Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Rekomendasi Game Esports untuk Turnamen Agustusan 2026

7 Rekomendasi Game Esports untuk Turnamen Agustusan 2026
Free Fire (dok. Garena/Free Fire)
  • Turnamen esports mulai masuk rangkaian Agustusan di sekolah, kampus, komunitas, dan desa karena menarik Gen Z serta Alpha yang akrab dengan dunia digital.
  • Tujuh pilihan game mencakup Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, Honor of Kings, eFootball, FC Mobile, dan Pokémon UNITE, dengan genre serta format kompetisi beragam.
  • Panitia perlu mempertimbangkan popularitas game dan spesifikasi perangkat, serta menyiapkan internet stabil, router cadangan, terminal listrik, meja pemain, dan layar pertandingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lomba Agustusan tidak hanya identik dengan balap karung atau tarik tambang. Saat ini mulai banyak sekolah, kampus, komunitas, hingga karang taruna desa mulai memasukkan turnamen game sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan. Format ini mampu menarik minat peserta yang lebih luas, terutama kalangan Gen Z dan Alpha yang akrab dengan dunia digital.

Untuk memulai turnamen esports dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI, sebenarnya tidak terlalu sulit. Namun, pemilihan game sebaiknya dilakukan berdasarkan beberapa faktor seperti popularitas dan spesifikasi perangkat yang dibutuhkan. Berikut 7 rekomendasi game esports untuk turnamen Agustusan 2026. 

  1. 1. Mobile Legends: Bang Bang

    ilustrasi MLBB
    ilustrasi MLBB (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang)

    Game buatan Moonton ini menjadi pilihan paling aman untuk turnamen komunitas. Basis pemainnya sangat besar sehingga panitia biasanya tidak kesulitan mencari peserta. APJII mencatat Mobile Legends sebagai game online yang paling banyak dimainkan di Indonesia pada 2026. Format pertandingan 5 lawan 5 dalam game ini ideal untuk membangun kerja sama tim. Durasi satu pertandingan relatif singkat agar jadwal turnamen lebih mudah diatur. Menariknya, kompetisi MLBB menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan pada Asian Games 2026. Satu hal terpenting adalah peserta tidak memerlukan smartphone spesifikasi tinggi untuk bermain game ini. 

  2. 2. Free Fire

    Free Fire
    Free Fire (dok. Garena/Free Fire)

    Free Fire terkenal di kalangan pelajar karena dapat berjalan pada berbagai jenis smartphone, bahkan pada perangkat dengan RAM 3GB sekali pun. Artinya, peserta tidak perlu memiliki perangkat mahal untuk ikut bertanding. Hal ini tentu dapat membantu memperluas jumlah calon peserta. Free Fire menghadirkan suasana battleground yang seru dan penuh kejutan. Panitia dapat mengadakan sistem poin berdasarkan posisi akhir atau jumlah eliminasi. Format seperti ini cocok untuk turnamen skala RT, sekolah, maupun desa.

  3. 3. PUBG Mobile

    ilustrasi PUBG Mobile
    ilustrasi PUBG Mobile (unsplash.com/@amanz)

    Game yang menjadi pionir genre battle royale ini menawarkan pengalaman kompetitif yang lebih taktis dan penuh strategi. Para peserta yang bermain PUBG Mobile perlu mengatur rotasi, posisi tim, dan penggunaan sumber daya secara cermat selama pertandingan berlangsung. Game ini memiliki ekosistem esports yang kuat di Indonesia. PUBG Mobile sendiri menjadi salah satu cabang resmi yang akan dipertandingkan pada Asian Games 2026.

  4. 4. Honor of Kings

    Honor of Kings
    Honor of Kings (dok. Tencent Games/Honor of Kings)

    Honor of Kings terus berkembang sejak peluncuran globalnya pada 2024. Genre MOBA yang diusung membuatnya mudah dipahami oleh pemain Mobile Legends yang ingin mencoba pengalaman baru. Sama seperti game MOBA seluler lainnya, pertandingan HOK juga berlangsung cepat dan penuh aksi. Adapun salah satu perbedaan HOK dengan Mobile Legends adalah pengelolaan strateginya yang lebih kompleks.

  5. 5. eFootball

    eFootball
    eFootball (dok. Konami/eFootball)

    Tidak semua peserta lomba Agustusan menyukai game tembak-menembak atau MOBA. eFootball atau yang dulunya bernama PES dapat menjadi alternatif menarik bagi komunitas pecinta sepak bola. Format turnamen satu lawan satu mudah dijalankan dan tidak membutuhkan jumlah pemain yang besar. Sistem gugur lebih disarankan karena memungkinkan kompetisi selesai dalam waktu relatif singkat. eFootball termasuk cabang esports yang dipertandingkan pada Asian Games 2026.

  6. 6. EA Sports FC Mobile

    EA Sports FC Mobile
    EA Sports FC Mobile (dok. EA/EA Sports FC Mobile)

    FC Mobile cocok bagi peserta yang ingin merasakan suasana sepak bola dengan lisensi klub dan pemain resmi. Kontrol permainan dalam game ini cukup ramah untuk pemain kasual yang baru pertama mengikuti turnamen. Panitia dapat menggunakan format pertandingan pendek agar jadwal lebih efisien. Selain itu, grafis FC Mobile bisa dibilang nyaman dipandang mata untuk ukuran game HP modern.

  7. 7. Pokémon UNITE

    Pokémon Unite
    Pokémon Unite (dok. The Pokémon Company/Pokémon Unite)

    Game MOBA Pokémon UNITE menyajikan nuansa lebih santai dibanding sebagian besar game esports populer. Game ini menghadirkan berbagai karakter ikonik Pokémon yang mampu menarik peserta lintas generasi. Meski tampil lebih ramah untuk pemula, unsur kompetitifnya tetap kuat. Pokémon UNITE terpilih sebagai salah satu cabang yang masuk dalam daftar esports Asian Games 2026 di Jepang. 

    Untuk menggelar turnamen esports saat Agustusan, panitia disarankan menyiapkan berbagai perlengkapan. Kebutuhan tersebut meliputi koneksi internet yang stabil, router cadangan, terminal listrik, meja khusus perangkat pemain, dan proyektor atau televisi untuk menampilkan pertandingan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More