Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Haruskah Upgrade ke Snapdragon 8 Gen 5? Ini Jawabannya!

Haruskah Upgrade ke Snapdragon 8 Gen 5? Ini Jawabannya!
chipset Snapdragon 8 Gen 5 (qualcomm.com)
Intinya Sih
  • Snapdragon 8 Gen 5 hadir dengan arsitektur baru, efisiensi daya lebih baik, serta peningkatan AI dan kamera, menempatkannya di posisi tengah antara Snapdragon 8 Gen 3 dan Snapdragon 8 Elite.
  • Pengguna chipset Snapdragon 8 Gen 3 ke bawah disarankan upgrade karena peningkatan performa CPU, efisiensi daya, multitasking, serta pengalaman gaming dan AI yang lebih responsif.
  • Meski kuat, Snapdragon 8 Gen 5 masih kalah dari Snapdragon 8 Elite untuk gaming berat; keputusan upgrade sebaiknya disesuaikan kebutuhan dan chipset yang digunakan saat ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pada November 2025, Snapdragon 8 Gen 5 sempat menjadi sorotan di kalangan pengguna smartphone flagship. Chipset ini hadir dibekali arsitektur baru, efisiensi daya yang lebih baik, dan kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang semakin canggih. Kehadirannya pun membuat banyak pengguna mulai mempertimbangkan apakah generasi terbaru ini cukup menarik untuk dijadikan alasan mengganti smartphone.

Namun, tidak semua chipset baru otomatis menghadirkan peningkatan besar dalam pemakaian sehari-hari. Keputusan untuk upgrade ke Snapdragon 8 Gen 5 sebaiknya disesuaikan dengan chipset yang kamu gunakan saat ini serta kebutuhan penggunaan. Karena itu, penting untuk melihat lebih jauh apakah upgrade ini benar-benar sepadan, atau justru lebih bijak menahan dulu dan menunggu generasi berikutnya. Berikut penjelasan lengkap yang bisa jadi bahan pertimbangan.

1. Snapdragon 8 Gen 5 berada di posisi tengah berdasarkan hasil benchmark

OnePlus 15 ditenagai Snapdragon 8 Gen 5 Elite
OnePlus 15 ditenagai Snapdragon 8 Gen 5 Elite (oneplus.com)

Berdasarkan hasil benchmark, chipset Snapdragon 8 Gen 5 menunjukkan peningkatan signifikan dibanding Snapdragon 8 Gen 3. Namun, chipset ini masih belum mampu melampaui Snapdragon 8 Elite yang saat ini berada di kelas atas. Hal tersebut menegaskan posisi Snapdragon 8 Gen 5 sebagai chip premium yang berada di antara dua generasi tersebut. Jadi, peningkatannya begitu, tetapi belum menjadi yang paling kencang di lini Qualcomm.

Perbandingan chipset Snapdragon berdasarkan GeekBench 6

Data dihimpun melalui situs Gizmochina

GeekBench 6

Snapdragon 8 Gen 5

Snapdragon 8 Elite

Snapdragon 8 Gen 3

Single-core

2.837

3.026

2.243

Multi-core

9.352

9.306

6.591

Dari tabel tersebut, Snapdragon 8 Gen 5 unggul jauh atas Snapdragon 8 Gen 3 di dua kategori. Bahkan untuk multi-core, nilainya sedikit melewati Snapdragon 8 Elite. Namun, pada single-core Snapdragon 8 Elite masih berada di posisi teratas, sehingga tetap unggul dalam respons singkat dan performa puncak.

Di pengujian AnTuTu, Snapdragon 8 Gen 5 juga tampil sangat kuat dengan skor total yang mendekati Snapdragon 8 Elite. Pengujian ini memberi gambaran performa keseluruhan karena mencakup CPU, GPU, memori, dan pengalaman pengguna atau UX.

