Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Synology neo+ Rilis di Indonesia, NAS untuk Cloud Pribadi

7 min read
Synology neo+ Rilis di Indonesia, NAS untuk Cloud Pribadi
Synology neo+ Rilis di Indonesia (dok. Synology)
  • Synology neo+ hadir di Indonesia dalam empat model dengan dua hingga delapan slot penyimpanan.

  • Seri ini menawarkan RAM awal lebih sederhana, dukungan peningkatan hingga 32GB, konektivitas 2.5GbE, dan opsi ekspansi.

  • NAS neo+ mendukung penyimpanan pribadi, pencadangan data, pengelolaan file, serta rekaman CCTV.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Synology resmi menghadirkan seri NAS neo+ di Indonesia sebagai pilihan perangkat penyimpanan data dengan harga awal yang lebih terjangkau. Lini terbaru ini tersedia dalam empat model, yakni DS725neo+, DS925neo+, DS1525neo+, dan DS1825neo+, dengan konfigurasi dua hingga delapan slot penyimpanan. Keempatnya dirancang untuk pengguna yang membutuhkan kapasitas penyimpanan besar, tetapi tetap ingin memiliki fleksibilitas dalam meningkatkan spesifikasi perangkat.

Kehadiran Synology neo+ cukup relevan ketika kebutuhan penyimpanan data terus meningkat, sementara harga komponen seperti RAM dan SSD mendapat tekanan akibat krisis pasokan memori global. Foto, video, dokumen pekerjaan, hingga file konten berukuran besar membuat kapasitas penyimpanan smartphone dan laptop semakin cepat terisi. Melalui perangkat Network Attached Storage (NAS), pengguna dapat menyimpan berbagai file dalam satu sistem yang terhubung ke jaringan tanpa harus selalu mengandalkan layanan cloud berlangganan.

Menariknya, Synology neo+ menggunakan platform yang sama dengan lini Plus, tetapi hadir dengan konfigurasi RAM awal yang lebih sederhana untuk menekan biaya pembelian. Seri ini juga mendukung peningkatan RAM hingga 32GB, konektivitas 2.5GbE, serta berbagai aplikasi pencadangan dan pengelolaan data melalui DiskStation Manager (DSM). Pendekatan tersebut menempatkan neo+ sebagai alternatif bagi pengguna yang ingin membangun sistem penyimpanan pribadi secara bertahap sesuai kebutuhan.

  1. 1. Synology neo+ hadir dalam empat pilihan model

    IMG_0580.jpeg
    Synology neo+ Rilis di Indonesia (dok. Synology)

    Synology menghadirkan seri neo+ untuk memperluas pilihan perangkat NAS di Indonesia. Lini ini mencakup DS725neo+ dengan dua slot penyimpanan, DS925neo+ dengan empat slot, DS1525neo+ dengan lima slot, serta DS1825neo+ yang menyediakan delapan slot. Perbedaan jumlah slot tersebut memungkinkan pengguna memilih perangkat berdasarkan kebutuhan kapasitas penyimpanan dan rencana pengembangannya.

    Keempat model menggunakan platform yang sama dengan seri Plus, salah satu lini NAS yang telah tersedia dalam portofolio Synology. Perbedaan utamanya terletak pada konfigurasi memori bawaan, yakni RAM 4GB DDR4 SODIMM non-ECC. Penggunaan konfigurasi tersebut menjadi salah satu cara Synology menawarkan harga awal yang lebih rendah tanpa menghilangkan fitur utama yang tersedia pada lini Plus.

    Meski menggunakan RAM bawaan 4GB, seluruh model neo+ tetap mendukung peningkatan memori menggunakan modul ECC resmi Synology hingga 32GB. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna memulai dengan konfigurasi standar, kemudian meningkatkan kapasitas RAM ketika kebutuhan pengolahan data bertambah. Dengan begitu, pengguna tidak harus langsung membeli perangkat dengan spesifikasi lebih tinggi sejak awal.

    Dari sisi performa, Synology menyebut DS925neo+ mampu mencapai kecepatan baca dan tulis lebih dari 500 MB/s. Angka tersebut menjadi salah satu gambaran kemampuan transfer data yang ditawarkan seri neo+, meskipun kecepatan aktual dapat dipengaruhi konfigurasi penyimpanan dan jaringan yang digunakan.

