Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Harga RAM DDR5 Laptop Naik 6 Kali Lipat, Benarkah makin Mahal?

4 min read
Harga RAM DDR5 Laptop Naik 6 Kali Lipat, Benarkah makin Mahal?
Micron 32 GB DDR5-5600 SO-DIMM (commons.wikimedia.org/ITEagle Europe - Sebastiaan Broekhoven)
  • Harga DDR5 SO-DIMM laptop di pasar Jerman dilaporkan hampir enam kali lipat dibanding Juli 2025, meningkatkan biaya konfigurasi perangkat berbasis RAM yang dapat di-upgrade.
  • XMG dan SCHENKER menaikkan harga sejumlah laptop sejak 18 September 2026, tetapi beberapa model tetap atau justru turun, sehingga dampaknya tidak merata.
  • Selain RAM, biaya SSD, CPU, GPU, logistik, dan komponen lain ikut tertekan; pasokan DRAM dan NAND diperkirakan ketat hingga 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Harga RAM DDR5 untuk laptop mengalami lonjakan tajam dalam setahun terakhir. Mengutip TomsHardware (30/9/2026), XMG, produsen laptop gaming dan workstation yang mengelola merek XMG serta SCHENKER, menyebut harga DDR5 SO-DIMM yang menjadi salah satu komponen memorinya kini hampir enam kali lebih tinggi dibandingkan level Juli 2025. Kondisi tersebut ikut mendorong perusahaan menaikkan harga sejumlah laptopnya pada September 2026.

Kenaikan harga ternyata tidak hanya terjadi pada RAM. Lantas, apakah lonjakan harga RAM DDR5 otomatis membuat laptop yang beredar di pasaran semakin mahal? Berikut indikasinya!

  1. 1. Harga DDR5 SO-DIMM naik hampir enam kali lipat

    DDR5-4800 SO-DIMM
    DDR5-4800 SO-DIMM (adata.com)

    XMG menyebut harga pasar sejumlah DDR5 SO-DIMM untuk laptop telah meningkat hampir enam kali lipat dibandingkan pertengahan 2025. Perusahaan membandingkan tiga produk DDR5 SO-DIMM yang tersedia di pasar Jerman menggunakan data harga ritel, kemudian menyebut kenaikan harga pembeliannya sendiri berada pada kisaran yang sebanding.

    SO-DIMM merupakan format modul memori yang banyak digunakan pada laptop dengan RAM yang dapat diganti atau ditingkatkan. Ketika harga komponen tersebut meningkat tajam, produsen laptop harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk menyediakan konfigurasi dengan kapasitas RAM tertentu. Dampaknya terutama terasa pada perangkat yang mengandalkan memori SO-DIMM sebagai bagian dari konfigurasi produknya.

  2. 2. XMG mulai menaikkan harga laptop

    XMG
    XMG (xmg.gg)

    Tekanan biaya tersebut sudah terlihat pada harga produk XMG dan SCHENKER. Mulai 18 September 2026, perusahaan menaikkan harga awal sejumlah laptop sekitar 100 hingga 150 Euro atau sekitar Rp2,05 juta hingga Rp3,08 juta, menggunakan asumsi kurs 1 Euro = Rp20.500. Sementara itu, SCHENKER KEY 18 Pro mengalami kenaikan hingga 300 Euro atau sekitar Rp6,15 juta. Untuk beberapa konfigurasi dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop, biaya upgrade juga meningkat 120 Euro atau sekitar Rp2,46 juta.

    Namun, tidak semua produk mengalami kenaikan. Misalnya, XMG NEO 16 (M26), tetap mempertahankan harga awalnya meskipun biaya opsi RTX 5090 meningkat. XMG APEX 17 (M25) dan XMG Fusion 16 (M25) bahkan mendapatkan penurunan harga sekitar 35 hingga 50 Euro atau sekitar Rp717.500 hingga Rp1,03 juta untuk konfigurasi tertentu.

  3. 3. Pengadaan komponen lain juga terkena imbas

    ilustrasi RAM pada laptop (unsplash.com/Possessed Photography)
    ilustrasi RAM pada laptop (unsplash.com/Possessed Photography)

    Kenaikan harga laptop tidak bisa sepenuhnya dikaitkan dengan RAM. XMG mengatakan biaya pengadaan komponen lain seperti SSD, PCB, komponen elektronik, CPU, GPU, dan video memory juga mengalami tekanan. Artinya, produsen menghadapi peningkatan biaya pada beberapa bagian sekaligus sehingga ruang untuk mempertahankan harga lama menjadi semakin terbatas.

    Faktor logistik juga ikut memperberat kondisi tersebut. XMG menyinggung kenaikan harga bahan bakar yang berdampak pada biaya pengiriman udara, sementara pengiriman laut dari Asia menuju Eropa melalui kawasan Laut Merah dan Terusan Suez menghadapi biaya asuransi yang lebih tinggi akibat situasi geopolitik. Kombinasi berbagai faktor tersebut kemudian ikut tercermin dalam biaya produksi dan harga jual sejumlah perangkat.

  4. 4. Kelangkaan RAM diprediksi berlanjut hingga 2027

    Samsung LPDDR5X DRAM
    Samsung LPDDR5X DRAM (news.samsung.com)

    XMG juga memberikan gambaran yang belum terlalu menggembirakan mengenai pasokan memori. Perusahaan mengacu pada pandangan CEO Micron Sanjay Mehrotra yang memperkirakan kondisi pasokan DRAM akan tetap ketat hingga 2027. XMG bahkan memperkirakan tekanan pada DRAM dan NAND dapat berlangsung hingga 2027 dan setelahnya.

    Namun, proyeksi mengenai kapan harga memori akan kembali turun belum memiliki satu kesimpulan. CEO Asus Jason Chen sebelumnya memperkirakan harga komponen dapat mulai berbalik turun pada paruh kedua 2027, antara lain seiring bertambahnya kapasitas produksi produsen memori asal China. Karena itu, arah harga RAM dalam satu tahun mendatang masih bergantung pada perkembangan pasokan dan permintaan.

  5. 5. Apakah laptop akan makin mahal?

    ilustrasi laptop Windows
    ilustrasi laptop Windows (unsplash.com/Erick Cerritos)

    Kenaikan harga RAM DDR5 memang dapat memberikan tekanan terhadap harga laptop, tetapi bukan berarti seluruh laptop otomatis akan mengalami kenaikan dengan besaran yang sama. Harga akhir juga dipengaruhi oleh biaya CPU, GPU, SSD, layar, PCB, logistik, kurs, strategi produsen, hingga stok komponen yang dimiliki masing-masing perusahaan. Kasus XMG menunjukkan bagaimana perubahan harga komponen dapat mulai diteruskan ke produk jadi.

    Jika biaya DRAM dan komponen lain tetap tinggi, produsen berpotensi melakukan penyesuaian harga atau mengubah konfigurasi produk. Namun, apabila pasokan kembali membaik dan biaya komponen turun, XMG menyatakan akan menyesuaikan harga ritelnya kembali mengikuti penurunan biaya input. Jadi, RAM DDR5 memang sedang menjadi salah satu sumber tekanan harga laptop, tetapi belum berarti semua laptop pasti akan semakin mahal. Perkembangan pasokan DRAM dan NAND hingga 2027 akan menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan untuk melihat ke mana harga laptop bergerak selanjutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More