Perbandingan chipset Snapdragon berdasarkan benchmark AnTuTu

Data dihimpun melalui situs Gizmochina

Benchmark AnTuTu

Snapdragon 8 Gen 5

Snapdragon 8 Elite

Snapdragon 8 Gen 3

Total skor

2.961.236

2.994.563

2.274.520

CPU

914.878

862.692

607.409

GPU

974.202

1.095.049

796.782

Memory

382.729

393.623

353.279

UX

689.228

643.199

517.050

Jika dilihat lebih rinci, Snapdragon 8 Gen 5 bahkan unggul di skor CPU dibanding Snapdragon 8 Elite. Namun, di sektor GPU, Snapdragon 8 Elite masih memimpin cukup jauh sehingga lebih cocok untuk gaming berat dan grafis ekstrem. Sementara itu, Snapdragon 8 Gen 3 tertinggal di hampir semua aspek dari dua chipset yang lebih baru. Karena itu, Snapdragon 8 Gen 5 bisa disebut berada di posisi tengah.

Artinya, performa Snapdragon 8 Gen 5 lebih kencang dari Snapdragon 8 Gen 3, tetapi belum bisa menyalip Snapdragon 8 Elite secara keseluruhan. Untuk pengguna yang ingin performa mendekati flagship tertinggi tanpa harus membayar lebih mahal, chipset ini punya daya tarik besar. Namun, bagi pencari performa absolut, Snapdragon 8 Elite masih menjadi acuan utama. Jadi, pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan dan bujet kamu.

2. Pengguna Snapdragon 8 Gen 3 ke bawah disarankan untuk upgrade

Chipset Snapdragon 8 Gen 3 berwarna emas dengan logo merah ditempatkan di atas papan sirkuit berwarna merah gelap.
Snapdragon 8 Gen 3 (qualcomm.com)

Jika saat ini kamu memakai smartphone dengan chipset Snapdragon 8 Gen 3, Snapdragon 8 Gen 2, atau generasi yang lebih lama, upgrade ke Snapdragon 8 Gen 5 cukup masuk akal. Chipset ini memakai fabrikasi TSMC N3P 3nm yang lebih efisien dibanding generasi sebelumnya. Qualcomm juga membekali core Oryon generasi baru yang menjanjikan performa lebih tinggi sekaligus konsumsi daya lebih hemat.

Dalam penggunaan sehari-hari, peningkatan bisa terasa pada gaming yang lebih stabil dan mulus, multitasking lebih cepat, dan aplikasi AI yang berjalan lebih responsif. Selain itu, suhu perangkat berpotensi lebih terkendali dan daya tahan baterai lebih baik berkat efisiensi fabrikasi baru. Pengguna yang sering membuka banyak aplikasi sekaligus juga bisa merasakan respons lebih cepat. Karena itu, bagi pengguna chipset lama, Snapdragon 8 Gen 5 tergolong upgrade nyata.

3. Snapdragon 8 Elite masih unggul untuk gaming kelas berat

Logo prosesor Snapdragon 8 Elite berwarna merah dan emas dengan latar belakang hitam yang tampak elegan dan futuristik.
Snapdragon 8 Elite (mi.co.id)

Walau kencang, Snapdragon 8 Gen 5 masih belum menggeser Snapdragon 8 Elite dalam urusan gaming kelas berat. Meski GPU Adreno 829 yang dipakai sudah modern, performanya masih berada di bawah GPU milik Snapdragon 8 Elite. Dalam benchmark grafis, Snapdragon 8 Gen 5 juga tercatat sekitar 12 persen lebih rendah dibanding varian Elite. Selisih ini akan lebih terasa bagi gamer yang mengejar performa maksimal.

Snapdragon 8 Elite tetap unggul untuk bermain game konfigurasi ultra, ray tracing, frame rate tinggi yang stabil dalam waktu lama, hingga emulasi game berat. Pengguna yang sering bermain game kompetitif dalam sesi panjang juga akan lebih diuntungkan chipset ini. Snapdragon 8 Gen 5 tetap sangat kuat untuk mayoritas game modern, tetapi bukan pilihan yang paling ekstrem. Karena itu, jika prioritas utama kamu adalah gaming berat, Snapdragon 8 Elite masih menjadi opsi terbaik.