    “Model desktop tetap menjadi jantung dari ekosistem NAS kami,” ujar Bie-I Chu, Executive Vice President Synology NAS Group. “Di tengah dinamika pasar yang terus berubah, seru neo+ menegaskan komitmen kami untuk membuat solusi Synology lebih mudah dijangkau. Pelanggan bebas menyesuaikan hardware dengan anggaran saat ini, sekaligus tetap punya ruang untuk berkembang ke depannya.”

  2. 2. NAS bisa menjadi alternatif penyimpanan cloud pribadi

    Bagi pengguna yang belum familiar, Network Attached Storage atau NAS merupakan perangkat penyimpanan yang terhubung ke jaringan. Berbeda dari hard disk eksternal yang biasanya digunakan melalui koneksi langsung ke komputer, NAS memungkinkan beberapa perangkat mengakses data yang tersimpan dalam satu sistem. Pengguna juga dapat mengakses file dari lokasi berbeda melalui internet ketika layanan akses jarak jauh telah dikonfigurasi.

    Pendekatan tersebut membuat NAS dapat berfungsi sebagai cloud pribadi. Foto dari smartphone, dokumen pekerjaan di laptop, hingga file video berukuran besar dapat disimpan secara terpusat. Pengguna tidak perlu terus memindahkan file secara manual dari satu perangkat ke perangkat lain untuk mengakses koleksi data yang sama.

    Salah satu perbedaan NAS dibandingkan layanan cloud berlangganan adalah skema pembiayaannya. Pengguna perlu membeli perangkat NAS dan hard drive sebagai investasi awal, kemudian dapat menggunakan kapasitas penyimpanan lokal tanpa biaya langganan bulanan untuk ruang tersebut. Namun, pengguna tetap perlu mempertimbangkan biaya perangkat, media penyimpanan, listrik, serta pemeliharaan sistem.

    Synology menempatkan neo+ sebagai pilihan bagi pengguna yang ingin membangun penyimpanan pribadi tanpa langsung mengeluarkan anggaran besar. Seri ini tidak menggantikan lini Plus, melainkan tersedia sebagai alternatif dengan konfigurasi awal yang lebih sederhana. Pengguna dapat memilih perangkat berdasarkan kebutuhan kapasitas, performa, dan anggaran masing-masing.

  3. 3. Synology Photos dan Drive memudahkan pengelolaan file

    Selain perangkat keras, Synology neo+ juga mengandalkan sistem operasi DiskStation Manager atau DSM. Sistem ini menyediakan berbagai aplikasi untuk mengelola file, melakukan pencadangan, hingga mengakses data dari perangkat berbeda. Kehadiran aplikasi tersebut membuat NAS tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan file, tetapi juga sebagai pusat pengelolaan data pribadi.

    Salah satu aplikasi yang tersedia adalah Synology Photos. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mencadangkan foto dan video dari smartphone secara otomatis ke NAS. Fitur tersebut berguna ketika kapasitas penyimpanan ponsel mulai penuh, karena pengguna dapat memindahkan koleksi foto dan video ke perangkat penyimpanan terpusat.

    Untuk kebutuhan pekerjaan, Synology menyediakan aplikasi Synology Drive yang memungkinkan pengguna mengakses dan menyinkronkan file melalui Windows, macOS, Android, maupun iOS. Kemampuan ini relevan bagi pengguna yang sering berpindah perangkat ketika bekerja, termasuk fotografer, freelancer, dan kreator konten. File yang tersimpan di NAS dapat diakses melalui berbagai perangkat tanpa harus selalu menggunakan media penyimpanan eksternal.

    Synology juga menyediakan Active Backup Suite untuk mendukung pencadangan data dari berbagai sistem. Aplikasi tersebut mencakup dukungan untuk komputer Windows, macOS, Linux, mesin virtual, hingga layanan cloud tertentu. Dengan sistem pencadangan yang terpusat, pengguna dapat memulihkan data yang telah disimpan apabila perangkat utama mengalami masalah.

