Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fitur yang Ada di iPad Pro Tapi Absen di iPad Air
ilustrasi iPad Pro (Unplash/Daniel Romero)
  • iPad Pro unggul dengan chip M5 yang lebih kuat, namun perbedaan performa dengan iPad Air berchip M4 hanya sekitar 10% dan nyaris tak terasa untuk penggunaan harian.
  • Layar OLED Ultra Retina XDR di iPad Pro menghadirkan warna lebih hidup dan hitam pekat, menjadi pembeda utama dibanding layar Liquid Retina milik iPad Air.
  • iPad Pro menawarkan fitur eksklusif seperti Face ID, port Thunderbolt/USB 4, dan fast-charging lebih cepat, sementara iPad Air tetap memakai Touch ID dan USB 3 standar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

iPad Air dan iPad Pro merupakan tablet milik Apple yang sama-sama berada di kelas premium dan ditujukan untuk pengguna yang merasa iPad standar kurang memadai. Secara konsep, posisinya mirip seperti iPhone biasa melawan iPhone Pro, di mana iPad Air menawarkan performa yang sudah sangat cukup dengan harga lebih “masuk akal”, sementara iPad Pro merupakan versi maksimal bagi yang punya budget lebih.

Menariknya, jika dilihat lebih detail, perbedaan nyata diantara keduanya ternyata tidak sebanyak yang dibayangkan, terutama jika hanya berfokus pada fitur yang benar-benar eksklusif di iPad Pro dan sama sekali tidak ada di iPad Air. Berikut beberapa di antaranya.

1. Chip M5 terbaru

ilustrasi chip M5 (dok. Apple)

iPad Pro terbaru yang rilis tahun lalu dengan chip M5 sangatlah mumpuni karena mampu menjalankan game AAA di pengaturan visual tertinggi dengan stabil, dukungan ray-tracing lebih baik dan bisa ekspor video 4K dengan cepat tanpa overheat. Tapi di sisi lain, iPad Air terbaru yang rilis tahun ini hanya ditenagai chip M4 sebenarnya tidak jauh tertinggal. Selisih performanya di aktivitas berat hanya sekitar 10% dan untuk penggunaan sehari-hari seperti browsing, streaming film atau kerja ringan, perbedaannya hampir tidak terasa. Masalah klasik iPad Pro tetap sama yaitu performanya terlalu overkill untuk iPadOS yang masih terbatas. Jadi, kecuali butuh aplikasi profesional yang benar-benar spesifik, iPad Air sudah lebih dari cukup.

2. Layar OLED

Perbedaan paling terasa antara iPad Air dan iPad Pro sebenarnya bukan di chip, melainkan di layarnya. iPad Pro menggunakan layar OLED Ultra Retina XDR dengan refresh rate 120Hz (ProMotion), sementara iPad Air masih menggunakan layar Liquid Retina biasa. Banyak reviewer menilai inilah alasan utama untuk membeli ke iPad Pro, karena kualitas visual layarnya jauh lebih memanjakan mata di mana warna lebih hidup dan hitam benar-benar pekat tanpa efek abu-abu, mirip perbandingan layar OLED di HP dengan monitor biasa. Selain itu, OLED juga lebih efisien daya dan kini risiko burn-in sudah jauh berkurang berkat teknologi baru Apple.

3. Face ID

ilustrasi Face ID di iPad Pro (dok. Apple)

Apple tampaknya sengaja “menahan” fitur-fitur penting di iPad Pro untuk mendorong pengguna membeli varian yang lebih mahal, salah satunya Face ID yang tidak dimiliki iPad Air. iPad Air sendiri hanya mengandalkan Touch ID di tombol power, yang banyak dikeluhkan karena sering gagal membaca sidik jari dan sulit ketika proses registrasi sidik jari. Di sisi lain, Face ID jauh lebih praktis dan cepat, bisa bekerja dalam kondisi gelap dan dinilai lebih aman. Maka dari itu, absennya Face ID di iPad Air terasa seperti pembatasan fitur yang cukup signifikan, bukan sekadar perbedaan kecil.

4. Thunderbolt dan USB 4

iPad Pro memiliki keunggulan tambahan dibanding iPad Air lewat Thunderbolt dan USB 4 yang pada dasarnya menawarkan kecepatan transfer data jauh lebih tinggi. Sementara itu, iPad Air masih menggunakan USB 3 standar. Meski terlihat lebih canggih, dalam praktiknya, fitur ini jarang benar-benar dibutuhkan oleh kebanyakan pengguna. Dengan hanya satu port USB-C dan posisi yang kurang ergonomis, penggunaan aksesori tambahan jadi kurang praktis, apalagi ketika digunakan bersama keyboard atau stand. Dengan kata lain, kecuali benar-benar bergantung pada penyimpanan eksternal super cepat, ketiadaan Thunderbolt di iPad Air bukan alasan kuat untuk upgrade ke iPad Pro.

5. Fast-charging

ilustrasi fast-charging di iPad Pro (dok. Apple)

Dari dulu, iPad dikenal punya daya tahan baterai yang konsisten di kisaran 10 jam, dan menariknya angka tersebut hampir tidak berubah hingga iPad generasi terbaru. Meskipun begitu, tetap ada peningkatan dari generasi-generasi sebelumnya, namun dalam bentuk fast-charging. iPad Air terbaru hanya mendukung fast-charging hingga 30W dengan waktu isi daya sampai penuh di sekitar 2 jam, sementara iPad Pro bisa lebih cepat di sekitar 1,5 jam atau bahkan lebih singkat jika menggunakan kepala charger 60W. Perbedaan waktu pengisan daya sekitar 30 menit ini sebenarnya tidak terlalu signifikan dalam penggunaan sehari-hari, karena kebanyakan pengguna mengisi daya iPad ketika tidak digunakan, misalnya ketika tidur.

Itulah tadi ulasan mengenai beberapa fitur yang ada di iPad Pro namun absen di iPad Air. Setelah membaca ulasan di atas, apakah menurutmu iPad Pro jauh lebih layak dibeli dibanding iPad Air dengan selisih harga yang lumayan?

Editorial Team

Related Article