Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perbandingan HP Foldable vs Rollable, Mana yang Lebih Canggih?

Perbandingan HP Foldable vs Rollable, Mana yang Lebih Canggih?
ilustrasi HP foldable (unsplash.com/Mika Baumeister)
Intinya Sih
  • HP foldable sudah lebih matang dengan desain engsel kuat, layar besar untuk produktivitas, serta ketersediaan luas di pasaran dengan harga mulai belasan juta rupiah.
  • HP rollable hadir dengan layar tanpa lipatan yang bisa berubah ukuran secara dinamis, namun masih dalam tahap pengembangan dan berisiko pada mekanisme motor gulungannya.
  • Saat ini foldable jadi pilihan paling realistis untuk penggunaan harian, sementara rollable menjanjikan masa depan perangkat fleksibel yang lebih futuristik dan seamless.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Smartphone terus berkembang, dan kini kita memasuki era layar fleksibel yang semakin futuristik. Dua teknologi yang sedang jadi sorotan adalah HP foldable (lipat) dan rollable (gulung). Keduanya menawarkan cara baru untuk mendapatkan layar besar tanpa harus membawa perangkat besar.

Selama beberapa tahun terakhir, HP foldable sudah lebih dulu populer lewat seri seperti Samsung Galaxy Z series. Sementara itu, HP rollable masih tergolong baru, tapi punya potensi besar karena menawarkan layar tanpa lipatan yang lebih mulus. Lalu, sebenarnya apa saja perbedaan keduanya? Yuk kita bahas satu per satu.

1. Mekanisme desain

HP foldable menggunakan engsel untuk melipat layar fleksibel. Desainnya biasanya terbagi dua:

  • Model buku (dibuka jadi seperti tablet)
  • Model “flip” (lipat seperti HP jadul)

Dengan konsep ini, kamu bisa mengubah HP kecil jadi layar besar untuk multitasking.

Sebaliknya, HP rollable menggunakan sistem gulungan dengan motor di dalam bodi. Layar bisa “ditarik” keluar saat dibutuhkan, seperti membuka gulungan kertas. Tidak ada engsel, jadi ukurannya bisa lebih fleksibel.

2. Kualitas layar

HP foldable memang canggih, tapi biasanya masih memiliki bekas lipatan (crease) di tengah layar. Meski teknologi seperti ultra-thin glass sudah menguranginya, tapi garis tersebut tetap bisa terlihat dalam kondisi tertentu.

Di sisi lain, rollable unggul karena tidak memiliki lipatan sama sekali. Layarnya melengkung secara halus di dalam perangkat sehingga tampilan terasa lebih mulus dan seamless. Menariknya, layar rollable juga bisa berubah ukuran secara dinamis, misalnya dari 5 inci ke 6 inci, menyesuaikan kebutuhan pengguna.

3. Ketahanan (durability)

rollable.jpg
ilustrasi HP rollable (techadvisor.com)

Kalau soal ketahanan, HP foldable saat ini masih lebih unggul karena teknologinya sudah matang.

Foldable:

  • Mengandalkan engsel yang kini semakin kuat
  • Sudah diuji hingga ratusan ribu kali lipatan
  • Beberapa model bahkan punya sertifikasi tahan air

Rollable:

  • Menggunakan motor dan roller yang lebih kompleks
  • Berisiko mengalami kerusakan mekanis
  • Masih minim pengujian jangka panjang

Artinya, untuk sekarang, foldable masih lebih aman untuk penggunaan sehari-hari.

4. Kenyamanan penggunaan

HP foldable cocok untuk produktivitas, terutama karena punya mode layar besar yang "fixed”. Kamu bisa split screen, buka banyak aplikasi, atau nonton dengan nyaman. Namun, kekurangannya:

  • Lebih tebal saat dilipat
  • Bobotnya cenderung berat

Rollable menawarkan pengalaman yang lebih fleksibel. Layarnya bisa menyesuaikan kebutuhan, misalnya otomatis melebar saat menonton video.

Namun, karena masih baru:

  • Mekanismenya belum sepenuhnya intuitif
  • Terasa lebih rentan saat digunakan

5. Baterai dan performa

HP foldable biasanya punya baterai besar untuk menopang layar besar. Contohnya, banyak model sudah dibekali baterai di kisaran 4000 mAh ke atas. Karena desainnya sudah matang, komponen di dalamnya juga lebih optimal.

Sementara itu, HP rollable menghadapi tantangan:

  • Ruang baterai terbatas karena ada mekanisme gulungan
  • Performa bisa belum maksimal di generasi awal

6. Harga dan ketersediaan

ilustrasi foldable phone (unsplash.com/Mediamodifier)
ilustrasi HP foldable (unsplash.com/Mediamodifier)

HP foldable kini sudah semakin umum di pasaran. Brand seperti Samsung, Google, dan Honor sudah punya produk yang bisa dibeli secara luas. Untuk HP foldable harganya dijual mulai dari Rp12 jutaan hingga puluhan juta.

Sementara itu, HP rollable masih sangat terbatas. Beberapa konsep dari OPPO dan Samsung masih dalam tahap pengembangan. Harga awalnya diprediksi lebih mahal, karena teknologinya masih baru.

7. Masa depan teknologi

Saat ini, HP foldable adalah pilihan paling realistis untuk pengguna yang ingin perangkat fleksibel. Teknologinya sudah stabil dan terus berkembang.

Namun, HP rollable punya potensi besar untuk masa depan. Dengan layar yang bisa berubah ukuran tanpa lipatan, pengalaman pengguna bisa jadi jauh lebih fleksibel dan futuristik. Bukan tidak mungkin, di masa depan HP rollable akan menggabungkan fungsi smartphone dan tablet dalam satu perangkat yang benar-benar seamless.

Akhir kata, HP foldable dan rollable sama-sama menawarkan inovasi menarik, tapi dengan pendekatan yang berbeda. Kalau kamu mencari perangkat yang sudah terbukti nyaman dan tahan lama, foldable adalah pilihan aman. Namun, kalau kamu suka teknologi baru dan ingin sesuatu yang beda, rollable bisa jadi gadget masa depan yang layak ditunggu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More