Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Misi Kontroversial di GTA, Mulai dari Game Pertama Sampai GTA V

4 min read
5 Misi Kontroversial di GTA, Mulai dari Game Pertama Sampai GTA V
GTA V (dok. Rockstar Games)
  • Misi Naval Engagement dan Trojan Voodoo di GTA: Vice City dituding rasis terhadap komunitas Haiti, memicu gugatan organisasi sipil pada 2004 serta permintaan maaf dan penyensoran dari Rockstar.
  • Hot Coffee di GTA: San Andreas membuka akses mini-game seksual tersembunyi melalui modifikasi, memicu gugatan, kritik politisi AS, dan dampak finansial sekitar US$20 juta bagi pihak terkait.
  • By the Book di GTA V mewajibkan pemain menyiksa tahanan secara interaktif; organisasi HAM menilai kritik Rockstar terhadap penyiksaan dan penyalahgunaan kekuasaan gagal tersampaikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Seri Grand Theft Auto dikenal bukan hanya karena dunia terbukanya yang luas, tapi juga karena keberaniannya dalam menampilkan kekerasan, kriminalitas, seksualitas dan kritik sosial secara ekstrem. Sejak game pertamanya dirilis, GTA berkali-kali memicu kritik dari kelompok masyarakat, politisi, hingga organisasi hak asasi manusia. Kontroversi tersebut tidak selalu muncul karena pemain bebas melakukan tindakan kriminal, tapi juga karena beberapa misi secara langsung mewajibkan pemain melakukan tindakan yang mendobrak norma-norma sosial. Misi apa saja itu? Berikut daftarnya.

  1. 1. Naval Engagement dan Trojan Voodoo — GTA: Vice City

    Pada GTA: Vice City, misi Naval Engagement dan Trojan Voodoo mengharuskan pemain berhadapan dengan kelompok kriminal Haiti. Pada misi pertama, pemain menyerang anggota geng Haiti untuk mencuri narkoba. Sementara itu, Trojan Voodoo berfokus pada penghancuran fasilitas pengolahan milik kelompok tersebut. Dialog dan tujuan misi yang secara eksplisit mengarahkan pemain untuk membunuh orang Haiti kemudian dianggap sebagai tindakan rasis terhadap komunitas Haiti. Pada 2004, sejumlah organisasi hak-hak sipil Haiti bahkan menggugat Rockstar Games dan menuntut agar game tersebut ditarik dari peredaran. Rockstar akhirnya meminta maaf dan menghapus beberapa bagian-bagian sensitif, namun Vice City tetap beredar dengan sejumlah penyensoran.

  2. 2. Hot Coffee — GTA: San Andreas

    Kontroversi Hot Coffee menjadi salah satu kontroversi terbesar yang pernah menimpa Rockstar Games. Pada GTA: San Andreas, pemain memang bisa menjalin hubungan dengan beberapa karakter perempuan, namun tidak bisa melihat adegan seksual secara langsung. Akan tetapi, para modder menemukan bahwa sejumlah file dan aset terkait aktivitas seksual masih tersimpan di dalam game. Dengan sedikit modifikasi, modder akhirnya memungkinkan pemain mengakses mini-game yang memperlihatkan Carl “CJ” Johnson berhubungan seksual dengan pacarnya secara eksplisit. Penemuan tersebut memicu gugatan hukum dari berbagai pihak, termasuk pemegang saham Take-Two Interactive yang menilai Rockstar telah gagal menangani masalah itu. Dampak finansial yang timbul mencapai sekitar US$20 juta, sementara politisi Amerika Serikat turut mengkritik konten seksual dan kekerasan dalam GTA: San Andreas.

  3. 3. Flatliner — GTA: Chinatown Wars

    Misi Flatliner di GTA: Chinatown Wars memang tidak menimbulkan kontroversi publik sebesar beberapa misi lain dalam daftar ini, namun memuat salah satu adegan paling sadis di sepanjang sejarah seri GTA. Pada misi ini, pemain diminta menjemput Uri, seorang kriminal yang baru memperoleh izin medis untuk keluar dari rumah sakit karena kondisi jantungnya. Setelah mencuri ambulans dan melarikan diri dari kejaran polisi, pemain membawa Uri ke garasi milik bos Triad, Zhou Ming. Di sana terungkap bahwa Uri bukanlah teman Zhou, melainkan korban yang sengaja dijebak. Adegan berikutnya memperlihatkan Zhou memegang jantung Uri dengan senyum penuh darah, sementara suara jeritan terdengar dari dalam ambulans. Meski tidak diperlihatkan secara eksplist, kombinasi suara, suasana dan kekejaman adegan tersebut membuat misi ini sangat membekas.

  4. 4. Hot Dog Homicide — GTA 2

    Jika Hot Coffee menimbulkan kontroversi karena tersembunyi, Hot Dog Homicide lebih mengganggu karena tindakan kejamnya merupakan bagian wajib dari misi. Pada GTA 2, tokoh kriminal bernama Jerkov meminta Claude Speed untuk menjemput warga dari halte bus. Awalnya, tugas tersebut terlihat seperti pekerjaan transportasi biasa. Namun, para penumpang kemudian dibawa ke pabrik pengolahan daging R. S. & L. Bows, tempat mereka digiling menjadi bahan makanan. Setelah itu, hasil olahan manusia tersebut harus dikirim menggunakan mobil van hot dog ke Kovski Diner. Misi ini memperlihatkan bagaimana game-game GTA awal menggunakan humor gelap dan absurditas untuk mendorong batas moral pemain. Meski tidak memicu gugatan besar, misi ini tetap menjadi salah satu yang paling mengerikan dalam sejarah seri GTA.

  5. 5. By the Book — GTA V

    Misi By the Book di GTA V sering dianggap sebagai misi paling kontroversial dalam sejarah seri GTA. Pada misi ini, agen FIB bernama Steve Haines memerintahkan Michael dan Trevor untuk mendapatkan informasi dari Ferdinand Kerimov. Michael pergi menjalankan operasi lain, sedangkan Trevor ditugaskan menyiksa Kerimov menggunakan berbagai alat, seperti tang, kunci inggris dan bensin. Pemain bahkan harus mengendalikan gerakan untuk mencabut gigi Kerimov, yang membuat adegan kekerasan tersebut terasa lebih interaktif daripada sekadar adegan sinematik yang hanya perlu ditonton. Lewat misi ini, Rockstar tampaknya ingin menyampaikan kritik terhadap praktik penyiksaan dan penyalahgunaan kekuasaan oleh lembaga pemerintah. Sayangnya, sejumlah organisasi hak asasi manusia menilai pesan tersebut gagal tersampaikan karena pemain tetap dipaksa menjalankan tindakan penyiksaan.

    Itulah tadi ulasan mengenai beberapa misi paling kontroversial pada game-game GTA. Selain misi-misi di atas, misi GTA apa lagi yang menurutmu kontroversial?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More