Microsoft Akhirnya Perbaiki Windows 11, Ini 6 Perubahannya di 2026

- Microsoft mengarahkan pengembangan Windows 11 pada 2026 ke pengalaman lebih efisien, stabil, mudah dipahami, serta mengurangi promosi dan dorongan Copilot yang dinilai berlebihan.
- Windows Update kini dapat ditunda hingga 35 hari; taskbar kembali fleksibel dipindahkan dan diatur ukurannya; sementara Search diprioritaskan untuk file serta aplikasi lokal.
- Start Menu mendapat kustomisasi lebih luas, tombol Copilot dikurangi di sejumlah aplikasi, dan instalasi Windows 11 disederhanakan dengan langkah, promosi, serta pembaruan awal yang lebih sedikit.
Windows 11 sempat mendapat banyak kritik karena dinilai semakin ribet, lemot, dipenuhi promosi dan terlalu agresif dalam mendorong Copilot ke berbagai bagian sistem. Banyak pengguna berharap Microsoft memperbaiki masalah dasar seperti performa, stabilitas dan fleksibilitas UI, alih-alih menambahkan fitur AI baru yang pada akhirnya jarang digunakan pengguna. Menanggapi kritik tersebut, Microsoft akhirnya mulai mengarahkan kembali pengembangan Windows 11 dengan fokus pada pengalaman penggunaan yang lebih efisien, bebas masalah dan mudah dimengerti. Berikut beberapa perubahan penting di Windows 11 yang mulai diterapkan Microsoft pada 2026.
1. Windows Update bisa ditunda lebih lama

ilustrasi fitur baru Windows Update di Windows 11 (dok. Microsoft) Salah satu perubahan yang paling berguna adalah peningkatan fitur penundaan Windows Update. Sebelumnya, pengguna hanya bisa menghentikan pembaruan selama satu atau dua minggu. Setelah masa tersebut berakhir, Windows akan kembali mengunduh dan memasang pembaruan, atau bahkan melakukan restart pada waktu yang kurang tepat. Dalam pembaruan terbaru, Microsoft menyediakan opsi untuk menunda Windows Update hingga 35 hari. Pengguna bisa memilih tanggal tertentu melalui Settings > Windows Update > Pause Updates. Fitur ini cocok untuk pengguna yang ingin menunggu beberapa minggu untuk memastikan pembaruan tidak menimbulkan masalah kompatibilitas. Akan tetapi, masih sama seperti sebelum-sebelumnya, penundaan tetap perlu diperpanjang secara manual ketika masa berlaku berakhir.
2. Tombol Copilot mulai dikurangi
Setelah mendorong Copilot ke berbagai bagian Windows 11, Microsoft akhirnya mulai mengurangi kehadiran tombol tersebut di aplikasi yang dianggap tidak memerlukannya. Tombol Copilot mulai dihapus dari Notepad, Snipping Tool, Photos dan Widgets. Di Notepad, tombol Copilot digantikan oleh menu Writing Tools yang tetap menyediakan fitur berbasis AI, namun pengguna juga bisa menonaktifkannya melalui pengaturan. Copilot di taskbar masih tersedia secara default, tapi bisa dihapus melalui Settings > Personalization > Taskbar > Copilot. Langkah ini menunjukkan bahwa Microsoft mulai merespons keluhan pengguna yang menganggap integrasi AI terlalu berlebihan. Namun alih-alih dihilangkan sepenuhnya, Microsoft lebih berusaha membuat kehadiran Copilot menjadi lebih opsional.
3. Start Menu dengan banyak opsi kustomisasi

