningkat dalam persentase yang sama.

  1. 1. iPhone Duo ikut mendorong minat terhadap HP lipat

    penampilan visual iPhone Duo
    penampilan visual iPhone Duo (apple.com)

    Lonjakan minat terhadap smartphone lipat Samsung muncul menjelang penjualan iPhone Duo pada 23 Oktober 2026. Kehadiran perangkat lipat pertama Apple diperkirakan ikut memperluas perhatian konsumen terhadap kategori smartphone ini, termasuk mereka yang sebelumnya belum mempertimbangkan untuk membeli HP lipat. Produk baru dari Apple berpotensi membuat lebih banyak orang mencari tahu tentang kelebihan dan kekurangan perangkat dengan desain tersebut.

    Efek ini dapat menguntungkan Samsung. Konsumen yang tertarik dengan desain iPhone Duo, tetapi lebih memilih sistem operasi Android, bisa melirik Galaxy Z Fold8 sebagai alternatif. Artinya, masuknya Apple ke pasar smartphone lipat berpotensi meningkatkan minat terhadap kategori produk yang selama bertahun-tahun dikembangkan Samsung.

    Samsung sendiri telah menggarap perangkat lipat selama sekitar 8 tahun. Chang menegaskan bahwa perusahaan tidak lagi menjadi satu-satunya pemain di kategori tersebut, tetapi memiliki pengalaman dan beragam pilihan desain yang menjadi pembeda dari para pesaing baru. Ia mengatakan Samsung telah menawarkan tiga bentuk perangkat lipat berbeda yang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan dan gaya hidup konsumen. Menurut Chang, pengalaman panjang perusahaan dalam mengembangkan smartphone lipat menjadi salah satu modal untuk mempertahankan posisinya di pasar.

  2. 2. Galaxy Z Fold8 mengusung desain mirip paspor

    Konsep passport style pada Galaxy Z Fold8
    Konsep passport style pada Galaxy Z Fold8 (samsung.com)

    Sebelum iPhone Duo menjadi sorotan, Galaxy Z Fold8 telah lebih dahulu menarik perhatian berkat desainnya yang tipis dan bentuk yang menyerupai paspor. Perangkat Samsung tersebut mulai dijual pada awal Agustus 2026. Wakil Presiden Eksekutif sekaligus Kepala Tim Desain Mobile Experience Samsung, Hubert Lee, sebelumnya menjelaskan bahwa proporsi perangkat tersebut terinspirasi dari benda sehari-hari yang familier bagi pengguna, yakni paspor. Bentuk ini dipilih dengan mempertimbangkan kenyamanan penggunaan menggunakan satu tangan.

    Menurut Lee, desain yang terasa alami menjadi aspek penting dalam pengembangan perangkat. Samsung ingin menciptakan bentuk yang nyaman digunakan, bukan sekadar menghadirkan desain berbeda demi menarik perhatian. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa persaingan smartphone lipat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan layar untuk dibuka dan dilipat. Proporsi perangkat, ketebalan, bobot, serta kenyamanan saat digunakan juga menjadi faktor yang dapat memengaruhi keputusan konsumen.

  3. 3. Galaxy Z Fold8 lebih tipis dan ringan daripada iPhone Duo

    Samsung Galaxy Z Fold8
    Samsung Galaxy Z Fold8 (samsung.com)

    Selain pengalaman mengembangkan HP lipat, Samsung memiliki sejumlah keunggulan dari sisi perangkat keras jika dibandingkan dengan iPhone Duo. Galaxy Z Fold8 memiliki bobot dan ketebalan yang lebih rendah daripada perangkat lipat Apple. Galaxy Z Fold8 memiliki bobot 201 gram, sedangkan iPhone Duo mencapai 259 gram. Saat dibuka, ketebalan Galaxy Z Fold8 tercatat 4,5 mm, sementara iPhone Duo mencapai 5,2 mm.

    Perbedaan itu membuat Galaxy Z Fold8 lebih ringan 58 gram dan lebih tipis 0,7 mm dalam kondisi terbuka. Meski keduanya memiliki ukuran dan proporsi yang relatif serupa, desain sudut perangkat Samsung juga dibuat dengan radius yang lebih kecil sehingga menghasilkan tampilan yang lebih simetris. Dari sisi harga, Galaxy Z Fold8 dibanderol mulai dari 1.899 dolar AS (Rp34,2 juta), sedangkan iPhone Duo mulai dari 1.999 dolar AS (Rp36 jutaan). Di sejumlah penjual seperti Best Buy, Galaxy Z Fold8 bahkan dapat ditemukan seharga 1.699 dolar AS (Rp30,6 juta).

  4. 4. Persaingan smartphone lipat bakal semakin ramai

    iPhone Duo
    iPhone Duo (apple.com)

    Samsung menyebut Galaxy Z Fold8 sebagai generasi smartphone lipatnya yang paling banyak memperoleh penghargaan. Perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini turut menyoroti pengakuan dari media teknologi arus utama dan predikat Best Buy dari Which? untuk seluruh jajaran perangkat lipatnya. Samsung turut menawarkan fitur Smart Switch untuk memudahkan konsumen berpindah ke perangkat Galaxy. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menarik pengguna baru di tengah persaingan yang semakin ketat.

    Lonjakan pencarian Samsung Galaxy Z Fold8 sebesar 300 persen memperlihatkan bahwa kehadiran pemain baru seperti Apple dapat membawa perhatian lebih besar terhadap kategori produk secara keseluruhan. Namun, peningkatan pencarian belum tentu langsung berujung pada pembelian. Dampak jangka panjangnya akan bergantung pada kemampuan masing-masing produsen dalam mengubah rasa penasaran menjadi keputusan membeli. Bagi Samsung, tantangannya bukan hanya mempertahankan pengguna lama, tetapi juga memanfaatkan perhatian yang dibawa iPhone Duo untuk menarik konsumen yang baru mulai melirik smartphone lipat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More