Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Game dengan Tema Cyberpunk Terbaik, Konsepnya Seru!

5 Game dengan Tema Cyberpunk Terbaik, Konsepnya Seru!
Ghostrunner 2 (dok. One More Level)
  • Ghostrunner 2 memperluas aksi samurai cyborg Jack dengan eksplorasi kota neon menggunakan motor, sambil mempertahankan tebasan cepat, parkour, dan penghindaran serangan.
  • The Ascent mengisahkan pekerja kontrak yang berjuang mengubah nasib lewat implan di dunia isometrik yang menindas, sedangkan Ruiner menyajikan aksi pembunuh bertopeng LCD bernuansa merah-oranye.
  • Cloudpunk berfokus pada kurir dan rahasia kota Nivalis tanpa pertarungan, sementara Shadowrun: Dragonfall menawarkan Berlin, karakter menarik, serta pertarungan taktis bergaya XCOM.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Cyberpunk merupakan genre yang identik dengan gambaran masa depan ketika teknologi berkembang pesat, tetapi kehidupan manusia justru kehilangan sisi kemanusiaannya. Berakar dari karya Philip K. Dick dan semakin dipopulerkan oleh Ridley Scott serta William Gibson, genre ini biasanya menghadirkan dunia yang gelap dan penuh konflik sosial. Cyberpunk 2077 dari CD Projekt Red menjadi salah satu game terbaik yang mampu merepresentasikan ciri khas genre tersebut, namun di luar sana sejatinya masih ada banyak game cyberpunk lain yang tak kalah layak dimainkan dan berikut beberapa di antaranya.

  1. 1. Ghostrunner 2

    Meski game pertamanya sudah sangat bagus, Ghostrunner 2 menawarkan pengalaman bermain yang jauh lebih besar dan liar. Kali ini, sang protagonis utama yaitu Jack tidak hanya memanjat sebuah menara, tapi juga menjelajahi dunia cyberpunk dengan sepeda motor keren yang membawanya melintasi jalanan penuh lampu neon dan atmosfer futuristis. Namun sama seperti pendahulunya, inti gameplay game garapan One More Level ini tetap sama yaitu aksi cepat dengan tebasan pedang, lompatan, menghindari serangan dan berlari di sepanjang dinding sebagai seorang samurai cyborg.

  2. 2. The Ascent

    Di The Ascent, pemain memulai kisah mereka sebagai pekerja yang terikat kontrak dan perlahan berusaha memperbaiki hidup melalui teknologi implan. Dunia yang dibawa game ini indah namun menjijikkan di saat yang bersamaan, sementara sudut pandang kamera isometrik yang digunakan membuat karakter pemain terasa kecil di tengah dunia cyberpunk yang jauh lebih besar dan kejam. Kombinasi dari keduanya seakan menyampaikan pesan soal harapan yaitu di dunia yang dirancang untuk menindas banyak orang demi keuntungan segelintir pihak, seseorang masih bisa berjuang dan membangun nasibnya sendiri.

  3. 3. Ruiner

    Salah satu alasan genre cyberpunk begitu disukai adalah kemampuannya dalam mengajak pemain memikirkan kondisi dunia saat ini, dan Ruiner juga menawarkan hal serupa. Game ini menggambarkan kemungkinan soal masa depan peradaban dengan cara yang menghibur, namun tujuan utamanya tetap sederhana yaitu menghadirkan gameplay aksi yang seru tanpa perlu banyak berpikir. Pada game ini, pemain berperan sebagai pembunuh tanpa nama yang mengenakan topeng LCD menyala dengan satu misi jelas, yaitu “KILL THE BOSS”. Menariknya, berbeda dari kebanyakan dunia cyberpunk yang dipenuhi lampu neon warna-warni, Ruiner justru menggunakan dominasi warna merah dan oranye.

  4. 4. Cloudpunk

    Cloudpunk merupakan game tanpa pertarungan yang berfokus pada suasana kota Nivalis dan kehidupan orang-orang di dalamnya. Sebagai kurir, pemain mengantarkan berbagai macam paket (baik yang legal maupun ilegal) sembari perlahan memahami cara kerja kota serta mengenal para penghuninya, meski terkadang isi paket yang mereka bawa justru membawa kebenaran yang tidak ingin diketahui. Penggunaan gaya visual voxel merupakan pilihan yang sangat tepat karena menciptakan nuansa cyberpunk klasik seperti dalam film The Lawnmower Man dan Virtuosity, namun di sisi lain, tetap terlihat unik dan tidak ketinggalan zaman.

  5. 5. Shadowrun: Dragonfall

    Sekarang ada begitu banyak game Shadowrun yang tersedia untuk dimainkan namun salah satu yang terbaik dan tidak boleh dilewatkan adalah Shadowrun: Dragonfall yang rilis pada tahun 2014 silam. Game ini berlatar di Berlin, sebuah kota tempat korporasi tidak menguasai segalanya, yang notabene cukup tidak biasa untuk sebuah game bertema cyberpunk. Game garapan Harebrained Schemes ini menghadirkan karakter-karakter menarik, sistem combat taktis yang seru seperti game-game XCOM atau Mario + Rabbids, serta berbagai elemen khas seri Shadowrun yang bisa diharapkan pemain.

    Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game cyberpunk terbaik namun bukan Cyberpunk 2077. Selain lima game di atas, game cyberpunk apa lagi yang menurutmu luar biasa?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More