Pada September 2025, Electronic Arts (EA) mengumumkan rencana penjualan perusahaan dengan nilai sekitar 55 miliar dolar AS atau Rp900 Triliun. Pembelinya adalah konsorsium yang terdiri dari Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners. Kesepakatan tersebut selesai pada 4 Agustus 2026 dan membuat EA kembali menjadi perusahaan privat setelah 36 tahun berada di bursa saham.
Besarnya nilai transaksi ini membuat banyak orang bertanya-tanya. Mengapa Arab Saudi mau mengeluarkan uang sebanyak itu untuk membeli perusahaan game? Jawabannya bukan karena EA sedang kesulitan atau hampir bangkrut, tetapi karena perusahaan ini memiliki franchise besar, basis pemain global, serta posisi penting di antara industri game, olahraga, dan esports.