ilustrasi fitur kustomisasi Start Menu di Windows 11 (dok. Microsoft) Microsoft memberikan lebih banyak kendali kepada pengguna dalam mengatur Start Menu. Pada versi sebelumnya, bagian Recommended sering mengambil ruang besar dan menampilkan aplikasi, file atau saran yang tidak selalu dibutuhkan. Dalam pembaruan terbaru, pengguna bisa sepenuhnya menonaktifkan bagian Recommended, mengubah ukuran Start menu atau membuat Start Menu jadi lebih minimalis dengan hanya menyisakan aplikasi yang dipin. Panel aplikasi terbaru, daftar seluruh aplikasi, serta rekomendasi dan tips juga bisa diatur secara terpisah. Semua opsi kostumisasi tersebut tersedia di Settings > Personalization > Start. Lewat pembaruan ini, Start Menu jadi bisa dibuat lebih personal dan tidak terlalu dipenuhi konten tambahan.
4. Windows Search lebih cepat dan bersih
Windows Search sebelumnya sering dikritik karena terlalu mengutamakan hasil pencarian web, konten promosi dan rekomendasi dibandingkan file atau aplikasi yang tersimpan atau terinstal di PC. Kini, Microsoft mendesain ulang tampilan pencarian agar lebih sederhana dan fokus pada kebutuhan utama pengguna. Aplikasi serta file lokal bisa muncul lebih cepat, bahkan setelah pengguna mengetik beberapa karakter saja. Hasil pencarian juga diberi label yang lebih jelas, sehingga pengguna bisa membedakan sumbernya, seperti apakah berasal dari penyimpanan internal, Microsoft Store, Settings, atau internet. Selain itu, hasil pencarian web dan Microsoft Store juga bisa dinonaktifkan melalui Settings > Privacy & Security > Search. Sekalipun tetap diaktifkan, hasil pencarian berupa promosi tidak akan lagi ditempatkan secara dominan di bagian atas.
5. Taskbar bisa dipindahkan dan diubah ukurannya

ilustrasi fitur taskbar di Windows 11 (dok. Microsoft) Windows 11 akhirnya mulai mengembalikan fleksibilitas taskbar yang sebelumnya tersedia di Windows 10. Pengguna kini bisa menempatkan taskbar di sisi kiri, kanan atau bagian atas layar tanpa perlu melakukan modifikasi registry atau menggunakan aplikasi pihak ketiga. Microsoft juga memastikan Start Menu tetap bekerja dengan baik ketika taskbar berada di posisi berbeda. Selain lokasi, tersedia pula sejumlah opsi kustomisasi, seperti menentukan posisi ikon dan menampilkan label jendela secara permanen. Pengaturan ini bisa ditemukan melalui Settings > Personalization > Taskbar > Taskbar Behaviors. Perubahan ini penting bagi pengguna yang terbiasa dengan layout tertentu, terutama yang menggunakan monitor ultrawide atau lebih nyaman bekerja dengan taskbar vertikal.
6. Proses instalasi yang lebih cepat
Yang terakhir adalah proses instalasi Windows 11 yang juga mulai disederhanakan. Sebelumnya, proses instalasi bisa berlangsung cukup lama karena pengguna harus melewati banyak bagian, menerima atau menolak berbagai layanan Microsoft, menghadapi permintaan akun dan memasang pembaruan sebelum benar-benar bisa menggunakan Windows 11. Nah, Microsoft kini mengurangi jumlah langkahnya untuk membuat proses instalasi yang lebih ringkas. Salah satu perubahan yang paling signifikan adalah dukungan untuk melewati pembaruan selama instalasi dan memasangnya setelah instalasi selesai. Alur instalasi juga diklaim memiliki lebih sedikit promosi dan permintaan layanan tambahan. Bagi pengguna yang sering merakit PC atau melakukan instal ulang untuk orang lain, perubahan ini bisa sangat menghemat waktu.
Demikian tadi ulasan mengenai beberapa perubahaan yang penting Windows 11 yang diterapkan Microsoft di 2026. Selain perubahan-perubahan di atas, menurutmu hal apa lagi yang perlu dibenahi dari Windows 11?


















![[QUIZ] Dari Tools AI Favorit, Kami Tebak Kepribadianmu Sebenarnya](https://image.idntimes.com/post/20250515/pexels-theshantanukr-17603742-8ed9de860b0ace40589a8766fe9a17d0-c62031e2749672f36640c201b13a86d9.jpg)

