ilustrasi layar HP (unsplash.com/Gavin Phillips)
Untuk saat ini, penggunaan layar Super AMOLED cenderung lebih minim daripada AMOLED. Berdasarkan laman GSMArena, Super AMOLED umumnya dipakai di HP Samsung, khususnya kelas mid-range seperti Samsung Galaxy A18 dan Galaxy A57. Galaxy M series seperti M53 juga pakai Super AMOLED, tepatnya Super AMOLED Plus. Untuk HP flagship, biasanya hanya flagship keluaran lama yang menggunakannya, seperti Galaxy S20 FE dan Galaxy S9.
Meski begitu, terkadang ada merek HP di luar Samsung yang pakai Super AMOLED. Salah satunya adalah Xiaomi di REDMI Note 10. Penggunaan AMOLED lebih luas karena dipakai oleh banyak merek seperti TECNO, Infinix, OPPO, vivo, iQOO, hingga Xiaomi. Tak terbatas pada mid-range, layar AMOLED dipakai lebih luas, entah itu oleh HP entry-level, mid-range, bahkan flagship yang harganya belasan hingga puluhan juta.
Secara struktur dan jenis, panel layar AMOLED dan Super AMOLED memang sangat mirip. Namun, pada penggunaan dan implementasinya, keduanya memiliki beberapa perbedaan yang cukup mencolok. Kelebihan layar Super AMOLED umumnya lebih optimal daripada AMOLED biasa, tapi bukan berarti AMOLED adalah layar yang jelek. Dalam penggunaannya, AMOLED tetaplah layar berkualitas yang bisa memberikan pengalaman penggunaan terbaik.