Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perbedaan 5G dan 5GHz, 2 Istilah Mirip yang Ternyata Beda
ilustrasi jaringan smartphone (pexels.com/Brett Jordan)
  • 5G adalah generasi kelima jaringan seluler yang menghubungkan perangkat ke menara operator hingga jarak kilometer, sedangkan 5GHz merupakan frekuensi WiFi lokal dari router.
  • WiFi 5GHz menawarkan kecepatan hingga gigabit dan interferensi lebih rendah, tetapi jangkauannya sekitar 15 meter serta sulit menembus tembok atau lantai beton dibanding 2.4GHz.
  • Router dual-band 5GHz hanya menyebarkan internet kabel atau fiber secara lokal, sementara router 5G seluler memakai modem untuk menangkap sinyal operator dan membagikannya sebagai WiFi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Router rumahan modern biasanya menampilkan dua pilihan jaringan WiFi, satu berlabel 2.4GHz dan satu lagi 5GHz. Sementara itu, ikon 5G muncul terpisah di status bar smartphone saat jaringan seluler aktif. Kemiripan angka ini sering memicu asumsi keliru bahwa 5G dan 5GHz adalah teknologi yang sama, hanya beda penamaan. Padahal, keduanya sepenuhnya berbeda meski sama-sama memakai angka 5 di depannya.

WiFi 5GHz dan jaringan seluler 5G sama-sama mengandalkan gelombang radio untuk mengirim data, tetapi keduanya dirancang untuk tujuan berbeda. Satu bekerja secara lokal lewat router, satu lagi bekerja lewat menara operator seluler yang tersebar luas. Memahami perbedaan ini menarik agar kamu tidak salah menebak penyebab jaringan internet melambat.

1. Membedah istilah G vs GHz

ilustrasi 5G (pexels.com/Z z)

Huruf G pada 5G berdiri untuk generasi kelima standar jaringan seluler yang menggantikan 4G LTE. Standar ini menghubungkan smartphone dengan menara pemancar milik operator seluler yang memungkinkan jangkauannya mencapai hitungan kilometer. Jaringan 5G tetap bisa diakses lintas kota atau provinsi selama ada menara operator yang menjangkau area tersebut.

Sementara itu, angka 5 pada 5GHz merujuk kepada frekuensi 5 gigahertz, salah satu pita gelombang yang dipakai router WiFi untuk menyalurkan sinyal di dalam gedung atau rumah. Frekuensi ini murni bekerja secara lokal, tidak melibatkan operator seluler sama sekali, dan jangkauannya terbatas pada ruangan tempat router berada. Label 5GHz di daftar WiFi bukan versi mini dari 5G seluler.

2. Dilema WiFi rumahan, pakai 2.4GHz atau 5GHz?

ilustrasi menu Settings iPhone (pexels.com/Julio Lopez)

Umumnya, memilih antara 2.4GHz dan 5GHz jadi pertimbangan tersendiri saat pengguna sedang menonton video HD atau bermain game memakai jaringan WiFi. Pita 5GHz jadi pilihan yang masuk akal untuk kebutuhan ini karena kecepatannya bisa menyentuh level gigabit, jauh melampaui 2.4GHz yang biasanya mentok di kisaran 450–600 Mbps. Pita 5GHz juga lebih lega karena lebih sedikit perangkat tetangga yang memakainya, sehingga interferensi jauh berkurang dibanding 2.4GHz yang biasanya sudah sesak.

Namun, ada trade-off penting yang perlu kamu perhatikan. Jangkauan efektif 5GHz hanya berkisar 15 meter. Ini jauh lebih pendek dibanding 2.4GHz yang bisa mencapai 20 meter. Sinyal 5Ghz masih kesulitan menembus tembok bata atau lantai beton. Perangkat yang berada dua lantai dari router jadi rawan kehilangan sinyal 5GHz ketika 2.4GHz masih bisa menjangkau area tersebut.

3. Di luar jangkauan WiFi, giliran 5G seluler yang berperan

ilustrasi jaringan seluler (pexels.com/Doğan Alpaslan Demir)

Jaringan seluler otomatis mengambil alih koneksi data begitu smartphone berada di luar jangkauan WiFi. Masyarakat Indonesia identik menyebutnya dengan paket data. Di titik ini, 5G unjuk gigi lewat tiga lapisan spektrum, yaitu sub-6GHz untuk jangkauan luas, mid-band atau C-Band sebagai penyeimbang kecepatan dan jarak, serta milimeter wave alias mmWave yang menawarkan kecepatan sangat tinggi meski jangkauannya pendek. Kombinasi tiga lapisan ini membuat operator bisa menyesuaikan jaringan sesuai kepadatan area, baik pedesaan yang sepi atau pusat kota yang lebih ramai.

Hasil dari kombinasi spektrum itu adalah latensi rendah dan kapasitas jaringan jauh lebih besar dibanding generasi sebelumnya. Latensi rendah ini membuat panggilan video terasa lebih lancar dan game online minim lag, bahkan saat pengguna sedang bergerak naik kendaraan. Kapasitas besar ini juga yang membuat ribuan perangkat bisa terhubung bersamaan di satu area tanpa saling berebut sinyal.

4. Jangan tertukar antara router 5G dengan router 5Ghz

ilustrasi router (pexels.com/Pixabay)

Label 5G dan 5GHz pada kemasan perangkat jaringan sering bikin bingung, apalagi kalau toko online menampilkan keduanya berdampingan tanpa penjelasan jelas. Router WiFi dual-band biasa hanya memancarkan sinyal lokal dalam jangkauan pendek. Ini cocok dipakai untuk berbagi koneksi internet rumah ke banyak perangkat dalam satu bangunan. Router ini tidak punya kemampuan menangkap sinyal dari menara operator sama sekali. Ia hanya meneruskan koneksi internet kabel atau fiber yang sudah masuk ke rumah.

Di sisi lain, router 5G seluler berbeda total karena dilengkapi modem seluler di dalamnya, mirip dengan yang ada di smartphone. Modem ini yang memungkinkan router menangkap sinyal langsung dari menara operator jarak jauh, lalu mengubahnya jadi koneksi WiFi untuk perangkat di rumah. Jenis router ini umumnya dimanfaatkan rumah atau kantor di area yang belum terjangkau kabel fiber atau layanan penyedia internet lain.

Jangan bingung lagi karena 5G dan 5GHz cuma berbagi angka 5 dan huruf G, bukan teknologi. 5G mengurus koneksi seluler saat perangkat bergerak jauh dari jangkauan router lewat menara operator, sementara 5GHz mengurus kecepatan WiFi lokal dalam jarak dekat ke router. Memahami perbedaan ini akan membantu memilih perangkat yang tepat dan tidak salah kaprah saat sinyal tiba-tiba melambat, entah karena jarak ke router atau karena jauh dari menara seluler.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article