Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Game MOBA Seru yang Jarang Diketahui Pemain, Menarik Dimainkan

4 min read
5 Game MOBA Seru yang Jarang Diketahui Pemain, Menarik Dimainkan
Awesomenauts (dok. Ronimo Games)
  • Awesomenauts memadukan MOBA side-scrolling 2D dengan build karakter fleksibel, sedangkan Heroes of Newerth menawarkan pengalaman bergaya Dota yang cepat, sulit, dan kompetitif.
  • Paragon menghadirkan visual Unreal Engine 4, perspektif third-person, serta sistem kartu untuk kustomisasi hero, tetapi Epic Games menutupnya pada 2018 akibat jumlah pemain tak stabil.
  • Gigantic menggabungkan MOBA dan third-person shooter dengan pertarungan melawan Guardian, sementara Dawngate bereksperimen pada peran serta lane sebelum ditutup EA saat open beta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Multiplayer Online Battle Arena atau yang biasa disingkat MOBA pernah mengalami ledakan popularitas lewat kesuksesan beberapa game seperti League of Legends dan Dota 2. Namun, di balik dua nama besar tersebut, terdapat sejumlah game MOBA lain yang menawarkan konsep unik, mekanisme gameplay yang inovatif dan pengalaman bermain yang tidak kalah menarik. Sayangnya, persaingan yang sangat ketat hingga keputusan studio yang cukup kontroversial membuat beberapa game MOBA perlahan menghilang dari perhatian publik dan semakin tidak dikenal oleh pemain mainstream. Game apa saja itu? Berikuf daftaranya.

  1. 1. Awesomenauts

    Awesomenauts merupakan MOBA dengan konsep yang cukup berbeda karena memadukan sistem combat khas MOBA dengan perspektif side-scrolling dalam balutan visual 2D. Dirilis pada 2013, game ini menghadirkan sistem combat yang cepat dalam arena yang memiliki beberapa jalur bertingkat. Pemain bisa memilih berbagai karakter unik, lalu bekerja sama untuk menghancurkan pertahanan tim lawan. Salah satu daya tarik utama game ini adalah kebebasan dalam membangun karakter. Contohnya, Voltar yang biasanya berperan sebagai pendukung, bisa dikembangkan menjadi karakter penyerang, sementara Leon bisa diubah menjadi spesialis crowd control. Sayangnya, popularitas game ini tidak bertahan lama, sehingga inovasinya kini lebih sering dilihat oleh komunitas pemainnya sendiri daripada pemain MOBA mainstream.

  2. 2. Heroes of Newerth

    Heroes of Newerth atau HoN lahir dari popularitas mod Defense of the Ancients di Warcraft III. Game ini berusaha menawarkan pengalaman Dota dalam bentuk game standalone dengan tempo yang cepat dan tingkat kesulitan tinggi. Pada game ini, pemain juga dituntut memahami kemampuan setiap hero, mengatur posisi, menguasai penggunaan item dan mengambil keputusan tepat dalam situasi yang penuh tekanan. Meski tidak pernah mencapai jumlah pemain sebesar League of Legends atau Dota 2, HoN memiliki komunitas pemain yang sangat setia. Banyak pemain menganggap game ini sebagai salah satu MOBA paling kompetitif pada era awal perkembangan genre tersebut. Namun, persaingan dari game lain yang lebih populer dan masalah lainnya membuat HoN perlahan kehilangan posisinya di industri gaming.

  3. 3. Paragon

    Paragon dikenal sebagai salah satu game MOBA dengan kualitas visual paling mengesankan pada masanya. Dibangun menggunakan Unreal Engine 4, game ini membawa arena luas dengan detail visual yang jauh lebih kompleks dibandingkan banyak game MOBA lainnya. Disamping itu, alih-alih dimainkan dengan perspektif dari atas, Paragon menggunakan perspektif third-person sehingga pemain bisa merasakan pertempuran secara lebih langsung dan imersif. Sistem kartu juga menjadi eksperimen lain yang membedakan Paragon dari game MOBA pada umumnya. Lewat lewat sistem itu, pemain bisa mengkustomisasi hero mereka dengan kartu yang memengaruhi statistik dan kemampuan tertentu, sehingga terbuka banyak pilihan strategi dan gaya bermain. Sayangnya, game ini kesulitan mempertahankan jumlah pemain yang stabil sampai akhirnya Epic Games menutupnya pada 2018.

  4. 4. Gigantic

    Gigantic merupakan game ambisius yang menggabungkan elemen MOBA dengan mekanisme third-person shooter. Daya tarik utamanya terletak pada skala arena yang besar dan pertarungan yang sangat dinamis. Pemain bisa bertempur di udara, menyerang dari jarak jauh atau bergerak cepat sembari menembakkan senjata dan menggunakan skill khusus. Misi utama pemain di game ini bukan hanya sekadar menghancurkan markas lawan, melainkan mengalahkan Guardian milik tim musuh. Mobilitas juga menjadi bagian penting karena pemain harus mampu bergerak, menembak, menghindari serangan dan mengejar lawan dalam waktu bersamaan. Meski Gigantic sempat bangkit setelah awalnya dimatikan dan dihidupkan lagi, game garapan Motiga ini tetap kurang begitu dikenal oleh sebagian besar pemain.

  5. 5. Dawngate

    Dawngate mencoba memasuki pasar game MOBA dengan membawa sejumlah ide baru. Karakter dalam game ini disebut Shaper dan tetap menjalankan fungsinya seperti hero pada game MOBA pada umumnya. Namun, game ini bereksperimen dalam hal pembagian peran, manajemen sumber daya dan dinamika lane yang membuat setiap match memiliki identitas tersendiri. Keunikan itu menunjukkan bahwa Dawngate tidak hanya ingin menjadi kloningan dari game MOBA yang sudah sukses, di mana Waystone Games selaku studio pengembangnya berusaha mengubah cara pemain memahami posisi, peran dan strategi ketika bermain game MOBA. Sayangnya, game ini tidak memperoleh cukup waktu untuk mengembangkan potensinya dan EA akhirnya menutup game ini ketika masih berada dalam masa open beta yang relatif singkat.

    Demikian tadi ulasan mengenai beberapa game MOBA hampir sempurna yang jarang diketahui pemain. Pernah menjajal game-game MOBA di atas?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More