  4. 4. Bisa digunakan untuk menyimpan rekaman CCTV

    Menariknya, Synology neo+ juga dapat dimanfaatkan sebagai sistem penyimpanan rekaman kamera pengawas. Melalui aplikasi Surveillance Station, NAS dapat berfungsi sebagai Network Video Recorder atau NVR. Artinya, rekaman dari kamera CCTV dapat disimpan langsung ke perangkat NAS yang berada dalam kendali pengguna.

    Kemampuan tersebut memperluas fungsi NAS dari sekadar penyimpanan dokumen dan konten pribadi. Pengguna dapat mengelola rekaman pengawasan melalui sistem yang sama dengan penyimpanan data lainnya. Pendekatan ini juga memungkinkan pengguna mengurangi ketergantungan pada layanan cloud pihak ketiga untuk menyimpan rekaman CCTV.

    Selain kebutuhan pribadi, fungsi tersebut dapat dimanfaatkan dalam berbagai lingkungan yang membutuhkan penyimpanan rekaman secara terpusat. Namun, kapasitas yang diperlukan tetap bergantung pada jumlah kamera, ukuran file rekaman, serta durasi penyimpanan yang diinginkan. Karena itu, pemilihan model NAS dan kapasitas hard drive perlu disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan.

  5. 5. Konektivitas 2.5GbE dan dukungan ekspansi penyimpanan

    IMG_0579.jpeg
    Synology neo+ Rilis di Indonesia (dok. Synology)

    Dari sisi konektivitas, seluruh model Synology neo+ sudah dilengkapi port jaringan 2.5GbE. Dukungan tersebut memungkinkan transfer data melalui jaringan dengan kapasitas lebih tinggi dibandingkan koneksi Gigabit Ethernet standar. Fitur ini menjadi salah satu aspek penting bagi pengguna yang sering memindahkan file berukuran besar, seperti foto beresolusi tinggi maupun video.

    Synology juga menyertakan slot M.2 yang dapat digunakan untuk SSD cache. Fitur ini memungkinkan pengguna menambahkan media penyimpanan berbasis SSD untuk mendukung kebutuhan akses data tertentu. Selain itu, kapasitas penyimpanan seri neo+ dapat diperluas menggunakan unit ekspansi DX525 ketika jumlah slot bawaan tidak lagi mencukupi.

    Khusus model DS1525neo+ dan DS1825neo+, Synology menyediakan slot PCIe 3.0 untuk pemasangan kartu jaringan tambahan. Melalui kartu opsional tersebut, pengguna dapat meningkatkan konektivitas jaringan menjadi 10GbE atau 25GbE. Kemampuan ini ditujukan untuk kebutuhan transfer data yang lebih besar dan lingkungan penggunaan dengan infrastruktur jaringan yang mendukung.

    Kombinasi konektivitas jaringan dan opsi ekspansi tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang ingin meningkatkan kemampuan NAS secara bertahap. Pengguna dapat memulai dengan konfigurasi dasar, kemudian menambahkan kapasitas penyimpanan atau meningkatkan kemampuan jaringan sesuai perkembangan kebutuhan.

  6. 6. Synology neo+ sudah tersedia di Indonesia

    Synology memastikan seri neo+ kini sudah tersedia di Indonesia melalui berbagai platform e-commerce serta jaringan distributor dan mitra resminya. Keempat model yang ditawarkan mencakup DS725neo+, DS925neo+, DS1525neo+, dan DS1825neo+.

    Clara Hsu, Indonesia Country Manager Synology, menjelaskan bahwa seri neo+ dikembangkan untuk memberikan pilihan perangkat penyimpanan dengan biaya awal yang lebih terjangkau. Menurutnya, konsumen semakin mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang sebelum membeli perangkat teknologi.

    “ Kami melihat semakin banyak konsumen di Indonesia yang lebih selektif sebelum membeli perangkat teknologi. Lewat seri neo+, kami ingin menghadirkan pilihan NAS dengan biaya awal yang lebih masuk akal. Jadi, pengguna bisa memiliki penyimpanan pribadi yang andal tanpa harus langsung membeli spesifikasi yang belum mereka butuhkan,” kata Clara Hsu.

Related Articles

See More