4. Kamera dan AI jadi poin plus Snapdragon 8 Gen 5

Snapdragon 8 Gen 5
Snapdragon 8 Gen 5 (motorola.com)

Salah satu peningkatan penting Snapdragon 8 Gen 5 ada di sektor kamera. Qualcomm membawa ISP AI 20-bit yang sebelumnya hadir di lini lebih premium, memberi ruang lebih besar untuk HDR, pengurangan noise, dan reproduksi warna yang lebih baik. Hasilnya, foto berpotensi lebih detail dan seimbang pada berbagai kondisi cahaya. Bagi pengguna yang gemar fotografi mobile, perubahan ini cukup berarti.

Chip ini juga mendukung kamera hingga 320MP dan perekaman video 4K 120fps, setara chipset kelas atas lain. Di sisi AI, kemampuannya cukup dekat ke Snapdragon 8 Elite karena sama-sama memakai konfigurasi Hexagon NPU modern. Fitur AI on-device dan generative AI pun menjadi nilai jual utama untuk kebutuhan produktivitas maupun hiburan.

5. Konektivitas Snapdragon 8 Gen 5 sudah setara flagship

Snapdragon 8 Elite Gen 5
Snapdragon 8 Elite Gen 5 (qualcomm.com)

Snapdragon 8 Gen 5 membawa fitur konektivitas modern yang sudah setara kelas flagship. Chipset ini mendukung kecepatan jaringan seluler hingga 10Gbps, Wi-Fi hingga 5,8Gbps, dan Bluetooth 6.0. Artinya, pengguna bisa menikmati transfer data lebih cepat, latensi rendah, dan koneksi aksesori nirkabel yang lebih stabil. Untuk penggunaan beberapa tahun ke depan, fitur ini tergolong sangat siap.

Kehadiran konektivitas baru juga penting karena ekosistem perangkat terus berkembang. Earbuds, smartwatch, cloud gaming, dan streaming resolusi tinggi membutuhkan sambungan yang cepat dan konsisten. Karena itu, Snapdragon 8 Gen 5 bukan hanya unggul di performa internal, tetapi juga siap mendukung gaya hidup digital modern. Ini membuatnya setara ke Snapdragon 8 Elite dan lebih maju dibanding Snapdragon 8 Gen 3.

6. Haruskah upgrade ke Snapdragon 8 Gen 5?

Snapdragon 8 Elite Gen 4
Snapdragon 8 Elite Gen 4 (honor.com)

Apakah harus upgrade atau lebih baik ditahan dulu? Jawabannya sangat bergantung pada perangkat yang kamu gunakan sekarang. Jika kamu masih memakai Snapdragon 8 Gen 3 atau generasi lebih lama, Snapdragon 8 Gen 5 menawarkan peningkatan yang cukup merata. Performa naik, efisiensi lebih baik, kamera lebih pintar, dan fitur AI lebih modern. Dalam kondisi itu, upgrade bisa terasa sepadan.

Namun, jika kamu sudah memakai HP yang dibekali chipset Snapdragon 8 Elite, fokus utama pada gaming maksimal, atau perangkat sekarang masih sangat kencang, pindah ke Snapdragon 8 Gen 5 mungkin bukan keputusan terbaik. Bahkan pada beberapa aspek grafis, Snapdragon 8 Elite masih unggul jelas. Karena itu, lebih bijak menilai kebutuhan pribadi daripada sekadar tergoda chipset baru.

Snapdragon 8 Gen 5 merupakan chipset menarik karena menempati posisi strategis antara performa tinggi dan harga yang lebih realistis. Qualcomm menghadirkan peningkatan pada CPU, AI, kamera, efisiensi daya, dan konektivitas secara seimbang. Untuk pengguna Snapdragon 8 Gen 3 ke bawah, chipset ini merupakan upgrade yang layak dipertimbangkan. Kombinasi tersebut membuatnya relevan bagi banyak pengguna Android premium.

Meski begitu, keputusan upgrade tetap harus melihat posisi perangkat yang kamu pakai saat ini. Jika kamu sudah memakai Snapdragon 8 Elite atau flagship terbaru, perpindahan ke Snapdragon 8 Gen 5 justru bisa terasa seperti langkah mundur pada beberapa aspek. Karena itu, keputusan upgrade bukan soal chipset baru atau lama semata. Yang paling penting adalah apakah peningkatannya benar-benar terasa untuk kebutuhan harianmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Related Articles

See More