Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kelebihan Googlebook yang Membedakannya dengan Chromebook

4 min read
5 Kelebihan Googlebook yang Membedakannya dengan Chromebook
laptop Googlebook (googlebook.google)
  • Google memperkenalkan Googlebook, laptop premium berbasis Googlebook OS yang memadukan fondasi Android dan teknologi ChromeOS, sementara Chromebook tetap didukung sebagai lini terpisah.
  • Googlebook mengintegrasikan Gemini melalui Magic Pointer, menghadirkan Glowbar untuk status perangkat dan aktivitas AI, serta Create My Widget berbasis perintah bahasa sehari-hari.
  • Pre-order Googlebook dibuka 21 September 2026 mulai 899 dolar AS; pembeli mendapat Google AI Pro 12 bulan dan penyimpanan cloud 5TB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Google resmi memperkenalkan Googlebook sebagai kategori laptop premium yang membawa pengalaman Android ke perangkat komputer. Produk ini tetap mempertahankan sejumlah elemen dari ChromeOS, tetapi Google menambahkan fitur eksklusif berbasis Gemini untuk penggunaan laptop.

Googlebook mulai dibuka untuk pre-order sejak 21 September 2026 dengan harga mulai 899 dolar AS atau sekitar Rp16 jutaan. Penjualan perdana dijadwalkan pada 4 Oktober di Amerika Serikat, lalu menyusul sejumlah negara lain pada 5 Oktober. Googlebook hadir bukan sebagai pengganti Chromebook karena keduanya berbeda. Lantas, apa saja kelebihan Googlebook yang membedkannya dari Chromebook?

  1. 1. Googlebook memakai Googlebook OS

    ASUS Googlebook
    ASUS Googlebook (googlebook.google)

    Perbedaan paling mendasar ada pada sistem operasi yang digunakan. Googlebook menjalankan Googlebook OS yang dikembangkan dengan fondasi Android dan teknologi ChromeOS, sedangkan Chromebook menggunakan ChromeOS sebagai sistem operasi utamanya. Perubahan ini membuat Googlebook diposisikan sebagai kategori laptop baru, bukan Chromebook dengan nama berbeda.

    Chromebook selama ini dikenal sebagai laptop berbasis ChromeOS dengan dukungan aplikasi web, aplikasi Android, dan Linux. Googlebook mempertahankan sejumlah kemampuan itu dengan membawa integrasi Android yang lebih dalam pada mode desktop. Google juga memastikan Chromebook tetap mendapat dukungan sehingga kehadiran Googlebook tidak menghentikan Chromebook.

  2. 2. Googlebook punya Magic Pointer yang tidak ada di Chromebook

    Acer Googlebook
    Acer Googlebook (googlebook.google)

    Googlebook membawa Magic Pointer yang menghubungkan kursor dengan Gemini. Pengguna dapat menggoyangkan kursor untuk memanggil Gemini dan meminta bantuan berdasarkan informasi yang sedang tampil di layar. Pada beberapa perangkat keluaran terbaru, Chromebook sudah dapat menggunakan berbagai fitur Gemini dari Google. Namun, Magic Pointer bisa memberikan cara interaksi yang berbeda karena Gemini dapat dipanggil melalui gerakan kursor pada layar. Googlebook dirancang agar kemampuan AI lebih menyatu dengan sistem operasi dibanding pengalaman Chromebook sebelumnya.

  3. 3. Googlebook punya Glowbar sebagai identitas baru

    Googlebook Asus
    Googlebook Asus (googlebook.google)

    Googlebook dilengkapi Glowbar berupa lampu LED pada bagian luar bodi laptop. Lampu ini dapat memberikan informasi seperti status baterai, proses pengisian daya, aktivitas mikrofon, dan aktivitas Gemini. Google juga membuka dukungan Glowbar bagi pengembang untuk menghadirkan fungsi tambahan.

    Chromebook tidak memiliki Glowbar sebagai fitur standar pada lini Googlebook karena fitur ini memang diperkenalkan bersama kategori baru. Google pernah menggunakan elemen lampu pada beberapa perangkat Chromebook Pixel, tetapi Glowbar di Googlebook memiliki fungsi yang lebih terintegrasi dengan sistem. Salah satu fungsi yang sudah diperkenalkan memungkinkan animasi lampu mengikuti musik.

  4. 4. Googlebook bisa membuat widget yang berbeda dari Chromebook

    potret Googlebook dan HP Android
    potret Googlebook dan HP Android (google.book)

    Googlebook memiliki Create My Widget yang memungkinkan pengguna membuat widget berdasarkan perintah dalam bahasa sehari-hari. Di sini pengguna dapat menentukan fungsi widget tanpa perlu menulis kode sendiri. Fitur ini memanfaatkan kemampuan AI untuk membuat elemen kecil yang sesuai kebutuhan.

    Di sisi lain, Chromebook mendukung berbagai aplikasi dan ekstensi yang dapat menghadirkan widget atau fungsi tambahan. Namun, Create My Widget menawarkan proses pembuatan yang lebih sederhana karena pengguna cukup menjelaskan kebutuhan dalam bahasa natural. Selain itu, Googlebook membawa Quick Insert untuk mengakses emoji, terjemahan, hasil salin-tempel, dan fitur pengetikan suara dari satu tempat.

  5. 5. Googlebook menyertakan Google AI Pro selama setahun

    Lenovo Googlebook
    Lenovo Googlebook (googlebook.google)

    Setiap pembelian Googlebook menyertakan langganan Google AI Pro selama 12 bulan. Paket ini memberikan akses ke berbagai fitur Gemini yang menjadi bagian penting dari pengalaman Googlebook, ditambah penyimpanan cloud sebesar 5TB. Bundel ini memperkuat posisi AI sebagai salah satu fitur utama laptop baru Google. Chromebook tidak diposisikan dengan bundel Google AI Pro sebagai bagian standar dari seluruh lini perangkatnya. Untuk segemen pasar, Googlebook memang menyasar pengalaman laptop premium, sementara Chromebook tetap menjadi lini perangkat yang berjalan dengan ChromeOS.

    Fitur dan kelebihan Googlebook pada dasarnya membawa sejumlah fondasi Chromebook ke arah yang berbeda. Perbedaan utamanya terlihat dari sistem operasi, integrasi Gemini, Glowbar, pembuatan widget berbasis perintah, dan bundel Google AI Pro. Sebagai info tambahan, Googlebook dirancang untuk produktivitas di kelas harga premium, sedangkan Chromebook menyasar segmen menengah bawah khususnya pelajar. Menurutmu, apakah Googlebook akan sukses seperti Chromebook?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More